Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Awal 2022 Kredit Perbankan Tumbuh 5,79 Persen

Kompas.com - 02/03/2022, 20:15 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengawali tahun 2022, industri perbankan mencatatkan kinerja yang positif, terefleksikan dari kredit yang mengalami pertumbuhan di berbagai sektor usaha.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukan, fungsi intermediasi perbankan masih melanjutkan tren pertumbuhan pada Januari 2022, dengan pertumbuhan kredit sebesar 5,79 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Baca juga: Survei BI: Kredit Perbankan Diprediksi Melambat pada Kuartal I-2022

Jika dilihat berdasarkan sektor usahanya, pertambangan menjadi sektor usaha dengan pertumbuhan kredit paling tinggi, yakni 26,83 persen secara yoy, diikuti transportasi tumbuh 11,14 persen, dan pengolahan 8,98 persen.

"Berdasarkan segmentasi, terdapat peningkatan kredit kategori debitur korporasi sebesar 5,23 persen yoy dan konsumsi 4,98 persen yoy," ujar Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK, Anto Prabowo, dalam keterangannya, Rabu (2/3/2022).

Baca juga: OJK Proyeksi Kredit Perbankan Tumbuh 7,5 Persen Tahun Ini

DPK

Di tengah tren pertumbuhan kredit tersebut, OJK mencatat adanya kenaikan rasio kredit macet kotor atau NPL gross menjadi 3,1 persen dan NPL nett stabil pada level 0,88 persen.

Sementara itu dari sisi penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), industri perbankan nasional mencatatkan pertumbuhan sebesar 12,07 persen secara yoy.

Selaras dengan pertumbuhan DPK tersebut, Anto menyeutkan, likuiditas industri perbankan pada Januari 2022 masih berada pada level yang memadai.

Baca juga: Kredit Perbankan Tumbuh 5,2 Persen pada 2021, Lebih Tinggi dari Proyeksi OJK

Hal tersebut terlihat dari rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit dan Alat Likuid/DPK masing-masing sebesar 156,76 persen dan 34,73 persen, di atas ambang batas ketentuan masing-masing pada level 50 persen dan 10 persen.

"OJK terus mengamati perkembangan kondisi perekonomian dan sektor jasa keuangan," ucap Anto.

Sebagai informasi, pada tahun ini OJK memproyeksikan kredit perbankan tumbuh pada kisaran 7,5 persen, lebih tinggi dibanding realisasi pertumbuhan kredit 2021 sebesar 5,2 persen secara yoy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sepanjang 2022, OJK Catat Pengaduan Konsumen Didominasi Sektor Industri Keuangan Non Bank

Sepanjang 2022, OJK Catat Pengaduan Konsumen Didominasi Sektor Industri Keuangan Non Bank

Whats New
Inflasi Januari 5,28 Persen, Kemenkeu: Trennya Mulai Turun Perlahan

Inflasi Januari 5,28 Persen, Kemenkeu: Trennya Mulai Turun Perlahan

Whats New
Kasus Jiwasraya, OJK: Butuh Tambahan Modal untuk Migrasi Polis Nasabah ke IFG Life

Kasus Jiwasraya, OJK: Butuh Tambahan Modal untuk Migrasi Polis Nasabah ke IFG Life

Whats New
5 Tren Digitalisasi HR Dukung Pertumbuhan Bisnis pada 2023

5 Tren Digitalisasi HR Dukung Pertumbuhan Bisnis pada 2023

Whats New
Blibli Beri Promo Diskon hingga 90 Persen, Catat Tanggalnya

Blibli Beri Promo Diskon hingga 90 Persen, Catat Tanggalnya

Spend Smart
Mahal dan Langka, Ada Apa dengan Minyak Goreng MinyaKita?

Mahal dan Langka, Ada Apa dengan Minyak Goreng MinyaKita?

Whats New
Volume Transaksi Agen BRILink Tembus Rp 1.297 Triliun, BRI Targetkan Tambah 25.000 Agen

Volume Transaksi Agen BRILink Tembus Rp 1.297 Triliun, BRI Targetkan Tambah 25.000 Agen

Rilis
Tren 'Social Commerce' Marak, YLKI: Perlu Diatur agar Data Pengguna Aman

Tren "Social Commerce" Marak, YLKI: Perlu Diatur agar Data Pengguna Aman

Whats New
Luhut Pastikan Pembengkakan Biaya Kereta Cepat Selesai Minggu Depan

Luhut Pastikan Pembengkakan Biaya Kereta Cepat Selesai Minggu Depan

Whats New
Swasembada Beras dari Masa ke Masa

Swasembada Beras dari Masa ke Masa

Whats New
Cara Membuat User ID BCA lewat HP untuk Akses myBCA

Cara Membuat User ID BCA lewat HP untuk Akses myBCA

Spend Smart
Tol Cisumdawu Bisa Dipakai Mudik 2023

Tol Cisumdawu Bisa Dipakai Mudik 2023

Whats New
Kementerian ESDM Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur EBTKE di Tahun 2023

Kementerian ESDM Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur EBTKE di Tahun 2023

Whats New
Soal Rencana Penyehatan, OJK Sebut Bumiputera 1912 Tetap Jalankan Prinsip Usaha Bagi Untung atau Rugi

Soal Rencana Penyehatan, OJK Sebut Bumiputera 1912 Tetap Jalankan Prinsip Usaha Bagi Untung atau Rugi

Whats New
Erick Thohir: 80 Persen Produk Susu Masih Impor Erick Ajak Frisian Flag Kerja Sama

Erick Thohir: 80 Persen Produk Susu Masih Impor Erick Ajak Frisian Flag Kerja Sama

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+