Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Manfaat Aplikasi Bisnis Terintegrasi untuk Perusahaan

Kompas.com - 27/10/2023, 21:36 WIB
Yakob Arfin Tyas Sasongko,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Penggunaan aplikasi bisnis memiliki sejumlah manfaat yang signifikan bagi perusahaan. Sedikitnya, ada lima alasan perusahaan memerlukan aplikasi bisnis.

Pertama, efisiensi operasional. Aplikasi bisnis diklaim dapat membantu mengotomatisasi proses bisnis yang dapat meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.

Adapun proses yang dulunya memakan waktu lama serta rentan terjadi kesalahan, kini dapat dilakukan lebih cepat dan akurat dengan bantuan aplikasi.

Kedua, meningkatkan produktivitas karyawan. Aplikasi bisnis dapat menjadi alat yang sangat diperlukan bagi karyawan untuk meningkatkan produktivitas mereka.

Baca juga: Kunci Sukses untuk Muda-mudi yang Ingin Terjun ke Dunia Bisnis

Hal itu mencakup aplikasi untuk manajemen proyek (project management), pengelolaan gudang (warehouse management system), pelacakan tugas (task management), pengelolaan data penjualan (point of sales), serta aplikasi akuntansi.

Ketiga, membantu menganalisis data. Aplikasi bisnis juga dapat dilengkapi dengan fitur analitik yang memungkinkan perusahaan menganalisis data mereka. Analisis data ini dapat memberikan wawasan berharga bagi perusahaan untuk membuat keputusan bisnis yang lebih baik.

Mengelola banyak bisnis dalam satu aplikasi

Di sisi lain, saat perusahaan tengah berkembang, direktur atau pemimpin perusahaan tentu membutuhkan kontrol perusahaan yang baik. Adapun cara yang dinilai paling efektif yang sudah diterapkan banyak perusahaan-perusahaan sukses yakni menggunakan aplikasi bisnis.

Aplikasi tersebut diklaim mampu memenuhi kebutuhan setiap perusahaan secara spesifik. Meski begitu, memilih aplikasi yang tepat sesuai kebutuhan memang gampang-gampang susah.

Baca juga: Ini Komunitas yang Bantu Percepat Pengembangan Bisnis Mitra UMKM Kuliner

Untuk itu, berikut tip memilih aplikasi bisnis untuk perusahaan.

  • Pilih aplikasi sesuai kebutuhan

Tentukan cakupan fitur apa saja yang dibutuhkan di perusahaan dan pilihlah aplikasi yang dapat memenuhi segala kebutuhan perusahaan secara spesifik.

Aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dapat dirancang khusus untuk mendukung proses bisnis yang unik dan spesifik. Hal ini memastikan bahwa aplikasi dapat diintegrasikan dengan lancar dengan operasional bisnis yang ada.

  • Kenali biaya apa saja yang perlu disiapkan

Untuk menggunakan suatu aplikasi bisnis, tentu ada harga yang harus disiapkan oleh pemilik bisnis. Pada umumnya, biaya yang perlu dipersiapkan antara lain pengembangan aplikasi, server, domain, serta pemeliharaan sistem.

Baca juga: Simak 8 Tips Pentingnya Bergabung dalam Komunitas Bisnis

Untuk itu, kenali biaya-biaya tersebut agar dapat mempersiapkan secara matang rencana penggunaan aplikasi pada bisnis Anda.

  • Pastikan fitur-fitur dapat dikustomisasi

Dalam perjalanan bisnis, tentu perusahaan berpotensi semakin berkembang dan maju pesat. Seiring hal itu, jumlah karyawan pun semakin banyak. Di sisi lain, proses bisnis kerap kali harus berubah menyesuaikan perkembangan perusahaan.

Sebab itu, pastikan aplikasi bisnis yang digunakan juga dapat dikustomisasi menyesuaikan perkembangan perusahaan ke depannya.

Halaman:
Baca tentang


Terkini Lainnya

Setelah Akuisisi, Mandala Finance Masih Fokus ke Bisnis Kendaraan Roda Dua

Setelah Akuisisi, Mandala Finance Masih Fokus ke Bisnis Kendaraan Roda Dua

Whats New
KKP Gandeng Kejagung untuk Kawal Implementasi Aturan Tata Kelola Lobster

KKP Gandeng Kejagung untuk Kawal Implementasi Aturan Tata Kelola Lobster

Whats New
Pengusaha Harap Putusan MK soal Pilpres Dapat Ciptakan Iklim Investasi Stabil

Pengusaha Harap Putusan MK soal Pilpres Dapat Ciptakan Iklim Investasi Stabil

Whats New
IHSG dan Rupiah Kompak Menguat di Akhir Sesi 23 April 2024

IHSG dan Rupiah Kompak Menguat di Akhir Sesi 23 April 2024

Whats New
Rupiah Diramal Bisa Kembali Menguat di Bawah Rp 16.000 Tahun Ini

Rupiah Diramal Bisa Kembali Menguat di Bawah Rp 16.000 Tahun Ini

Whats New
Bagaimana Prospek IPO di Indonesia Tahun Ini Usai Pemilu?

Bagaimana Prospek IPO di Indonesia Tahun Ini Usai Pemilu?

Whats New
Harga Makanan Global Diperkirakan Turun, Konsumen Bakal Lega

Harga Makanan Global Diperkirakan Turun, Konsumen Bakal Lega

Whats New
Laba Bersih Astra Agro Lestari Turun 38,8 Persen, Soroti Dampak El Nino

Laba Bersih Astra Agro Lestari Turun 38,8 Persen, Soroti Dampak El Nino

Whats New
Naik, Pemerintah Tetapkan Harga Acuan Batu Bara hingga Emas April 2024

Naik, Pemerintah Tetapkan Harga Acuan Batu Bara hingga Emas April 2024

Whats New
Alasan Mandala Finance Tak Bagi Dividen untuk Tahun Buku 2023

Alasan Mandala Finance Tak Bagi Dividen untuk Tahun Buku 2023

Whats New
Efek Panjang Pandemi, Laba Bersih Mandala Finance Turun 35,78 Persen

Efek Panjang Pandemi, Laba Bersih Mandala Finance Turun 35,78 Persen

Whats New
Heboh soal Beli Sepatu Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Cek Ketentuannya

Heboh soal Beli Sepatu Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Cek Ketentuannya

Whats New
KB Bank Targetkan Penyelesaian Perbaikan Kualitas Aset Tahun Ini

KB Bank Targetkan Penyelesaian Perbaikan Kualitas Aset Tahun Ini

Whats New
Astra Agro Lestari Sepakati Pembagian Dividen Rp 165 Per Saham

Astra Agro Lestari Sepakati Pembagian Dividen Rp 165 Per Saham

Whats New
Ditopang Pertumbuhan Kredit, Sektor Perbankan Diprediksi Semakin Moncer

Ditopang Pertumbuhan Kredit, Sektor Perbankan Diprediksi Semakin Moncer

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com