[TREN LIFE HACK KOMPASIANA] Membuat Mainan dari Kardus Bekas | Tips Teknik Berjalan Mendaki dan Turun Gunung

Kompas.com - 03/08/2021, 15:00 WIB
Ilustrasi mainan miniatur Harry Potter. PIXABAY/MAURYGRAFIlustrasi mainan miniatur Harry Potter.

KOMPASIANA---Membuat kerajinan dari barang-barang bekas memang selalu menyenangkan.

Membuat mainan dari barang bekas tidak saja berguna untuk sarana hiburan, tetapi juga dapat menumbuhkan kreativitas anak.

Selain itu, membuat mainan dari barang bekas dipercaya meningkatkan daya imajinasi sang anak, yang mana baik bagi tumbuh kembangnya.

Hal ini tentu akan lebih baik ketimbang anak harus memainkan gawai.

Barang bekas yang dibutuhkan pun cukup mudah ditemukan karena kebanyakan dari barang-barang yang ada di rumah, seperti kardus bekas hingga kertas.

Selain pembahasan mengenai membuat mainan anak dari barang bekas, ada juga tips-tips bagi perantau yang ingin membuat kartu keluarga dan KTP di tempat tinggal baru, serta teknik-teknik yang perlu diketahui bagi yang ingin mendaki gunung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut konten-konten menarik dan populer kanal Lifa Hack di Kompasiana:

1. Tidak Dibelikan Mainan Truk Oleng, Akhirnya Membuat Sendiri dari Kardus Bekas

Kompasianer Swarna membagikan pengalamannya membuat mainan bekas untuk anaknya.

Diceritakannya ia membuat mainan truk dari kardus bekas dan kertas, yang kemudian ditempeli stiker sesuai keinginan sang anak.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.