Tanggulangi Sampah, Hamish Daud dkk Ciptakan Octopus, Apa Itu?

Kompas.com - 27/09/2021, 05:42 WIB
Ilustrasi sampah plastik. ThinkstockIlustrasi sampah plastik.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hamish Daud dan beberapa rekannya menciptakan aplikasi Octopus. Aplikasi ini berupaya memberikan solusi mengatasi masalah sampah bekas konsumsi (post consumed products).

Munculnya Octopus dilatarbelakangi oleh sampah  yang menjadi masalah klasik di Indonesia dan belum dikelola optimal.

Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyebut ada sekitar 67,8 juta ton timbunan sampah pada tahun 2020.

Baca juga: Kementerian PUPR Bangun TPA Sampah di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Survei LIPI pada 20 April – 5 Mei 2020 menyebut aktivitas belanja online masyarakat meningkat hingga 62 persen selama pandemi. Sebanyak 96 persen dari total jumlah paket menggunakan selotip, pembungkus plastik, dan bubble wrap.

Walhasil meningkatkan masalah sampah, yang biasanya berujung di tempat pembuangan akhir (TPA). Padahal, sampah bisa dikelola dan dimanfaatkan, bahkan bisa bernilai ekonomi tinggi jika diperlakukan dengan benar sejak awal, yaitu mulai dari rumah tangga.

Menurut suami artis Raisa ini, Octopus membantu mengatasi masalah sampah, yang memungkinkan pengguna/konsumen mengirimkan kemasan bekas pakai untuk didaur ulang menjadi produk bernilai jual.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kami menyediakan layanan penjemputan untuk kemasan pasca konsumsi melalui aplikasi Octopus,” sebut  Hamish seperti dilansir Kontan.co.id Minggu (26/9/2021).

Hamish yang merupakan Chief of Partnership Octopus menjelaskan, Octopus memiliki tiga mobile apps. Yaitu untuk pengguna (konsumen), pelestari (kolektor sampah), dan checkpoints (usaha jual beli kemasan bekas).

“Ketiga aplikasi ini telah bersinergi dengan sangat baik,” klaimnya.

Baca juga: Punya Sampah Plastik? Bisa Ditukar Jadi Merchandise di Mesin ini

Hamish menambahkan, Octopus menyediakan data yang berguna untuk industri fast moving consumer goods (FMCG), serta menyediakan solusi bagi industri kemasan. Karena memiliki 3 mobile apps yang mensinergikan tiga pihak.

Hingga akhir tahun 2021, Octopus menargetkan bisa mengelola 1 miliar post consumed products (sampah kemasan yang telah digunakan oleh konsumen) menjadi materi yang dapat didaur ulang dan digunakan kembali. (Ahmad Febrian)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Hamish Daud siap pungut sampah rumah tangga melalui aplikasi Octopus

Editor: Ahmad Febrian | Reporter:

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.