Kompas.com - 28/09/2021, 05:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bukalapak Tbk (BUKA) dikabarkan tengah mencari celah untuk melakukan dual listing di bursa saham Amerika Serikat (AS).

Perusahaan e-commerce pertama yang menghelat initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini membantah kabar tersebut.

Isu dual listing muncul setelah ada dokumen penawaran saham BUKA oleh JPMorgan Chase Bank, N.A melalui skema American Depositary Share (ADS).

Baca juga: Belum Lama Melantai di BEI, Saham Bukalapak Masuk LQ45

Ada 50 juta unit ADS yang ditawarkan. Maksimal harga yang boleh diajukan sebesar 0,05 dollar AS per ADS. Sehingga, nilai yang ditawarkan maksimal 2,5 juta dollar AS atau setara sekitar Rp 35,5 miliar jika menggunakan asumsi kurs Rp 14.200 per dolar AS.

Asal tahu saja, ADS merupakan surat berharga yang mewakili perusahaan di luar teritori AS. ADS memungkinkan surat berharga tersebut diperdagangkan di pasar keuangan AS.

Sekretaris Perusahaan Bukalapak Perdana Arning Saputro menegaskan, BUKA bukan merupakan pihak dalam perjanjian antara JPMorgan sebagai kustodian dan pemegang ADS.

"Kami juga tidak terlibat dalam Registration Statement under The Securities Act of 1933 for American Depositary Shares (ADS) evidenced by American Depositary Receipt," sebut dia dalam surat tanggapan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia, Senin (27/9/2021).

Baca juga: Petinggi Bukalapak Terus Lakukan Pembelian Saham BUKA meskipun Harganya Turun

Dia menambahkan, sampai saat ini, tidak terdapat dampak terhadap kegiatan operasional, kinerja keuangan serta pencatatan saham perusahaan.

"Sampai dengan tanggal surat ini juga tidak ada informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi harga saham serta kelangsungan usaha perusahaan yang belum diungkapkan kepada publik," sebutnya.

Secara terpisah, Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, surat permintaan penjelasan bursa terkait penjualan ADS tersebut untuk memberikan penjelasan kepada publik.

"Ini unsponsored, ADS yang diterbitkan oleh bank kustodian," tandas Nyoman. (Dityasa H. Forddanta)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Bukalapak (BUKA) membantah adanya rencana dual listing di AS

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.