Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Miliarder Warren Buffett Bakal Dihibahkan Hartanya untuk Filantropi

Kompas.com - 25/06/2021, 13:52 WIB
Kiki Safitri,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

Sumber CNBC

JAKARTA, KOMPAS.com – Miliarder Warren Buffett mengaku tidak akan memberikan seluruh harta kekayaannya sebagai warisan untuk anak-anaknya.

Melansir CNBC, Buffett meyakini harta yang selama ini ia kumpulkan akan lebih baik jika diberikan untuk tujuan filantropi, daripada diberikan ke dalam portofolio investasi anak-anaknya.

“Setelah banyak mengamati keluarga super kaya, rekomendasi saya, biarkan anak-anak cukup sehingga mereka dapat melakukan apa saja, jika tidak cukup mereka tidak dapat melakukan apa-apa,” ujarnya seperti dikutip dari CNBC, Jumat (25/6/2021).

Baca juga: Covid-19 Meningkat, Pemerintah Tambah 7.000 Tempat Tidur Isolasi

Pria berusia 90 tahun itu mengatakan, selama ini ia telah mengamati perilaku dinasti yang mewariskan kekayaan besar dari satu generasi keluarga ke generasi lainnya. Menurutnya hal ini kurang umum di AS, dan dia yakin hal ini akan berlanjut terus.

Saat ini, anak-anak Buffett berusia sekitar 60 tahun. Washington Post melaporkan pada tahun 2014, setiap anak memiliki yayasan senilai 2 miliar dollar AS yang didanai oleh Buffett.

Buffett juga sudah menyumbangkan saham Berkshire Hathaway senilai 4,1 miliar dollar AS ke lima yayasan amal sebagai bagian dari upayanya untuk memberikan 99 persen kekayaannya pada akhir hidupnya, sehingga total donasinya mencapai mencapai 41 miliar dollar AS.

Buffett menyebut filantropinya sebagai perbuatan termudah di dunia, karena menurut dia memberi itu tidak menyakitkan dan mungkin mengarah pada kehidupan yang lebih baik bagi anak-anaknya.

Buffett pertama kali mengumumkan rencananya untuk memberikan sebagian besar kekayaannya pada tahun 2006, ketika dia berusia 75 tahun dan memiliki 474.998 saham Berkshire Hathaway.

Baca juga: Ekspor Dilarang, KKP Selamatkan Rp 138,4 Miliar dari Penyelundupan Benih Lobster

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber CNBC
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com