Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Upaya Transformasi Digital Perusahaan Tingkatkan Permintaan Solusi "Cloud", Ini Strategi Oracle

Kompas.com - 13/07/2022, 20:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Permintaan terhadap solusi komputasi awan (cloud) yang komprehensif untuk mendukung perjalanan transformasi digital perusahaan terus meningkat saat ini.

Menurut Rusly Askar, Senior Director Cloud Platform Group, Oracle Indonesia, peningkatan permintaan tersebut dibarengi permintaan keamanan data lokal, peraturan, dan residensi data.

Untuk itu, Oracle sudah mempersiapkan produk andalannya untuk mendukung perusahaan di Indonesia melakukan transformasi digital.

"Layanan Distributed Cloud kami memberikan pilihan kepada pelanggan untuk memiliki layanan cloud berfitur lengkap yang dapat dengan mudah diimplementasikan di lokasi pelanggan atau di public cloud, ataupun kombinasi keduanya. Dengan pengalaman yang sama di semua pilihan, merupakan komitmen kami untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan melayani di mana pun mereka berada,” kata Rusly melalui keterangannya, Rabu (13/7/2022).

Layanan distributed cloud Oracle yakni lower entry point untuk Oracle Cloud Infrastructure (OCI) Dedicated Regions dan layanan Compute Cloud@Customer.

Baca juga: Dorong Transformasi Digital Pelaku Bisnis, Satuan Tugas Digitalisasi B20 Keluarkan 4 Rekomendasi Strategi

Layanan baru ini menghadirkan lebih dari 100 layanan public cloud OCI ke pusat data pelanggan. Layanan baru ini juga akan membantu pelanggan memenuhi persyaratan latensi, residensi data dan memenuhi persyaratan untuk kewenangan dan keamanan data yang ketat, yang saat ini merupakan kunci dari banyak upaya modernisasi teknologi informasi (TI).

“Distributed Cloud adalah evolusi terbaru dari cloud yang memberikan fleksibilitas dan kontrol kepada pelanggan dalam cara mereka menjalankan sumber daya cloud,” kata Dave McCarthy, Vice President, Cloud and Edge Infrastructure Services, IDC.

“Pelanggan tidak lagi dibatasi oleh pilihan lokasi, data, residensi data, atau latensi. Layanan distributed cloud OCI menawarkan lebih banyak keunggulan dan menempatkan semua manfaat public cloud langsung di dalam pusat data pelanggan dan tetap dapat dikelola dari jarak jauh oleh OCI,” lanjutnya.

Baca juga: Menkominfo: Transformasi Digital Bermanfaat untuk Semua...

Sebagai informasi, OCI Dedicated Region yang baru membutuhkan ruang pusat data dan daya rata-rata 60-75 persen lebih sedikit, dengan harga awal yang jauh lebih kompetitif. Pelanggan sekarang dapat memperoleh fleksibilitas, manfaat dari sisi ekonomi, dan skala yang dibutuhkan dari public cloud di pusat data mereka sendiri.

Sedangkan OCI Compute Cloud@Customer adalah solusi rack-scale yang dimaksudkan untuk lingkungan yang lebih kecil daripada OCI Dedicated Region.

Compute Cloud@Customer akan memungkinkan organisasi untuk menjalankan aplikasi pada komputasi, penyimpanan, dan jaringan yang kompatibel dengan OCI di pusat data mereka, yang dikelola sepenuhnya sebagai layanan dari OCI Region dan menggunakan model konsumsi hemat biaya dari OCI untuk merampingkan proses operasi dan mengurangi biaya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Aturan Baru PPh Final 0,5 Persen bagi UMKM | Bakal Tutup, JD.ID Beri Diskon Besar-besaran

[POPULER MONEY] Aturan Baru PPh Final 0,5 Persen bagi UMKM | Bakal Tutup, JD.ID Beri Diskon Besar-besaran

Whats New
Ditanya Minat Jadi Pengganti Menteri Pertanian, Bos Bulog: Ini Pekerjaan Saya Lagi Susah

Ditanya Minat Jadi Pengganti Menteri Pertanian, Bos Bulog: Ini Pekerjaan Saya Lagi Susah

Whats New
BERITA FOTO: Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 5 Persen

BERITA FOTO: Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 5 Persen

Whats New
Ada Isu Biaya Haji Naik, Pegadaian Tawarkan Produk Pembiayaan Arrum Haji

Ada Isu Biaya Haji Naik, Pegadaian Tawarkan Produk Pembiayaan Arrum Haji

Rilis
Cara Daftar BBM Subsidi Pertamina Tanpa Aplikasi dan Syaratnya

Cara Daftar BBM Subsidi Pertamina Tanpa Aplikasi dan Syaratnya

Work Smart
BERITA FOTO: Fasilitas Data Center Area31 Resmi Beroperasi

BERITA FOTO: Fasilitas Data Center Area31 Resmi Beroperasi

Whats New
PUPR Kebut Pembangunan Akses Jalan di Labuan Bajo Sebelum Pelaksanaan ASEAN Summit

PUPR Kebut Pembangunan Akses Jalan di Labuan Bajo Sebelum Pelaksanaan ASEAN Summit

Rilis
IFG Targetkan Proses Migrasi Polis Jiwasraya Bisa Rampung Tahun Ini

IFG Targetkan Proses Migrasi Polis Jiwasraya Bisa Rampung Tahun Ini

Whats New
Imbas Merosotnya Bisnis Penjualan Ventilator, Philips akan PHK 6.000 Karyawannya

Imbas Merosotnya Bisnis Penjualan Ventilator, Philips akan PHK 6.000 Karyawannya

Whats New
Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI Tetap Kuat meski IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan

Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI Tetap Kuat meski IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan

Whats New
Menteri Teten: Inkubator Wirausaha Penting untuk Mengembangkan Usaha

Menteri Teten: Inkubator Wirausaha Penting untuk Mengembangkan Usaha

Whats New
Pastikan Ketersediaan Beras Aman, Mentan SYL: Januari-Maret Ada Overstock 3 Juta Ton

Pastikan Ketersediaan Beras Aman, Mentan SYL: Januari-Maret Ada Overstock 3 Juta Ton

Whats New
Kelanjutan Kasus Wanaartha Life, 600 Nasabah yang Mewakili 1.400 Polis Sudah Daftar ke Tim Likuidasi

Kelanjutan Kasus Wanaartha Life, 600 Nasabah yang Mewakili 1.400 Polis Sudah Daftar ke Tim Likuidasi

Whats New
Minyakita Langka, ID Food Minta Produsen Genjot Produksi

Minyakita Langka, ID Food Minta Produsen Genjot Produksi

Whats New
Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 1.202 Triliun di 2022, Paling Banyak Segmen Korporasi

Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 1.202 Triliun di 2022, Paling Banyak Segmen Korporasi

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+