Mentan Minta BPK Kawal Penggunaan Anggaran di Kementan

Kompas.com - 12/08/2021, 14:16 WIB
Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara IV BPK Isma Yatun saat menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun 2020 dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL). DOK. Humas Kementerian PertanianPimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara IV BPK Isma Yatun saat menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun 2020 dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengawal berbagai program strategis yang ada di Kementerian Pertanian (Kementan), terutama yang berkaitan dengan penggunaan anggaran.

Mentan mengatakan, pengawasan BPK dinilai penting agar tidak ada kesempatan bagi jajaran di Kementan untuk melakukan penyelewengan anggaran.

"Saya berharap BPK merasa bahwa Kementan itu adalah anak yang selalu dapat marah tapi juga selalu dapat sayang," ujar Mentan saat menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) 2020, dikutip Kompas.com melalui siaran resminya, Kamis (12/8/2021).

Mentan menjelaskan, upaya pemerintah dalam memulihkan ekonomi nasional melalui sektor pertanian terus dilakukan. Salah satunya yaitu dengan meningkatkan produktivitas dan juga membuka peluang usaha bagi petani milenial.

Baca juga: Pesan Erick Thohir ke PLN: Stop Permainan Proyek yang Enggak Penting

"Sebab pertanian itu bicara lapangan kerja dan bicara segala aspek, termasuk sosial, politik, agama, bangsa dan hubungan antar negara. Karena itu harus kita jaga betul agar kita tidak kekurangan makanan," katanya.

Kementan telah merumuskan 5 langkah strategi melalui 5 Cara Bertindak (5 CB). Kelimanya meliputi Peningkatan Kapasitas Produksi, Diversifikasi pangan lokal, penguatan cadangan dan sistem logistik pangan, pengembangan pertanian modern serta Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Pimpinan Pemeriksa Keuangan Negara IV pada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Isma Yatun mengapresiasi kerja keras jajaran Kementan terkait pengelolaan anggaran yang selama ini dinilai terus mengalami perbaikan.

Hal ini membuat Kementan mampu meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) secara berturut turut.

"Sekali lagi saya sangat mengapresiasi kerja keras yang dilakukan jajaran Kementan, baik itu arahan dari Pak Menteri, dari para pejabatnya dan juga kerja keras dari semua satuan kerjanya baik yang di pusat maupun di daerah," kata dia.

Baca juga: Ini Penyebab Laman BPJS Ketenagakerjaan Tak Bisa Diakses untuk Melihat Penerima Subsidi Upah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.