Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sebut Puncak Arus Balik Lancar, Menhub: Kecepatan Kendaraan Lebih Baik dari Tahun Lalu

Kompas.com - 02/05/2023, 06:37 WIB
Rully R. Ramli,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan, pergerakan kendaraan pada puncak arus balik, Senin (1/5/2023) kemarin lancar. Hal ini disampaikannya usai memantau langsung pergerakan kendaraan via udara di jalur tol maupun arteri dari Jakarta hingga Cirebon.

"Arus balik masih terkendali dengan baik dengan adanya contra flow serta one way. Kondisi jalan relatif landai," kata dia, dalam keterangannya, Senin.

Lancarnya pergerakan arus balik tercermin dari rata-rata kecepatan kendaraan yang lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: Menhub: 55,8 Persen Kendaraan Belum Kembali ke Jakarta

Berdasarkan data Jasa Marga, kecepatan rata-rata pada jalur Cawang sampai Semarang (KM 3 - KM 414) pada arus mudik 2023 adalah 72,8 km/jam lebih cepat 15,9 persen dibanding arus mudik 2022 yang hanya 62,8 km/jam. Dari sisi waktu tempuh, tahun ini menjadi hanya 6 jam 4 menit (tanpa berhenti) atau lebih cepat 14 persen terhadap rata-rata arus mudik 2022 yakni 7 jam 2 menit.

Sementara, kecepatan rata-rata arus balik di jalur Semarang sampai Cawang (KM 414 - KM 3) pada 22 April hingga 30 April

2023 sebesar 77,81 km/jam atau lebih cepat 15,2 persen dibanding rata-rata arus balik 2022 sebesar 67,54 km/jam. Waktu tempuh rata-rata dari Semarang hingga Cawang pada periode arus balik menjadi hanya 5 jam 49 menit (tanpa berhenti), lebih cepat 118 persen dibanding rata-rata arus balik 2022 yang mencapai 7 jam 7 menit.

"Sekalipun terjadi kenaikan pemudik yang tinggi, kecepatan kendaraan saat ini lebih baik dibanding tahun lalu. Angka-angkanya terukur dan dihitung dengan sistem yang canggih. Ini patut kita banggakan," tutur Budi.

Adapun kapasitas ruas jalan tol menuju Jakarta juga masih belum mencapai batasnya pada puncak arus balik kemarin. Tercatat kapasitas jalan dari KM 66 adalah sebanyak 166.000 kendaraan, sementara hingga puncak arus balik kemarin volume kendaraan masih di 161.000 kendaraan.

Budi menilai, pengendalian pergerakan kendaraan yang lebih baik dibanding tahun lalu adalah karena evaluasi dan upaya perbaikannya yang terus dilakukan pada mudik sebelumnya. Dua lokasi krusial yang mendapat perbaikan utama adalah kawasan Merak dan Cipularang.

Baca juga: Update Arus Balik, 219.929 Kendaraan Belum Kembali ke Jabotabek

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com