Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BUMN Investasi Singapura Temasek Rugi Rp 4,3 Triliun, Imbas Bursa Kripto FTX Bangkrut

Kompas.com - 18/11/2022, 07:30 WIB
Rully R. Ramli,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - BUMN investasi Singapura, Temasek, mengalami kerugian hingga triliunan rupiah akibat investasi yang dilakukan di bursa kripto yang saat ini sedang dalam proses pengajuan kebangkrutan, FTX.

Dilansir dari CNN, Temasek berpotensi kehilangan 275 juta dollar AS atau setara Rp 4,3 triliun (asumsi kurs Rp 15.600 per dollar AS), dari rencana penghapusan investasi perusahaan di FTX.

Melalui keterangan resmi Temasek menyatakan, perusahaan akan menurunkan nilai keseluruhan investasi yang dilakukan ke FTX menjadi nol, terlepas dari hasil pengajuan perlindungan kebangkrutan bursa kripto itu.

"Keputusan penghapusan invesatsi kami di FTX tidak akan berdampak signifikan terhadap performa investasi kami secara keseleruhan," tulis Temasek, dikutip Jumat (18/11/2022).

Baca juga: Bappebti Resmi Hentikan Perdagangan Token FTX di Indonesia

Temasek menyatakan, nilai investasi sebesar 275 juta dollar AS terdiri dari pendanaan yang dilakukan kepada FTX International dengan nilai sebesar 210 juta dollar AS, dan sisanya ditempatkan di FTX Amerika Serikat.

"Ada kesalahpahaman bahwa investasi kami di FTX adalah investasi ke dalam aset kripto. Sebagai klarifikasi, saat ini kami tidak memiliki secara langsung aset kripto," tulis Temasek.

Baca juga: FTX Bangkrut, Platform Transaksi Kripto di Indonesia Didorong Lakukan Audit Total

 


Adapun total investasi Temasek di FTX berkontribusi terhadap 0,09 persen nilai portofolio bersih investasi perusahaan yang mencapai 403 miliar dollar Singapura per kuartal I-2022.

Asal tahu saja, sebelum kekisruhan terjadi, FTX memiliki valuasi sebesar 32 miliar dollar AS, dan didukung oleh sejumlah investor besar seperti SoftBank dan Tiger Global, dan juga sejumlah nama besar seperti Tom Brady, Gisele Bundchen, hingga Naomi Osaka.

Baca juga: Di Bali, Bos Binance Jelaskan Permasalahan FTX yang Buat Pasar Kripto Meradang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Di COP 28 Dubai, Bos MedcoEnergi Ungkap Mulai Nonaktifkan Bisnis Batu Bara

Di COP 28 Dubai, Bos MedcoEnergi Ungkap Mulai Nonaktifkan Bisnis Batu Bara

Whats New
Intip Gaji Pensiunan Polisi, dari Tamtama sampai Purnawirawan Jenderal

Intip Gaji Pensiunan Polisi, dari Tamtama sampai Purnawirawan Jenderal

Work Smart
Rayakan HUT Pertama Komunitas GGC, Alumni Utarakan Manfaat Praktikkan NLP dalam Berbisnis

Rayakan HUT Pertama Komunitas GGC, Alumni Utarakan Manfaat Praktikkan NLP dalam Berbisnis

Whats New
BI Jajaki Perluasan Penggunaan QRIS di Jepang hingga Arab Saudi

BI Jajaki Perluasan Penggunaan QRIS di Jepang hingga Arab Saudi

Whats New
Di Mana Sri Mulyani Menyimpan Semua Uang APBN?

Di Mana Sri Mulyani Menyimpan Semua Uang APBN?

Whats New
Mengenal Timor, Mobil Nasional Tommy Soeharto yang Tersangkut BLBI

Mengenal Timor, Mobil Nasional Tommy Soeharto yang Tersangkut BLBI

Whats New
BSI Dapat Lisensi Operasional di Dubai, Erick Thohir: Perkuat Bisnis di Timur Tengah

BSI Dapat Lisensi Operasional di Dubai, Erick Thohir: Perkuat Bisnis di Timur Tengah

Whats New
Gubernur BI Sebut QRIS Bawa Indonesia Selamat dari Krisis

Gubernur BI Sebut QRIS Bawa Indonesia Selamat dari Krisis

Whats New
Rayakan Ulang Tahun, TOTO Indonesia Komitmen pada Penyelesaian Problem Sanitasi Tanah Air

Rayakan Ulang Tahun, TOTO Indonesia Komitmen pada Penyelesaian Problem Sanitasi Tanah Air

Whats New
Sambil Terisak, Menteri Basuki Minta Tukin Pegawainya Naik Jadi 100 Persen

Sambil Terisak, Menteri Basuki Minta Tukin Pegawainya Naik Jadi 100 Persen

Whats New
Kondisi Politik dan Moneter Global Akan Pengaruhi Ekonomi Indonesia 2024

Kondisi Politik dan Moneter Global Akan Pengaruhi Ekonomi Indonesia 2024

Whats New
Mercer Marsh Benefits: Peningkatan Kesejahteraan Karyawan dan Keberlangsungan Bisnis Bisa Berjalan Beriringan

Mercer Marsh Benefits: Peningkatan Kesejahteraan Karyawan dan Keberlangsungan Bisnis Bisa Berjalan Beriringan

BrandzView
Soal Transformasi Digital Sektor Jasa Keuangan, Bos OJK: Berkah atau Kutukan?

Soal Transformasi Digital Sektor Jasa Keuangan, Bos OJK: Berkah atau Kutukan?

Whats New
Human Plus Institute Gelar Indonesia Business Summit 2023

Human Plus Institute Gelar Indonesia Business Summit 2023

Whats New
TikTok Shop Bakal Gabung ke GoTo, Anggota Komisi VI Ingatkan Perlindungan Data Konsumen

TikTok Shop Bakal Gabung ke GoTo, Anggota Komisi VI Ingatkan Perlindungan Data Konsumen

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com