Kompas.com - 23/01/2022, 18:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.comNPWP adalah singkatan dari Nomor Pokok Wajib Pajak. Setiap warga Indonesia yang sudah masuk kriteria wajib pajak wajib memiliki NPWP. Lalu apa fungsi NPWP?

Sebelum membahas fungsi NPWP, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu apa itu NPWP. Berdasarkan Pasal 1 Nomor 6 Undang-undang Nomor 28 Tahun 2007, NPWP adalah identitas atau tanda pengenal bagi wajib pajak yang diberikan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Bisa dikatakan, NPWP adalah identitas bagi wajib pajak, layaknya KTP dan SIM. NPWP diperlukan untuk kepentingan adminstrasi yang berkaitan dengan perpajakan.

Dikutip dari laman Indonesia.go.id, NPWP terdiri dari 15 digit angka sebagai kode unik. Kode unik inilah yang nantinya menjamin data perpajakan Anda tidak tertukar dengan wajib pajak lainnya.

Baca juga: 6 Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan dengan NIK KTP

Lalu apa arti dari kode seri NPWP? Contoh NPWP: 12.345. 678.9-001.002. Sembilan digit pertama pada NPWP adalah kode unik dari identitas Wajib Pajak.

Tiga digit selanjutnya adalah kode unik dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Jika terdaftar sebagai Wajib Pajak baru, kode tersebut merupakan kode tempat Wajib Pajak melakukan pendaftaran. Sedangkan bila statusnya sebagai Wajib Pajak lama, maka itu adalah kode tempat wajib pajak saat ini.

Tiga digit terakhir menandakan status Wajib Pajak. 000 berarti pusat atau tunggal. 00x (001,002) berarti cabang dengan nomor terakhir menunjukkan urutan cabang.

Lalu apa manfaat dan fungsi NPWP? NPWP memberikan banyak manfaat baik untuk keperluan administrasi perpajakan atau untuk urusan administrasi di luar perpajakan.

Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Surat Lamaran Pekerjaan?

Fungsi NPWP untuk urusan perpajakan

  1. Sebagai kode unik yang selalu digunakan dalam setiap urusan perpajakan yang membuat data perpajakan Anda tidak akan tertukar dengan wajib pajak lainnya.
  2. Apa jadinya bila biaya pajak yang Anda bayar ternyata lebih bayar? Sudah pasti Anda berharap uang tersebut bisa kembali bukan? Secara sederhana, inilah yang disebut dengan restitusi pajak. Untuk mengurus proses restitusi tersebut, syarat utamanya adalah menunjukkan NPWP.
  3. Ada perbedaan besaran tarif pajak bagi mereka yang memiliki NPWP dan tidak memiliki NPWP. Contohnya pada jenis pajak PPh pasal 21. Jika Anda tidak punya NPWP, maka tarif pajak yang dikenakan 20 persen lebih besar daripada wajib pajak yang memiliki NPWP.

Baca juga: Sebanyak 129 PMI Tiba di Surabaya, 2 di Antaranya Positif Covid-19

Fungsi NPWP dan syarat membuat NPWP bagi wajib pajak orang pribadi dan wajib pajak badanTribunjualbeli Fungsi NPWP dan syarat membuat NPWP bagi wajib pajak orang pribadi dan wajib pajak badan

Fungsi NPWP di luar urusan perpajakan

Bagi Anda yang berniat mengajukan kredit ke bank, NPWP menjadi dokumen penting yang menjadi syarat pembuatan kredit. Kalau Anda punya usaha, sudah seharusnya memiliki NPWP. Sebab, NPWP diperlukan untuk pengurusan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

Syarat membuat NPWP

Ada beberapa dokumen yang harus disiapkan untuk membuat NPWP. Syarat membuat NPWP untuk wajib pajak orang pribadi dan wajib pajak badan tentu berbeda. Berikut penjelasannya:

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.