Untar untuk Indonesia
Akademisi

Platform akademisi Universitas Tarumanagara guna menyebarluaskan atau diseminasi hasil riset terkini kepada khalayak luas untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Menyoal Jurus ATM yang Tidak Selalu Tepat

Kompas.com - 11/10/2021, 13:39 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

Media menyenangi cerita indah visi wirausaha merancang dan mengembangkan produk, kemudian menyusun bagan langkah-langkah mencapainya. Realitas yang terjadi tidak sesederhana itu. Jatuh bangun mengiringi keberhasilan.

Jurus ATM seperti mau mengeliminasi bagian ini. Jika ada cara lebih mudah kenapa mengambil yang lebih sulit. Tapi karakter wirausaha yang berani mengambil risiko terukur (calculated risk taking) tidak terjadi. Malah cenderung menghindari risiko (risk averse).

Lebih lanjut Maurya mengemukakan pendekatan klasik yang produk sentris. Fokus pada pengembangan produk tetapi melupakan validasi dari pelanggan atas produk itu.

Sejatinya pelanggan dilibatkan dari awal yaitu identifikasi kebutuhan dan keinginan yang belum terpenuhi. Atau mengenai problem yang belum sepenuhnya mereka peroleh solusinya.

Pelanggan tidak akan mengungkapkan secara riil, produk apa yang mereka perlukan. Steve Job mengatakan, "It is not the customer’s job to know what they want." Memang bukan tugas pelanggan untuk mengetahui yang mereka inginkan karena justru itu menjadi tugas wirausaha.

Henry Ford juga pernah mengemukakan, "If I had asked people what they wanted, they would have said faster horses."

Ya, pelanggan tidak mengungkapkan secara jelas apa yang diinginkan. Seperti Henry Ford sampaikan, pelanggan menginginkan kuda-kuda yang lebih cepat, lebih kencang. Tidak pernah menyinggung tentang mobil dengan seperangkat fiturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Inilah yang menjadi tugas wirausaha membangun dan mengembangkan produk berbasis kebutuhan dan keinginan pelanggan, yang tidak lain memberikan solusi kepada pelanggannya.

Itu tidak dimulai dengan mengamati kompetitor, tetapi berfokus pada pelanggan.

Baca juga: Ini Kelemahan Wirausaha Muda Indonesia

Proses tiga langkah

Bagi wirausaha terutama kalangan muda yang sedang merintis usaha, jurus ATM tidak disarankan untuk dijalankan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.