[POPULER MONEY] BLT Minyak Goreng | Tarif Listrik Bakal Naik | Rekrutmen Bersama BUMN 2022

Kompas.com - 14/04/2022, 05:05 WIB

1. BLT Minyak Goreng Rp 300.000 Bakal Cair, Ini Cara Cek Penerimanya

Pemerintah akan memberikan BLT minyak goreng untuk masyarakat miskin dan pedagang kaki lima (PKL) yang terimbas tingginya harga minyak goreng di pasaran.

Terkait besaran nilainya, penerima akan mendapatkan Rp 100.000 per bulan selama 3 bulan yaitu April, Mei, dan Juni. Namun BLT ini akan diberikan sekaligus sebesar Rp 300.000 pada bulan ini.

Perlu diketahui, BLT minyak goreng ini diberikan kepada 23 juta orang. Rinciannya, 20,5 juta keluarga yang termasuk dalam daftar penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH), serta 2,5 juta Pedagang Kaki Lima (PKL).

Lalu bagaimanakah cara cek penerima BLT minyak goreng?

Selengkapnya baca di sini

2. Tarif Listrik hingga Harga Pertalite, Solar dan Elpiji 3 Kg Bakal Naik

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan rencana kenaikan tarif listrik, serta harga elpiji 3 Kg, Pertalite, dan Solar.

Hal ini disampaikan pada acara Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (13/4/2022). Rencana kenaikan sejumlah komoditas energi tersebut merupakan strategi pemerintah dalam menghadapi kenaikan harga minyak dunia.

Arifin Tasrif menjelaskan, terdapat langkah-langkah yang akan dilakukan baik jangka pendek maupun jangka panjang, termasuk untuk sektor ketenagalistrikan.

“Kita lakukan penyesuaian atau pengurangan penggunaan BBM dan tekanan APBN di sektor ketenagalistrikan. Dalam jangka pendek, rencana penerapan tariff adjustment tahun 2022. Ini untuk bisa dilakukan penghematan kompensasi sebesar Rp 7–16 triliun,” ujarnya dalam rapat di Gedung Parlemen.

Selengkapnya baca di sini

3. Rekrutmen Bersama BUMN 2022, Cek Loker Pertamina di Sini

PT Pertamina (Persero) melalui sejumlah anak perusahaannya turut membuka formasi penerimaan pada Rekrutmen Bersama BUMN 2022.

Lowongan kerja Pertamina atau loker Pertamina dibuka untuk beragam kebutuhan di berbagai anak hingga cucu perusahaan.

Hanya saja, pada rekrutmen Pertamina melalui program Rekrutmen Bersama BUMN 2022, induk perusahaan yakni PT Pertamina (Persero) justru tidak membuka formasi penerimaan.

Selengkapnya baca di sini

4. Kartu Prakerja Gelombang 26 Ditutup, Ini Cara Cek Hasil Seleksinya

Project Management Office (PMO) Kartu Prakerja telah menutup pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 26 pada Rabu (13/4/2022).

Ditutupnya pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 26 menyisakan hasil seleksi. Hasil seleksi ini bisa dicek dengan klik "Gabung Gelombang" pada akun masing-masing di website resmi Prakerja.

"Permisi sobat, gelombang 26 sudah kita tutup supaya proses bisa berlanjut. Untuk sobat yang belum sempat bergabung di gelombang ini, jangan sedih karena masih ada banyak kesempatan di gelombang-gelombang berikutnya," tulis manajemen dalam akun Instagram resmi Prakerja.

Bagi peserta yang ingin memeriksa hasil seleksi, Manajemen Kartu Prakerja mengungkapkan, ada beberapa cara mengecek kelolosan, baik melalui dashboard di akun Prakerja ataupun melalui SMS.

Selengkapnya baca di sini

5. Ekonomi Hancur, Sri Lanka Umumkan Gagal Bayar Utang Luar Negeri

Pemerintah Sri Lanka mengumumkan bakal gagal bayar utang luar negeri 51 miliar dollar AS atau jika dirupiahkan setara dengan Rp 732 triliun (kurs Rp 14.371). Gagal bayar mereka umumkan sebagai langkah terakhir setelah Sri Lanka kehabisan devisa untuk mengimpor barang pokok yang dibutuhkan masyarakat.

Dikutip dari BBC, Rabu (13/4/2022), pengumuman kegagalan membayar utang alias default ini diakibatkan krisis ekonomi terburuk dalam 70 tahun terakhir. Para pejabat Sri Lanka menyebutkan, pandemi Covid-19 dan perang Rusia-Ukraina membuat negara itu semakin sempoyongan.

Negara Asia Selatan ini telah lama dilanda protes massal karena rakyatnya menderita kekurangan pangan, melonjaknya harga, dan pemadaman listrik. Negara itu kini tengah bernegosiasi dengan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk program pinjaman baru agar negara itu bisa keluar dari krisis.

Pemerintah Sri Lanka mengeklaim, sejak merdeka dari Inggris tahun 1948, negara itu tak pernah sekali pun gagal membayar utang. Namun, sederet krisis beberapa tahun terakhir membuat pemerintah akhirnya menyatakan tak sanggup lagi membayar utangnya.

Selengkapnya baca di sini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.