Sudah Menarik Diri, Freeport Tegaskan Tak Punya Kepentingan Lagi di Blok Wabu

Kompas.com - 21/09/2021, 12:20 WIB
Presdir Freeport Indonesia Tony Wenas. KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNAPresdir Freeport Indonesia Tony Wenas.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Freeport Indonesia (PTFI) memastikan tak lagi memiliki kepentingan di Blok Wabu, Papua. Pasalnya, tambang emas tersebut sudah dikembalikan oleh perusahaan ke pemerintah sejak 2018 lalu.

"Jadi statusnya bukan punya kami lagi, bukan hak kami. Kami sudah tidak punya kepentingan karena sudah diserahkan ke Kementerian ESDM," ujar Presiden Direktur Freeport Indonesia Tony Wenas kepada media dikutip Selasa (21/9/2021).

Baca juga: Bos Freeport Ungkap Alasan Menarik Diri dari Blok Wabu

Ia menjelaskan, pada awalnya Blok Wabu merupakan bagian dari Blok B dalam kontrak karya yang sebelumnya dimiliki perusahaan.

Pada kontrak karya itu, Freeport Indonesia memiliki wilayah eksplorasi seluas 200.000 hektar, termasuk pada Blok Wabu.

Hasil eksplorasi Blok Wabu memang cukup menjanjikan, ada emas dan tembaga di sana.

Namun, kata Tony, Freeport Indonesia memutuskan untuk tidak melakukan penambangan di sana dan fokus pada Grasberg di Papua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami menyimpulkan tidak tertarik untuk menambang di situ. Bukan karena Wabu itu tidak berpotensi, tapi kami fokus di Grasberg," ungkapnya.

Baca juga: Lanjutkan Proyek Smelter di Gresik, Freeport Batal Gandeng Tsinghan China

Dia bilang, Freeport Indonesia telah melepas Blok Wabu kepada pemerintah bahkan sebelum tahun 2018.

Namun, pemerintah baru secara resmi menyatakan hal tersebut dalam Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) pada 21 Desember 2018.

Pada IUPK Freeport Indonesia yang diterbitkan pemerintah itu, menyatakan bahwa wilayah tambang perusahaan hanya sekitar 9.900 hektar, yang dikenal dengan Blok A atau Grasberg.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.