Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IHSG Hari Ini 22 November 2023 Diproyeksi Melemah, Simak Rekomendasi Sahamnya

Kompas.com - 22/11/2023, 08:30 WIB
Kiki Safitri,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melemah pada Rabu (22/11/2023). Sebelumnya, IHSG pada penutupan Selasa (21/11/2023) berakhir di zona merah pada level 6.961,79 atau turun 0,47 persen (33 poin).

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Maximilianus Nico Demus mengatakan, pelemahan IHSG didorong oleh sentimen risalah FOMC, di mana dari pertemuan The Fed bulan kemarin para pembuat kebijakan mengatakan bahwa mereka bersatu dalam strategi untuk melanjutkan kenaikkan tingkat suku bunga dengan hati-hati di masa yang akan datang.

Risalah juga mengungkapkan adanya pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut untuk mendorong inflasi mengalami penurunan sesuai dengan target dari The Fed. Semua peserta yang berada di dalam komite telah sepakat bahwa mereka akan mengambil tindakan dengan hati-hati, dan hasil keputusan kebijakan The Fed akan tetap berdasarkan Informasi yang masuk.

Baca juga: Ancaman Erick Thohir bila Vale Jual Mahal Saham Divestasinya ke RI

“Ini artinya secara arti luas, potensi kenaikkan itu tetap ada namun tetap berdasarkan data yang masuk. Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance di level 6.955 – 6.975,” kata Maximilianus dalam analisisnya.

Dia mengatakan, sejauh ini pelaku pasar dan investor tengah berharap bahwa data inflasi berikutnya akan mengalami penurunan, sehingga peluang terjadinya pemangkasan tingkat suku bunga tahun depan mungkin akan terjadi pada bulan Mei 2024.

“Dengan risalah yang membuat gelisah, hari ini pasar saham dan obligasi diperkirakan akan bergerak melemah,” lanjut dia.

Di sisi lain, pemerintah dan International Partners Group (IPG) mengesahkan dokumen Comprehensive Investment and Policy Plan (CIPP) Just Energy Transition Partnership (JETP).

Baca juga: Erick Thohir Ancam Ini ke Vale jika Harga Divestasi Saham ke MIND ID Tak Murah

Kerjasama ini akan disambut baik oleh berbagai pihak, terlebih baru-baru ini pemerintah getol memberikan kebijakan-kebijakan yang mendukung NZE seperti terbentuknya bursa karbon serta insentif pada kendaraan listrik.

Senada, Analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan, IHSG berpotensi melemah, meskipun berada dalam tren bullish. Level support IHSG berada di 6.906, 6.830, 6.760 dan 6.700, sementara level resistennya di 7.058, 7.128 dan 7.199.

“IHSG mulai membentuk koreksi jangka pendek dan diperkirakan dapat melemah menuju 6.885- 6.905 untuk menguji kembali garis SMA-10. Apabila IHSG tetap berada di atas 6.885 maka IHSG akan melanjutkan fase uptrend menuju resisten 7.058,” jelas Ivan.

Baca juga: Bos Bursa: Pasar Saham Akan Positif pada Pemilu 2024

Adapun rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas sebagai berikut:

1. BinaArtha Sekuritas

  • BBCA rekomendasi buy, support 8.700, resistance 9.250 - 10.150, target 9,250
  • BBRI rekomendasi buy, support 5.000, resistance 5.375 - 5.800, target 5.375.
  • HRUM rekomendasi speculative buy, support 1.315, target 1.510 - 1.700.

2. Pilarmas Investindo

  • ARTO last price 2.330, support 2.280, resistance 2.400, target 2.390
  • JSMR last price 4.680, support 4.600, resistance 4.800, target 4.790
  • ADMR last price 1.210, support 1.155, resistance 1.240, target 1.235

3. WH Project

  • BBNI rekomendasi buy, support 5.025, resistance 5.350.
  • BBRI rekomendasi buy on weakness, support 5.125, resistance 5.450.
  • CPIN rekomendasi buy, support 5.150, resistance 800.

Baca juga: Bertemu Bos Vale, Jokowi Sambut Baik Divestasi Saham 14 Persen ke MIND ID

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com