JAKARTA, KOMPAS.com - Bank DKI terus melanjutkan komitmen dalam memperluas penerapan digitalisasi di DKI Jakarta.
Teranyar, Bank DKI menghadirkan kemudahan pembayaran rumah sakit secara non-tunai bagi pasien dengan menggandeng Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kebayoran Lama sebagai mitra kolaborasi.
Kolaborasi ini juga menambah deretan mitra rumah sakit yang telah dilakukan digitalisasi oleh Bank DKI, di antaranya RSUD Koja, RSUD Cengkareng, RSUD Pasar Minggu dan RSU Adhyaksa.
Baca juga: Perluas Akses Keuangan, Bank DKI Terus Lakukan Transformasi Digital
Ilustrasi Bank DKI, aplikasi mobile banking JakOne Mobile milik Bank DKI.
Direktur Teknologi & Operasional merangkap Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Bank DKI, Amirul Wicaksono menjelaskan, inisiatif ini merupakan komitmen Bank DKI untuk terus memperluas layanan digitalisasi guna memberikan nilai tambah bagi masyarakat DKI Jakarta serta wujud upaya mendukung transformasi digital yang sedang berlangsung di berbagai sektor, termasuk bidang kesehatan.
Lebih lanjut, Amirul memaparkan dukungan Bank DKI dalam digitalisasi RSUD yaitu layanan e-channel Bank DKI, seperti super apps JakOne Mobile, EDC dan ATM guna mempermudah pembayaran tagihan pengobatan, maupun transaksi lainnya di lingkungan RSUD Kebayoran Lama.
“Bagi pasien rumah sakit yang telah mengunduh aplikasi JakOne Mobile, mereka dapat dengan mudah melakukan scan pada QRIS yang tersedia di loket pembayaran,” ujar Amirul dalam keterangan tertulis, Kamis (28/9/2023).
Adapun bagi pengelola RSUD Kebayoran Lama, Bank DKI menyediakan layanan virtual account bagi pasien untuk kebutuhan tagihan rumah sakit yang pembayarannya dapat dilakukan melalui super apps JakOne Mobile, ATM, maupun EDC Bank DKI.
Baca juga: Bank DKI Perkuat Layanan Digital, Gandeng SPE Solution
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.