IHSG Ditutup Menguat, Asing Borong Saham TLKM, BBRI, dan ASII

Kompas.com - 18/04/2022, 15:56 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir menguat pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (18/4/2022). IHSG seharian ini melaju di zona hijau, tanpa sekalipun menyentuh zona merah.

IHSG ditutup naik 39,75 poin (0,55 persen) pada level 7.275,28. Asing tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 694,15 miliar pada perdagangan hari ini.

Melansir RTI, terdapat 289 saham yang hijau, 249 saham merah, dan 155 saham lainnya stagnan. Jumlah transaksi seharian ini mencapai Rp 14,8 triliun dengan volume 24,3 miliar saham.

Baca juga: Ajaib Dukung Aplikasi Simulasi Trading BEI untuk Edukasi Investor Pemula

Net buy asing tertinggi dicatatkan oleh Telkom Indonesia (TLKM) sebesar Rp 304,5 miliar. TLKM selama sesi II menguat 0,64 persen di level Rp 4.710 per saham. TLKM juga mencatatkan total transaksi Rp 568,6 miliar dengan volume 120,8 juta saham.

Kemudian, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) juga mencatatkan aksi beli bersih asing tertinggi selanjutnya sebesar Rp 119,7 miliar. Saham BBRI berada di level Rp 4.550 per saham atau naik 0,2 persen. Adapun volume perdagangan ASII mencapai 82,8 juta saham dengan total transaksi Rp 376,7 miliar.

Astra International (ASII) juga mencatatkan net buy tertinggi selanjutnya sebesar Rp 80,7 miliar. ASII bertambah 1,8 persen di posisi Rp 7.000 per saham dengan volume 33 juta saham dan transaksi Rp 230,3 miliar.

Saham yang menopang indeks dipimpin oleh Berkah Beton Sadaya (BEBS) yang melesat 14,3 persen di posisi Rp 4.700 per saham. Kemudian, Merdeka Copper Gold (MDKA) yang menanjak 8,57 persen di level Rp 5.700 per saham. Dilanjutkan oleh Timah (TINS) yang naik 6,7 persen menjadi Rp 2.050 per saham.

Baca juga: Cara Daftar dan Buat Akun Rekrutmen Bersama BUMN 2022

Sedangkan saham–saham yang menahan indeks hari ini antara lain Aneka Gas Industri (AGII) yang ambles 6,5 persen di level Rp 2.290 per saham. Kemudian, Bukalapak (BUKA) yang terperosok 5,7 persen di level Rp 326 per saham, dan Indo Tambangraya Megah (ITMG) yang melemah 2,12 persen di level Rp 27.700 per saham.

Bursa Asia merah dengan penurunan Nikkei 1,08 persen, Shanghai Komposit 0,49 persen, dan Strait Times 0,74 persen.

Adapun nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot sore ini menguat.

Berdasarkan Bloomberg, mata uang garuda berada di level Rp 14.356 per dollar AS, atau naik 24 poin (0,17 persen).

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada pada level Rp 14.356 per dollar AS pada Senin (18/4/2022), atau melemah dibandingkan sebelumnya Rp 14.349 per dollar AS.

Baca juga: Kedelai Amerika Serikat Jadi Pilihan Perajin Tahu Tempe, Apa Sebabnya?

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.