Kompas.com - 10/09/2021, 13:17 WIB
Tangkapan layar Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Agung Firman Sampurna dalam Webinar Internasional Ensuring Transparency and Accountability in Covid-19 Pandemic: a Multi-Stakeholder Approach/Perspective di Jakarta, Senin (11/1/2021). ANTARA/AstridFaidlatulHabibah. ANTARA/AstridFaidlatulHabibah.Tangkapan layar Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Agung Firman Sampurna dalam Webinar Internasional Ensuring Transparency and Accountability in Covid-19 Pandemic: a Multi-Stakeholder Approach/Perspective di Jakarta, Senin (11/1/2021). ANTARA/AstridFaidlatulHabibah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna angkat suara terkait sorotan terhadap Nyoman Adhi Suryadnyana yang baru saja terpilih menjadi anggota lembaga yang dipimpinnya tersebut.

Agung menyatakan, terpilihnya Nyoman Adhi Suradnyana menjadi anggota BPK bukan kewenangan pihaknya.  BPK tidak ikut campur dalam seleksi yang dilakukan oleh DPR RI tersebut.

"Soal pemilihan anggota BPK itu diatur khusus di dalam Undang-undang Dasar (UUD). Anggota BPK itu dipilih oleh DPR berdasarkan pertimbangan DPD dan disahkan oleh Presiden RI. Oleh karena itu, kami tidak dalam posisi yang masuk kepada sesuatu yang menjadi wewenang kami," ujarnya dalam sesi tanya jawab secara virtual, Jumat (10/9/2021).

Baca juga: BPK dan BPKP Bersinergi Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Keuangan Negara

Dia menjelaskan, tupoksi BPK adalah memastikan akuntabilitas keuangan negara yang dikelola oleh kementerian maupun lembaga pemerintahan sesuai dengan ketentuan Undang-undang Dasar (UUD).

Agung pun menegaskan bahwa pihaknya tidak bertentangan dengan UUD dan selalu mematuhi beleid yang telah ditetapkan serta dapat dipertanggung jawabkan tugas mereka.

"Tugas kami di sini itu jelas karena kami Badan Pemeriksa Keuangan, apalagi saat ini mengusung tag line accountability for all. Kami ingin memastikan bahwa apa yang kami lakukan tidak bertentangan dengan undang-undang. Kami patuh terhadap ketentuan undang-undang," kata Agung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami memperluas subjeknya, kami tidak hanya patuh tetapi kami ingin setiap orang itu menjadikan ini sebagai budaya. Setiap orang mempunyai komitmen untuk melaksanakan segala sesuatu dengan cara-cara yang dapat dipertanggungjawabkan. Dalam konteks pengelolaan keuangan negara apapun bentuknya agar patuh dalam ketentuan undang-undang. Tetapi, yang di luar kewenangan kami, kami tidak mempunyai pendapat seperti itu," tambah dia.

Sebelumnya, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyoroti seleksi calon anggota BPK RI lantaran diduga ada dua nama calon anggota yang tidak memenuhi syarat, yakni Nyoman Adhi Suryadnyana dan Harry Z Soeratin.

Setelah DPR RI menetapkan Nyoman Adhi sebagai Anggota BPK usai menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit & proper test), MAKI pun berencana menggugat Ketua DPR Puan Maharani ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta terkait keputusan seleksi calon anggota BPK ini.

Baca juga: Mentan Minta BPK Kawal Penggunaan Anggaran di Kementan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Usia 12 Tahun ke Bawah Kini Boleh Naik Pesawat

Anak Usia 12 Tahun ke Bawah Kini Boleh Naik Pesawat

Whats New
Niat Hati Buat Aduan pada CS Bank lewat Media Sosial Malah Kena Jebakan Penipuan

Niat Hati Buat Aduan pada CS Bank lewat Media Sosial Malah Kena Jebakan Penipuan

BrandzView
IHSG dan Rupiah Ditutup Melemah Sore Ini

IHSG dan Rupiah Ditutup Melemah Sore Ini

Whats New
Penjualan Kendaraan Diprediksi Capai 900.000 Unit Tahun Depan

Penjualan Kendaraan Diprediksi Capai 900.000 Unit Tahun Depan

Whats New
Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik, Pemerintah Bakal Setop Penjualan Mobil Konvensional pada 2050

Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik, Pemerintah Bakal Setop Penjualan Mobil Konvensional pada 2050

Whats New
Naik 35 Persen, Laba Bersih BTN Capai Rp 1,52 Triliun pada Kuartal III 2021

Naik 35 Persen, Laba Bersih BTN Capai Rp 1,52 Triliun pada Kuartal III 2021

Whats New
Pembangkit Listrik Tenaga Fosil Akan Hilang dari Indonesia pada 2060

Pembangkit Listrik Tenaga Fosil Akan Hilang dari Indonesia pada 2060

Whats New
Lewat 'Transformasi Perluasan Kesempatan Kerja', Kemenaker Kembangkan Kewirausahaan Efektif

Lewat "Transformasi Perluasan Kesempatan Kerja", Kemenaker Kembangkan Kewirausahaan Efektif

Rilis
Pandemi Covid-19 Membuat Digitalisasi Jadi Keniscayaan bagi Perbankan

Pandemi Covid-19 Membuat Digitalisasi Jadi Keniscayaan bagi Perbankan

Whats New
Bulog Siap Menyalurkan Jagung Subsidi untuk Peternak

Bulog Siap Menyalurkan Jagung Subsidi untuk Peternak

Whats New
Kurangi Pengangguran, Kemenaker Bentuk Inkubator Kewirausahaan dalam BLK Komunitas

Kurangi Pengangguran, Kemenaker Bentuk Inkubator Kewirausahaan dalam BLK Komunitas

Rilis
Ini Kunci Sukses Bos Radja Cendol, Sempat Hanya KKP hingga Punya Outlet di Hongkong

Ini Kunci Sukses Bos Radja Cendol, Sempat Hanya KKP hingga Punya Outlet di Hongkong

Smartpreneur
Mafia Tanah Berulah, Kementerian ATR/BPN: Kita Kejar Sampai Ujung Langit

Mafia Tanah Berulah, Kementerian ATR/BPN: Kita Kejar Sampai Ujung Langit

Rilis
Squid Game dan Subway, Marketing Popular Culture

Squid Game dan Subway, Marketing Popular Culture

Work Smart
Krisis Energi Singapura Akibat Indonesia, Ini yang Jadi Penyebab

Krisis Energi Singapura Akibat Indonesia, Ini yang Jadi Penyebab

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.