Dirut PLN: 97 Persen Listrik di NTT Pulih Usai Diterjang Badai Siklon Tropis Seroja

Kompas.com - 21/04/2021, 13:54 WIB
Ilustrasi PLN KOMPAS/HENDRA A SETYAWANIlustrasi PLN

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) telah memulihkan sebagian besar aliran listrik di Nusa Tenggara Timur (NTT) usai wilayah ini diterjang badai Siklon Tropis Seroja pada 5 April 2021 lalu.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, saat badai menghantam terdapat 4.002 gardu distribusi yang terdampak. Akibatnya, 635.979 pelanggan PLN di NTT alami pemadaman listrik.

Namun, dalam waktu 13 hari PLN berhasil memulihkan 3.857 gardu distribusi. Gardu distribusi yang menyala dan beroperasi kembali itu membuat 616.814 pelanggan atau 97 persen sudah menikmati aliran listrik.

Baca juga: PLN Target Seluruh Jaringan Listrik NTT Pulih 21 April 2021

"Masih ada beberapa gardu di titik tersulit dan di medan sangat besar yang harus dipulihkan. Masih ada 3 persen pelanggan gelap gulita yang harus kami pulihkan," ujar Zulkifli dalam konferensi pers virtual, Rabu (21/4/2021).

Ia mengatakan, dalam upaya mempercepat pemulihan listrik, PLN mengerahkan 1.316 personel ke NTT yang didatangkan dari Nusa Tenggara Barat (NTB), Maluku, Sulawesi, Papua, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

Selain itu, dibantu pula oleh 227 relawan di lapangan, 30 anggota TNI dan Polri, hingga bantuan dari warga setempat yang membersihkan jalan agar memperlancar akses PLN memperbaiki sistem kelistrikan NTT.

Lewat kerja sama itu PLN pun merampungkan pembangunan tower listrik sistem pemulihan darurat atau tower emergency restoration system (ERS) setinggi 63 meter di Desa Tunfeu, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang.

Baca juga: PLN Dapat Kontrak Pemeliharaan Listrik di Kuwait Senilai Rp 366,8 Miliar

"Kerja keras dari pagi ketemu pagi lagi di tengah puasa, kami dapat sampaikan progres pemulihan jauh lebih cepat. Kini 19 tower PLN yang roboh (akibat badai) sudah tergantikan tepat pada 18 April lalu dengan tower emergency," jelas dia.

Zulkifli pun menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam perbaikan kelistrikan di NTT.

"Terima kasih atas dukungan seluruh pihak yang mendukung kami dalam percepatan pemulihan listrik di seluruh NTT," imbuh dia.

Zulkifli menambahkan, belajar dari bencana badai ini, PLN akan melakukan mitigasi untuk menempatkan tower-tower yang rawan ke tanah yang lebih stabil dan memperkuat fondasi tapak.

PLN juga akan memperkuat sistem kelistrikan Timor dengan membangun 2 jalur eksisting 70 kV dan jalur kedua bertegangan 150 kV.

Di sisi lain, inspeksi dan pemeliharaan rutin pada jaringan distribusi 20 kV akan tetap dikerjakan, karena itulah jaringan yang akan menghubungkan listrik sampai ke rumah-rumah pelanggan.

Baca juga: Diskon Tambah Daya PLN Diperpanjang hingga 30 April 2021



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X