UMKM yang Ingin "Go Global" Perlu Didampingi dan Diberi Edukasi

Kompas.com - 26/07/2022, 16:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berkembang hingga menembus pasar internasional (go global) perlu mendapatkan pendampingan dan edukasi, selain kemudahan kredit. 

Hal ini seiring pulihnya perekonomian nasional paska pandemi dan mulai menggeliatnya penyaluran kredit di sektor UMKM. 

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) merupakan bank yang berkomitmen memberikan asistensi maksimal kepada para pelaku UMKM untuk "go global".

Baca juga: Sandiaga: UMKM Bisa Tangkap Peluang Pembangunan IKN, Asal Tingkatkan 2 Hal Ini

Bank BJB punya program bjb Pesat (Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu) untuk membina dan meningkatkan kompetensi UMKM agar terus tumbuh dan naik kelas. Kemudian, ada program Kredit Mesra untuk kredit UMKM dan KUR. 

"Program Pesat merupakan bagian dari komitmen Bank BJB dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sehingga diharapkan UMKM binaan Bank BJB mampu berdaya saing, naik kelas, sampai akhirnya menjadi UMKM Juara," kata Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi melalui keterangannya, Selasa (26/7/2022). 

Bank BJB, lanjut Yuddy, juga secara konsisten mendukung para pelaku UMKM melalui digitalisasi, pemberdayaan dan pembiayaan.

"Selain adanya produk pembiayaan UMKM, kami juga menyediakan inovasi berbasis digital untuk memberikan edukasi tentang apa saja yang diperlukan untuk menembus pasar internasional, bagaimana mempromosikan usaha, cara membuat laporan keuangan serta pendampingan," ujar Yuddy.

Baca juga: Mulai dari Bangun Jejaring hingga Peluang Kolaborasi, Ini 5 Manfaat UMKM Gabung Komunitas Bisnis

Tercatat, hingga Juni 2022 portofolio penyaluran kredit UMKM Bank BJB telah mencapai Rp 835 miliar untuk produk Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Rp 8,2 miliar untuk produk Kredit Mesra.

Kredit Mesra merupakan produk pinjaman untuk usaha produktif tanpa agunan dan tanpa bunga. Program ini berkolaborasi dengan Pemprov Jabar yang diinisiasi langsung oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Program ini juga masuk nominasi finalis Top Inovasi Pelayanan Publik 2022 yang diselenggarakan Kementerian PAN RB.

Baca juga: Ada OSS dan NIB Gratis, UMKM Bisa Mulus Dapat Fasilitas Kredit Perbankan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Rilis
Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Whats New
Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Whats New
Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Whats New
Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Whats New
Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Whats New
Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Whats New
Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Whats New
Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Whats New
BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

Whats New
PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

Whats New
Ini Kriteria Perusahaan yang Masuk Papan Ekonomi Baru Bursa Efek Indonesia

Ini Kriteria Perusahaan yang Masuk Papan Ekonomi Baru Bursa Efek Indonesia

Whats New
RUU EBT Atur Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

RUU EBT Atur Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Whats New
Pengusaha: Bukan soal Angka Upah, tapi Perubahan Regulasi yang Ganggu Iklim Investasi

Pengusaha: Bukan soal Angka Upah, tapi Perubahan Regulasi yang Ganggu Iklim Investasi

Whats New
Kemenko Perekonomian: Jumlah Startup Indonesia Peringkat 6 Besar Dunia

Kemenko Perekonomian: Jumlah Startup Indonesia Peringkat 6 Besar Dunia

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.