Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Sekjen Kemenaker: Kemitraan Penting untuk Atasi Masalah Pekerja di Palestina

Kompas.com - 03/11/2023, 20:16 WIB
F Azzahra,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com- Indonesia sebagai anggota Asia Pacific Group (ASPAG) mengecam keras tindakan kekerasan Israel di Palestina yang mengakibatkan ribuan warga Palestina tewas.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Republik Indonesia (RI) Anwar Sanusi mengatakan, pihaknya bersama International Labor Organization (ILO) bekerja sama untuk mengatasi permasalahan tersebut.

"ASPAG meyakini bahwa kemitraan sangat penting dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi para pekerja di Palestina. Oleh karena itu, kami berupaya memberikan kontribusi untuk menciptakan keadilan sosial pada kehidupan para pekerja di Palestina," kata Anwar dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (3/11/2023).

Anwar menyampaikan, ASPAG mengimbau seluruh negara anggota, mitra pembangunan, dan donor untuk meningkatkan upaya kolaboratif, baik secara finansial maupun teknis, untuk menciptakan solusi jangka panjang.

Baca juga: Gandeng ILO, Kemenaker Kembangkan Sektor Ketenagakerjaan Indonesia

"Memperkuat kemitraan sangat penting untuk memastikan akses peluang kerja yang layak serta perlindungan sosial bagi rakyat Palestina," tutur Anwar.

Sekjen Kemenaker Anwar Sanusi dukung ketenagakerjaan di Palestina.DOK. Kemenaker Sekjen Kemenaker Anwar Sanusi dukung ketenagakerjaan di Palestina.

Menurutnya, strategi ketenagakerjaan nasional Palestina 2021-2025 sangat penting karena sejalan dengan perwujudan peluang kerja yang layak, perlindungan sosial, dan peningkatan tata kelola pasar tenaga kerja di Palestina.

"Kami mengimbau seluruh komunitas internasional untuk mempercepat bantuan keuangan dan teknis guna memastikan penerapan yang efektif di Palestina," tegas Anwar.

Anwar mengaku khawatir dengan serangan Israel yang berdampak terhadap peningkatan pengangguran dan berkurangnya prospek kerja yang layak sesuai lampiran Dokumen GB.349/POL/4.

Baca juga: Lantik DPP APKI, Kemenaker Ingin Mereka Bantu Reformasi Pengawasan Ketenagakerjaan

Sekjen Kemenaker Anwar Sanusi dukung ketenagakerjaan di PalestinaDOK. Kemenaker Sekjen Kemenaker Anwar Sanusi dukung ketenagakerjaan di Palestina

"Kami khawatir pengangguran semakin meningkat, khususnya di kalangan perempuan dan generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan tindakan yang terkoordinasi. Dengan ini, ASPAG mendukung penuh intervensi transformatif guna membuka jalan solusi ketenagakerjaan jangka panjang di Palestina," ujar Anwar.

Anwar menilai, upaya ASPAG dalam mendorong pekerjaan yang layak, adil, dan bebas berserikat terhambat oleh ketidakstabilan dan ketidakpastian yang terjadi di Palestina.

"Perwujudan tujuan dan cita-cita ILO bergantung pada landasan perdamaian," ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Serba Salah Kelas Menengah

Serba Salah Kelas Menengah

Whats New
Dibayangi Pelemahan Rupiah dan 'Capital Outflow', Ekonomi RI Diprediksi Stagnan

Dibayangi Pelemahan Rupiah dan "Capital Outflow", Ekonomi RI Diprediksi Stagnan

Whats New
[POPULER MONEY] Pada 2027, Orang Tak Bisa Asal Beli Elpiji 3 Kg | 20 Persen Karyawan di Dunia Alami Kesepian

[POPULER MONEY] Pada 2027, Orang Tak Bisa Asal Beli Elpiji 3 Kg | 20 Persen Karyawan di Dunia Alami Kesepian

Whats New
Dalam Setahun Rupiah Melemah Hampir 10 Persen, Ekonom: Ini Tidak Baik untuk Perekonomian RI...

Dalam Setahun Rupiah Melemah Hampir 10 Persen, Ekonom: Ini Tidak Baik untuk Perekonomian RI...

Whats New
Bahaya Wacana Kenaikan Rasio Utang Pemerintah, Pajak Bisa Tambah Naik

Bahaya Wacana Kenaikan Rasio Utang Pemerintah, Pajak Bisa Tambah Naik

Whats New
Simak 10 Tips Investasi di Pasar Modal bagi Pemula

Simak 10 Tips Investasi di Pasar Modal bagi Pemula

Earn Smart
Pantau Dampak Pelemahan Rupiah, Kemenhub: Belum Ada Maskapai yang Mengeluh

Pantau Dampak Pelemahan Rupiah, Kemenhub: Belum Ada Maskapai yang Mengeluh

Whats New
Cara Cek Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak

Cara Cek Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak

Whats New
Pengamat: Starlink Harusnya Jadi Penyedia Akses bagi Operator Telekomunikasi...

Pengamat: Starlink Harusnya Jadi Penyedia Akses bagi Operator Telekomunikasi...

Whats New
Studi Ungkap 20 Persen Karyawan di Dunia Mengalami Kesepian, Ini Cara Mengatasinya

Studi Ungkap 20 Persen Karyawan di Dunia Mengalami Kesepian, Ini Cara Mengatasinya

Work Smart
PGN Sebut Penjualan Gas Bumi di Jawa Barat Mencapai 45 BBTUD

PGN Sebut Penjualan Gas Bumi di Jawa Barat Mencapai 45 BBTUD

Whats New
Kemenhub dan US Coast Guard Jajaki Peluang Kerja Sama Pengembangan SDM KPLP

Kemenhub dan US Coast Guard Jajaki Peluang Kerja Sama Pengembangan SDM KPLP

Whats New
Indonesia Disebut Berpotensi Jadi Pemimpin Produsen Hidrogen Regional, Ini Alasannya

Indonesia Disebut Berpotensi Jadi Pemimpin Produsen Hidrogen Regional, Ini Alasannya

Whats New
Kuota BBM Subsidi 2025 Diusulkan Naik Jadi 19,99 Juta KL

Kuota BBM Subsidi 2025 Diusulkan Naik Jadi 19,99 Juta KL

Whats New
Bos Superbank Akui Selektif  Jalin Kerja Sama Pembiayaan Lewat 'Fintech Lending'

Bos Superbank Akui Selektif Jalin Kerja Sama Pembiayaan Lewat "Fintech Lending"

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com