Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dirut Adira Finance Ditunjuk Jadi Wakil Direktur Utama Danamon

Kompas.com - 02/03/2022, 18:40 WIB
Agustinus Rangga Respati,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA - KOMPAS.com - Danamon menunjuk Direktur Utama PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk (Adira Finance) Hafid Hadeli untuk bergabung dengan Danamon sebagai Wakil Direktur Utama.

Nantinya, Hafid Hadeli akan bertanggung jawab atas Bisnis Consumer Banking Danamon.

"Saya telah mengajukan surat pengunduran diri sebagai Direktur Utama Adira Finance pada hari ini untuk dapat bergabung bersama Danamon. Situasi ini dipastikan akan berdampak positif bagi para nasabah Danamon dan Adira Finance. Dengan adanya peningkatan sinergi dan kolaborasi yang akan dibangun bersama, diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih komprehensif dan menyeluruh bagi masyarakat Indonesia,” ujar Hafid Hadeli dalam keterangan pers.

Baca juga: Adira Finance Gandeng OVO Permudah Masyarakat Akses Pinjaman

Nantinya, Hafid Hadeli akan mengelola urusan consumer, branch network, bancassurance, digital banking, dan marketing.

Penunjukan Hafid Hadeli akan tunduk pada RUPST pada tanggal 25 Maret 2022 serta persetujuan dan peraturan otoritas yang berwenang.

“Hafid mempunyai peran penting dalam meningkatkan kolaborasi dengan Adira Finance untuk melayani berbagai segmen nasabah consumer banking dengan lebih baik. Sebagai bankir senior, Hafid memiliki pengalaman yang luas, baik di perbankan dan multifinance. Beliau telah menunjukkan kemampuan kepemimpinannya yang luar biasa di Adira Finance," ujar Direktur Utama Danamon, Yasushi Itagaki pada Rabu (2/3/2022).

Baca juga: Bisa dari Rumah, Begini Cara Bayar Cicilan Adira Finance lewat LinkAja

Langkah kolaborasi ini menunjukkan komitmen Danamon dan anak perusahaannya, Adira Finance dalam mengembangkan ekosistem mereka. Sebagai informasi, Adira Finance baru saja menggandeng OVO untuk menjalin kerja sama strategis dalam menyediakan pembiayaan terhadap beragam kebutuhan masyarakat.

Adira Finance menyediakan pembiayaan untuk produk otomotif khususnya motor dan menyediakan fasilitas dana multiguna dari Adira Finance kepada pelanggan OVO yang membutuhkan dana tunai.

Caranya dengan menjaminkan BPKBP motor atau mobilnya untuk beragam keperluan, seperti biaya menikah, renovasi rumah, pendidikan, atau kebutuhan produktif seperti modal usaha.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hitungan Cicilan Pinjol dengan Biaya Pinjaman 0,4 Persen dalam Berbagai Tenor

Hitungan Cicilan Pinjol dengan Biaya Pinjaman 0,4 Persen dalam Berbagai Tenor

Whats New
[POPULER MONEY ] OJK Perintahkan AdaKami Buka Kanal Aduan | Soal Rupiah Mutilasi, BI: Itu Hoaks!

[POPULER MONEY ] OJK Perintahkan AdaKami Buka Kanal Aduan | Soal Rupiah Mutilasi, BI: Itu Hoaks!

Whats New
Teten: Mana Bisa Menteri Koperasi Tutup TikTok

Teten: Mana Bisa Menteri Koperasi Tutup TikTok

Whats New
Kenapa Jonan Dulu Keberatan dengan Proyek Kereta Cepat?

Kenapa Jonan Dulu Keberatan dengan Proyek Kereta Cepat?

Whats New
Ironi Kereta Cepat: Diklaim B to B, Tapi Minta Jaminan Pemerintah dan APBN

Ironi Kereta Cepat: Diklaim B to B, Tapi Minta Jaminan Pemerintah dan APBN

Whats New
Genjot Produksi, Pupuk Indonesia Grup Amankan Pasokan Gas dari 5 Perusahaan Migas

Genjot Produksi, Pupuk Indonesia Grup Amankan Pasokan Gas dari 5 Perusahaan Migas

Whats New
Viral 1 Penduduk RI Tanggung Utang Pemerintah Rp 28 Juta, Ini Kata Kemenkeu

Viral 1 Penduduk RI Tanggung Utang Pemerintah Rp 28 Juta, Ini Kata Kemenkeu

Whats New
Gojek Klaim Pengguna Layanan GoCorp Tumbuh 3 Kali Lipat Dibanding 2022

Gojek Klaim Pengguna Layanan GoCorp Tumbuh 3 Kali Lipat Dibanding 2022

Whats New
Perluas Jaringan dan Layanan, BRI Insurance Hadir di Bengkulu

Perluas Jaringan dan Layanan, BRI Insurance Hadir di Bengkulu

Whats New
United Bike Berencana IPO untuk Perluas Bisnis, Ini Bocorannya

United Bike Berencana IPO untuk Perluas Bisnis, Ini Bocorannya

Whats New
Subholding Gas Pertamina Kembangkan Dua Proyek LNG di Berau dan Sumenep

Subholding Gas Pertamina Kembangkan Dua Proyek LNG di Berau dan Sumenep

Whats New
Cerita Jokowi, Dulu 'Dicuekin' Saat Tawarkan IKN ke Calon Investor, Sekarang Pada Minta...

Cerita Jokowi, Dulu "Dicuekin" Saat Tawarkan IKN ke Calon Investor, Sekarang Pada Minta...

Whats New
Lazada Logistics-Aizen Kerja Sama Pembiayaan Kendaraan Listrik di RI

Lazada Logistics-Aizen Kerja Sama Pembiayaan Kendaraan Listrik di RI

Whats New
Promosi dari Traveloka Mampu Tingkatkan Jumlah Kunjungan ke Destinasi Jarang Dikunjungi

Promosi dari Traveloka Mampu Tingkatkan Jumlah Kunjungan ke Destinasi Jarang Dikunjungi

Whats New
UMKM Binaan BTN Perkenalkan Produk di China

UMKM Binaan BTN Perkenalkan Produk di China

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com