Indeks Manufaktur Melonjak di 52,2, Kemenkeu: Bukti Industri Kembali Tumbuh Sangat Kuat

Kompas.com - 01/10/2021, 10:30 WIB

Febrio menyebutkan, kontributor kenaikan PMI utamanya disumbang oleh output dan permintaan baru.

Perusahaan menyaksikan, ada permintaan yang lebih kuat, didukung oleh pertumbuhan permintaan baru internasional pada bulan kedua, yang memicu kenaikan produksi manufaktur pada bulan Mei.

Untuk memenuhi kebutuhan permintaan baru dan produksi yang meningkat, produsen meningkatkan pembelian bahan baku dan setengah jadi selama empat bulan berturut-turut.

Baca juga: PMI Manufaktur Anjlok, Kemenkeu: Negara Lain di ASEAN Juga Mengalami

Meningkatnya PMI juga membuat pemerintah yakin pertumbuhan ekonomi di kisaran 3,7 persen sampai 4,5 persen di tahun 2021 akan sesuai target.

"PMI Indonesia dengan data terakhir 52,2 dan ini belum banyak diikuti oleh banyak negara yang masih menghadapi tekanan kuat dari sisi Delta varian. Outlook tahun 2021 di angka 3,7-4,5, kita optimis pertumbuhan ekonomi masih ada di titik tengah," pungkas Febrio.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.