IHSG Sesi I Ditutup Merah, Rupiah Bangkit

Kompas.com - 21/09/2021, 12:46 WIB
Ilustrasi IHSG KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi IHSG

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada penutupan sesi I perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada Selasa (21/9/2021). Berbeda dengan mata uang garuda di pasar spot yang menguat tipis.

Melansir RTI, pada perdagangan sesi I, IHSG ditutup melemah 0,74 persen (44,93 poin) pada 6.031,38.

Sementara itu, terdapat 165 saham yang hijau, 324 saham merah dan 157 saham lainya stagnan. Jumlah transaksi siang ini mencapai Rp 6,1 triliun dengan volume 14,6 miliar saham.

Siang ini, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) catatkan aksi jual tertinggi Rp 204,6 miliar. BBRI siang ini terkoreksi 1,11 persen di level Rp 3.550 per saham. Adapun volume perdagangan BBRI mencapai 270,8 juta saham dengan total transaksi Rp 954,9 miliar.

Baca juga: Mau Beli Valas? Cek Dulu Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Net sell asing tertinggi juga dicatatkan oleh Astra International (ASII) sebesar Rp 33,3 miliar. ASII siang ini melemah 2,36 persen di level Rp 5.175 per saham. ASII mecatatkan total transaksi Rp 73 miliar dengan volume 14 juta saham.

Menyusul Bank Central Asia (BBCA) yang juga catatkan aksi jual bersih tertinggi selanjutnya, sebesar Rp 31,7 miliar. BBCA terperosok 1,3 persen di level Rp 32.475 per saham. Total transaksi BBCA siang ini mencapai Rp 210,9 miliar dengan volume 6,5 juta saham.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Aksi beli bersih tertinggi siang ini antara lain Telkom Indonesia (TLKM) dan Bukalapak (BUKA) masing-masing sebesar Rp 38,4 miliar dan Rp 19,8 miliar. TLKM siang ini melemah 0,57 persen di level Rp 3.500 per saham, sementara BUKA menguat 0,59 persen di level Rp 850 per saham.

Adapun top losers siang ini antara lain, Bank Jago (ARTO) yang terperosok 2,78 persen di level Rp 15.725 per saham, Unilever Indonesia (UNVR) juga terkoreksi 1,5 persen di level Rp 3.820 per saham, dan Bank Neo Commerce (BBYB) di level Rp 1.500 per saham atau melemah 1,3 persen.

Sedangkan top gainers siang ini antara lain, Multipolar (MLPL) yang melesat 3,7 persen di level 550 per saham, Adi Sarana Armada (ASSA) yang naik 2,6 persen di level Rp 3.500 per saham, kemudian Repower Asia Indonesia (REAL) yang bertambah 2,48 persen di level Rp 124 per saham.

Bursa asia siang ini dominasi merah dengan penurunan indeks Nikkei 1,79 persen, dan Hang Seng Hong Kong yang 0,74 persen. Sementara Strait Times Singapura menguat 0,35 persen.

Sementararupiah terhadap dollar AS berhasil bangkit dan keluar dari zona merah/

Berdasarkan data Bloomberg, pukul 12.04 WIB rupiah menguat tipis di level Rp 14.241 per dollar AS atau naik 2 poin (0,01 persen) dibanding sebelumnya Rp 14.243 per dollar AS.

Baca juga: IHSG Bakal Kembali Melemah? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.