Kompas.com - 10/05/2021, 06:05 WIB
Proses flotasi atau pengapungan mineral tambang, seperti tembaga, emas, dan perak. Proses itu dilakukan untuk memperoleh konsentrat yang terdiri dari tembaga, emas, dan perak. Konsentrat itu kemudian dialirkan ke Pelabuhan Amamapare, dikeringkan, dan kemudian dikirim ke pabrik-pabrik pengecoran. KOMPAS/B JOSIE SUSILO HARDIANTOProses flotasi atau pengapungan mineral tambang, seperti tembaga, emas, dan perak. Proses itu dilakukan untuk memperoleh konsentrat yang terdiri dari tembaga, emas, dan perak. Konsentrat itu kemudian dialirkan ke Pelabuhan Amamapare, dikeringkan, dan kemudian dikirim ke pabrik-pabrik pengecoran.

JAKARTA, KOMPAS.com - Holding BUMN Pertambangan MIND ID berencana melakukan initial public offering (IPO)  alias penawaran saham perdana.

Ada yang menarik dari rencana IPO Holding yang dibentuk oleh Menteri BUMN Rini Soemarno ini.  MIND ID memiliki aset jumbo berupa saham Freeport dan Vale Indonesia.

Aset seksi MIND ID adalah 51 persen saham Freeport Indonesia yang pada 2018 lalu dibeli seharga 3,85 miliar dollar AS. Saham itu dibeli dari obligasi global yang ditawarkan perusahaan saat itu.

Baca juga: Pertimbangkan Bangun Smelter Freeport di Halmahera, Dirut MIND.ID: Lebih Murah...

Selain memiliki saham Freepoet, MIND ID juga memiliki 20 persen saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak mengatakan, MIND ID direncanakan untuk IPO namun prosesnya masih panjang.

"MIND ID yang direncanakan IPO (bukan saham Freeport dan Vale). Tapi masih panjang prosesnya dan tergantung hasil evaluasi setelah Inalum Operating IPO," kata dia kepada Kontan, Senin (10/5/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Asal tahu saja, aset MIND ID bukan saja mengelola saham Freeport dan INCO, tetapi juga saham hasil inbreng PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk, dan PT Antam Tbk.

Sebelumnya Orias Petrus Moedak buka-bukaan soal rencana pelaksanaan IPO holding pertambangan tersebut.

Orias mengungkapkan, Inalum Operating dan MIND ID direncanakan bakal di IPO kan dalam tiga tahun ke depan.

Pada tahun ini, yang jadi fokus dalam persiapan IPO yakni pemisahan MIND ID dan Inalum Operating.

"Pak Menteri BUMN sudah sampaikan mengenai rencana IPO jadi Inalum operating akan berdiri sendiri dan MIND ID akan berdiri sendiri. Dari situ kita akan melihat rencana pengembangan ke depan," jelas Orias dalam Konferensi Pers Virtual, Jumat (7/5/2021).

Orias menambahkan, jika sudah dipisahkan maka rencana pengembangan ke depan dapat lebih dipertajam. Jika dirasa menarik maka opsi go public bisa terwujud, namun jika tidak Orias tetap optimistis dengan pertumbuhan kinerja perusahaan.

"Kita kan tetap perusahaan yang memiliki rencana besar yang kita lakukan dengan kemampuan yang ada," ujar Orias.

Baca juga: Erick Thohir Sebut Anak Usaha Pertamina Bakal IPO Tahun Ini

Adapun, pada tahun ini pihaknya bakal berfokus pada pemisahan Inalum Operating dan MIND ID.

Selanjutnya tahun depan IPO Inalum Operating ditargetkan bisa tercapai. Lalu setahun berikutnya, giliran MIND ID yang melantai di bursa saham.

Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury mengungkapkan akan ada 14 BUMN dan anak usaha yang bakal melantai di bursa saham hingga tahun 2023 mendatang.

"Inalum operating bakal masuk ke yang akan IPO. Kita sedang mengkaji MIND ID (Holding) apabila akan masuk ke yang akan IPO," terang Pahala kepada Kontan.co.id, Sabtu (9/5/2021).

Rencana IPO perusahaan dan anak usaha BUMN memang tengah didorong oleh Kementerian BUMN.

Baca juga: Daftar BUMN yang Akan Dibubarkan Erick Thohir Tahun Ini

Sebelumnya, Kementerian BUMN menargetkan setidaknya da 14 BUMN yang dapat melantai di bursa dalam kurun beberapa tahun ke depan.

Perusahaan-perusahaan tersebut antara lain, Pertamina International Shipping, Pertamina Geothermal Energy (PGE), Pertamina Hulu, Pembangkit Listrik Tenaga Uap, Pertamina Hilir, Indonesia Healthcare Corporation, dan Bio Farma Vaksin.

Kemudian EDC and Payment Gateway Himbara, Pupuk Kalimantan Timur, PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel), Telkom Data Center, Inalum Operating, MIND ID, dan Logam Mulia. (Azis Husaini, Filemon Agung)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Rencana IPO MIND ID tunggu Inalum Operating masuk bursa lebih dulu*

*Redaksi Kompas.com merevisi judul dan tulisan sebelumnya setelah ada klarifikasi dari MIND ID

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.