Pesan Erick Thohir ke PLN: Stop Permainan Proyek yang Enggak Penting

Kompas.com - 12/08/2021, 14:06 WIB
 Menteri BUMN Erick Thohir saat meninjau fasilitas kelistrikan MCTN untuk memastikan kesiapan pasokan listrik ke Blok Rokan di Riau, Selasa (10/8/2021) Dok. Humas PLN Menteri BUMN Erick Thohir saat meninjau fasilitas kelistrikan MCTN untuk memastikan kesiapan pasokan listrik ke Blok Rokan di Riau, Selasa (10/8/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta manajemen PT PLN (Persero) menghentikan pelaksanaan proyek yang dinilai tidak penting.

Hal tersebut guna menjaga kinerja keuangan perseroan dengan cara menekan biaya modal atau capital expenditure (capex).

“Enggak usah ada lagi proyek aneh-aneh. Stop permainanan proyek yang enggak penting,” kata Erick dalam Launching Produksi Oksigen PLN Peduli, Kamis (12/8/2021).

Baca juga: PLN Pasok Listrik Blok Rokan, Erick Thohir:Kita Harus Membuktikan bahwa BUMN Mampu...

Mantan bos Inter Milan itu mengatakan, PLN membutuhkan arus kas keuangan yang baik, mengingat perseroan memiliki sejumlah penugasan dari pemerintah, mulai dari pemberian subsidi listrik hingga yang terbaru menyalurkan oksigen medis.

Selain itu PLN juga masih memiliki kewajiban atau utang yang hampir mencapai Rp 500 triliun pada tahun lalu.

Pada saat bersamaan, Erick mendorong PLN untuk bertransformasi menjadi perusahaan penyedia listrik yang ramah lingkungan atau berbasis green economy.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Enggak mungkin juga mengorbankan PLN menjadi perusahaan yang enggak sehat. Justru kami disini mengawal memastikan PLN jadi tulang punggung yang sehat,” tutur Erick.

“Makanya, transformasi di PLN gak cuman secara perusahaan tapi culture dan human capital juga,” tambah dia.

Baca juga: Viral Video Petugasnya Diludahi, Ini Kata PLN

Erick pun mengapresiasi manajemen PLN yang sudah mampu menekan anggaran capex sebesar 24 persen. Namun demikian, angka ini disebut masih mampu ditingkatkan kembali.

“Kita ini semua butuh listrik. Kalo PLN-nya sakit, ya kita semua sakit,” ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.