Kilang Balikpapan yang Kebakaran Masih Diperbaiki, Pertamina Pastikan Suplai BBM Tidak Terganggu

Kompas.com - 16/05/2022, 11:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) memastikan produksi bahan bakar minyak (BBM) tetap berjalan pasca terjadinya kebakaran di Plant 5, yang merupakan salah satu unit di area Kilang Balikpapan. Maka, dipastikan pula insiden itu tak menganggu suplai BBM ke masyarakat.

Saat ini stok BBM dari Kilang Balikpapan masih mencukupi untuk pemenuhan kebutuhan suplai ke Terminal BBM di Balikpapan. Di sisi lain, perbaikan Plant 5 juga terus dilakukan Pertamina.

“Perbaikan Plant 5 dijadwalkan selesai dalam 7 hari ke depan, dan kami memastikan produksi BBM tetap dapat berjalan dengan aman," ujar Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Balikpapan Ely Chandra dalam keterangan tertulis, Senin (16/5/2022).

Baca juga: Kilang Pertamina Balikpapan Terbakar, Manajemen: Api Sudah Padam, Tetap Beroperasi Normal

Ia mengatakan, PT Kilang Pertamina Internasional bersama PT Pertamina Patra Niaga memastikan produksi dan suplai BBM ke masyarakat tetap dapat berjalan normal, tanpa ada kendala.

Pertamina juga telah mempersiapkan skenario alih suplai, berkoordinasi dengan Pertamina Group sebagai antisipasi dan untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan BBM masyarakat.

Ely menjelaskan, Plant 5 merupakan fasilitas yang menghasilkan salah satu komponen dalam produksi BBM yaitu high octane mogas component (HOMC). Komponen itu diperlukan untuk memproduksi BBM beroktan tinggi, seperti Pertamax.

Upaya recovery operasional kilang saat ini tengah dilakukan oleh tim internal Pertamina Balikpapan untuk memastikan agar Plant 5 bisa segera kembali beroperasi maksimal. Selain itu, dilakukan juga pengaturan produksi di unit-unit lainnya dalam kilang agar dapat berproduksi secara optimal.

“Saat ini, kami akan mengoptimalkan stok yang terdapat dalam tangki. Namun, kami juga tengah mempersiapkan rencana tambahan bahan baku produk untuk menggantikan kebutuhan komponen HOMC dari Plant 5 yang diperlukan untuk memproduksi BBM,” jelas dia.

Baca juga: Kilang Minyak Pertamina 3 Kali Kebakaran dalam Setahun

Menurutnya, PT Kilang Pertamina Internasional akan mempergunakan komponen dari PT Pertamina Patra Niaga yang diambil dari Terminal BBM Tanjung Uban.

"Mohon doa dan dukungannya agar tahapan-tahapan perbaikan tersebut dapat dilaksanakan semaksimal mungkin,” pungkas Ely.

Seperti diketahui, terjadinya kebakaran di area Plant 5 bermula dari munculnya percikan api pada Minggu (15/5/2022) sekitar pukul 10.30 Wita. Api kemudian membesar dan akhirnya dapat dipadamkan pada pukul 11.30 Wita.

Insiden itu menyebabkan enam pekerja harus dilarikan ke rumah sakit. Satu di antaranya meninggal dunia, dua lainnya sudah diperbolehkan pulang, dan tiga orang sisanya masih harus menjalani perawatan karena luka bakar yang dialami.

Baca juga: Kilang Cilacap Kebakaran, Kementerian BUMN Minta Pertamina Evaluasi Total

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.