Peringatan Sri Mulyani ke Pengemplang Pajak: Jika Masih di Bumi, Masih Bisa Kami Telusuri

Kompas.com - 17/12/2021, 12:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani kembali menyentil para pengemplang pajak yang masih suka mencoba mengelabui negara.

Salah satunya, mereka yang masih menyembunyikan hartanya di luar negeri.

Bendahara Negara ini pun mewanti-wanti, kini pemerintah tetap bisa mengendus kecurangan para pengemplang pajak. Bahkan bisa menelusuri harta mereka hingga ke luar negeri dengan sistem pajak internasional.

Baca juga: Sri Mulyani Bertemu Atta Halilintar, Apa yang Dibahas?

"Jadi, selama masih di bumi dan enggak di Planet Mars, kami bisa menelusuri. Kami bisa meminta negara yang bersangkutan untuk menagihkan pajak tersebut buat kami,” ujar Sri Mulyani, Kamis (16/12/2021).

Sistem pajak internasional ini kemudian tertuang dalam Undang-Undang (UU) Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP).

Dalam hal ini, pemerintah kemudian berwenang untuk membentuk dan/atau melaksanakan perjanjian dan/atau kesepakatan di bidang perpajakan dengan pemerintah negara mitra secara bilateral ataupun multilateral.

Baca juga: Pajaki Orang Tajir, Sri Mulyani: Banyak Warga Indonesia yang Ekstrem Kaya

Keuntungannya, pemerintah bisa meminta bantuan penagihan pajak kepada negara atau yurisdiksi mitra dan bahkan mampu memberikan bantuan penagihan pajak kepada negara atau yurisdiksi mitra.

Harapannya, Indonesia mampu memberantas penghindaran pajak berganda dan pencegahan pengelakan pajak, pencegahan penggerusan basis pemajakan dan pergeseran laba, serta pertukaran informasi perpajakan, bantuan penagihan pajak, dan kerja sama perpajakan lainnya. (Bidara Pink)

Baca juga: Sri Mulyani: CEO Dapat Fasilitas Private Jet, Kena Pajak Natura

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Sri Mulyani Sebut Pemerintah Bisa Endus Kemanapun Pengemplang Pajak Sembunyikan Harta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.