[TREN LOVE KOMPASIANA] Dilema Menemukan Jodoh, Cari Sendiri atau Dijodohkan?

Kompas.com - 28/05/2021, 16:16 WIB
Ilustrasi pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh. Perjodohan DNA bantu temukan pasangan ideal lewat sains. PEXELS/VJAPRATAMAIlustrasi pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh. Perjodohan DNA bantu temukan pasangan ideal lewat sains.

KOMPASIANA---Lama tidak punya pasangan dan ingin seperti orang-orang bisa membagikan kebahagiaannya kepada orang lain bersama pasangannya, kenapa tidak mencoba dijodohkan saja?

Ya, biasanya, persoalan sulit mendapat jodoh biasanya juga dialami individu yang berkepribadian tertutup.

Dengan kata lain, permasalahan untuk dijodohkan ini menjadi dilema orang yang masih menjomlo.

Namun, adakah pertimbangan lain ketika mau atau tidak menima perjodohan dari orang lain --termasuk keluarga sendiri, misalnya?

1. Dilema antara Cari Jodoh Sendiri atau Dijodohkan

Kompasianer Avy sempat berpikir untuk minta dijodohkan saja, karena tipe laki-laki yang diimpikan itu tidak sama dengan yang disukai orangtua terutama Ibunya.

"Menurut saya, idealnya suami dan istri itu harusnya selalu berdekatan untuk bersama-sama menghadapi masalah yang ada dalam rumah tangga termasuk masalah anak," tulis Kompasianer Avy, ketika pertama dijodohkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk mempermasalahkan perjodohan selama kedua belah pihak saling memahami.

Karena, lanjutnya, hubungan setelah pernikahan itu tidaklah sesederhana yang dibayangkan.

Kita bisa mencari tahu atau mengenal calon yang akan kita "tembak" lewat stalking di media sosial. (Baca selengkapnya)

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.