Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenhub Anggarkan Rp 1,59 Triliun untuk Program Tol Laut pada 2023

Kompas.com - 01/09/2022, 19:45 WIB
Haryanti Puspa Sari,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Arif Toha mengatakan pihaknya mengalokasikan anggaran pembangunan tol laut sebesar Rp 1,59 triliun pada 2023.

Adapun pagu anggaran tahun 2023 Dirjen Perhubungan Laut sebesar Rp 8,79 triliun.

"Penyelenggaraan subsidi berupa angkutan tol laut, angkutan laut perintis, angkutan laut kapal ternak dan total sebanyak 158 trayek dengan anggaran sebesar Rp 1,59 triliun," kata Arif dalam rapat Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Kamis (1/9/2022).

Baca juga: Ini Respons XL Axiata soal Dugaan Kebocoran Data Pendaftar SIM Card

Arif mengatakan 158 trayek dalam pembangunan angkutan tol laut terbagi menjadi 35 trayek tol laut, 117 trayek perintis dan 6 trayek angkutan ternak.

Selain itu, ia mengatakan pihaknya juga akan mengadakan angkutan kapal rede (feeder perintis) sebanyak 16 unit dengan total anggaran Rp 44 miliar.

Selain itu, ada juga pengembangan fasilitas pelabuhan di 19 lokasi, penyelesaian fasilitas pelabuhan di 5 lokasi, penggantian fasilitas pelabuhan di 3 lokasi, rehabilitasi fasilitas pelabuhan di 15 lokasi, pembangunan pelabuhan Patimban, emergency assistance loan for rehabilitation and reconstruction Pelabuhan Pantoloan, dan Donggala dan Wani.

"Dengan total anggaran Rp 1,82 triliun," ujarnya.

Baca juga: Terjadi Deflasi 0,21 Persen, Daya Beli Petani Naik di Agustus 2022


Arif mengatakan pihaknya akan membangun sarana bantu navigasi pelayaran seperti menara, rambu suar dan pelampung suar dengan total anggaran Rp 220 miliar, pembangunan dan rehabilitasi telekomunikasi pelayaran dengan total anggaran Rp 39,82 miliar.

"Pengembangan sistem informasi seperti inaportnet, sistem pelayanan terpadu (Simpadu), sistem persetujuan syahbandar (SPS), pengadaan perangkat keras untuk mendukung sistem aplikasi inaportnet, E-SID, E-Pass Kecil dengan anggaran Rp 27,2 miliar," tuturnya.

Terakhir, Arif mengatakan, pihaknya akan melanjutkan pembangunan kapal patroli yaitu kelas III sebanyak 2 unit (lanjutan) dan kelas IB sebanyak 8 unit.

Baca juga: Menko Airlangga: Indonesia Butuh 600.000 Talenta Digital Per Tahun

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Cara Bayar Pajak Daerah secara Online lewat Tokopedia

Cara Bayar Pajak Daerah secara Online lewat Tokopedia

Spend Smart
Apa Itu 'Cut-Off Time' pada Investasi Reksadana?

Apa Itu "Cut-Off Time" pada Investasi Reksadana?

Earn Smart
Mengenal Apa Itu 'Skimming' dan Cara Menghindarinya

Mengenal Apa Itu "Skimming" dan Cara Menghindarinya

Earn Smart
BRI Beri Apresiasi untuk Restoran Merchant Layanan Digital

BRI Beri Apresiasi untuk Restoran Merchant Layanan Digital

Whats New
Kemenhub Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi SDM Angkutan Penyeberangan

Kemenhub Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi SDM Angkutan Penyeberangan

Whats New
CGAS Raup Pendapatan Rp 130,41 Miliar pada Kuartal I 2024, Didorong Permintaan Ritel dan UMKM

CGAS Raup Pendapatan Rp 130,41 Miliar pada Kuartal I 2024, Didorong Permintaan Ritel dan UMKM

Whats New
Simak Cara Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

Simak Cara Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

Earn Smart
HET Beras Bulog Naik, YLKI Khawatir Daya Beli Masyarakat Tergerus

HET Beras Bulog Naik, YLKI Khawatir Daya Beli Masyarakat Tergerus

Whats New
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lampaui Malaysia hingga Amerika Serikat

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lampaui Malaysia hingga Amerika Serikat

Whats New
KKP Terima 99.648 Ekor Benih Bening Lobster yang Disita TNI AL

KKP Terima 99.648 Ekor Benih Bening Lobster yang Disita TNI AL

Rilis
Di Hadapan Menko Airlangga, Wakil Kanselir Jerman Puji Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Di Hadapan Menko Airlangga, Wakil Kanselir Jerman Puji Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Whats New
Soal Rencana Kenaikan Tarif KRL, Anggota DPR: Jangan Sampai Membuat Penumpang Beralih...

Soal Rencana Kenaikan Tarif KRL, Anggota DPR: Jangan Sampai Membuat Penumpang Beralih...

Whats New
Menteri ESDM Pastikan Perpanjangan Izin Tambang Freeport Sampai 2061

Menteri ESDM Pastikan Perpanjangan Izin Tambang Freeport Sampai 2061

Whats New
Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, Sri Mulyani: Indonesia Terus Tunjukan 'Daya Tahannya'

Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, Sri Mulyani: Indonesia Terus Tunjukan "Daya Tahannya"

Whats New
“Wanti-wanti” Mendag Zulhas ke Jastiper: Ikuti Aturan, Kirim Pakai Kargo

“Wanti-wanti” Mendag Zulhas ke Jastiper: Ikuti Aturan, Kirim Pakai Kargo

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com