IHSG Menghijau di Sesi I, Asing Borong Saham BMRI, BBRI, dan BBCA

Kompas.com - 08/10/2021, 12:40 WIB
Ilustrasi IHSG KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGIlustrasi IHSG

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada penutupan sesi I perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada Jumat (8/10/2021). Berbeda dengan mata uang garuda di pasar spot yang melemah.

Melansir RTI, pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG berada pada posisi 6.469,63 atau naik 53,23 poin (0,83 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.416,63. Net buy asing tercatat Rp 904,7 miliar di pasar regional.

Sementara itu, terdapat 291 saham yang hijau, 201 saham merah dan 161 saham lainya stagnan. Jumlah transaksi siang ini mencapai Rp 9,1 triliun dengan volume 18,11 miliar saham.

Baca juga: Awal Sesi, IHSG dan Rupiah Kompak Menghjau

Bank Mandiri (BMRI), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan Bank Central Asia (BBCA) catatkan aksi beli bersih tertinggi masing-masing sebesar Rp 264,3 miliar, Rp 254,6 miliar, dan Rp 174,1 miliar.

BMRI siang ini melesat 3,3 persen di level Rp 6.925 per saham, BBRI naik 0,97 persen di level Rp 4.160 per saham, dan BBCA menguat 1,75 persen di level Rp 36.425 per saham.

Sementara itu, Semen Indonesia (SMBR) dan XL Axiata (EXCL) catatkan aksi jual bersih tertinggi masing masing 57,7 miliar dan Rp 24,9 miliar. SMBR siang ini melemah 0,31 persen di level Rp 8.050 per saham, dan EXCL menguat 2,79 persen di level Rp 2.950 per saham.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gainers siang ini antara lain, Adi Sarana Armada (ASSA) yang meroket 12,7 persen di level 3.810 per saham, Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) juga melesat 3,8 persen di level Rp 8.675 per saham, kemudian Merdeka Copper Gold (MDKA) yang naik 2,6 persen di level Rp 2.720 per saham.

Baca juga: Simak Jadwal Perdagangan Saham BCA dengan Harga Baru

Losers siang ini antara lain, Harum Energy (HRUM) yang anjlok 6,67 persen di level Rp 7.700 per saham. Kemudian, Ace Hardware (ACES) yang juga terperosok 3,1 persen di level Rp 1.405 per saham. Selanjutnya, Bank Neo Commerce (BBYB) juga melorot 1,7 persen di level Rp 1.425 per saham.

Bursa asia siang ini mayoritas hijau dengan kenaikan Nikkei 1,5 persen, Shanghai Komposit 0,35 persen, dan Strait Times Singapura 0,18 persen. Sementara itu Hang Seng Hong Kong melemah 0,04 persen.

Berdasarkan Bloomberg, rupiah pada tengah siang ini bergerak melemah. Pukul 11.54 WIB mata uang garuda berada di level Rp 14.225 per dollar AS atau turun 8 poin (0,06 persen) dibanding sebelumnya Rp 14.217 per dollar AS.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.