Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Selama Sepekan Harga Emas Antam 1 Gram Melonjak Rp 11.000

Kompas.com - 25/02/2024, 09:51 WIB
Yohana Artha Uly,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk terpantau cenderung bergerak menguat selama sepekan terakhir.

Pada awal pekan harga emas Antam berada di level Rp 1.125.000 per gram dan di akhir pekan menjadi sebesar Rp 1.136.000 per gram, atau mengalami kenaikan Rp 11.000 selama sepekan.

Begitu pula dengan harga buyback yang pada awal pekan sebesar Rp 1.017.000 per gram dan menjadi Rp 1.028.000 per gram di akhir pekan, atau naik sebesar Rp 11.000 per gram.

Baca juga: Harga Emas Antam Sabtu 24 Februari Naik Rp 3.000 Per Gram

Adapun buyback merupakan harga yang di dapat jika pemegang emas Antam ingin menjual emas batangannya.

Mengutip laman Logam Mulia, secara rinci pergerakan harga emas Antam selama sepekan yakni pada Senin (19/2/2024) sebesar Rp 1.125.000 per gram dengan buyback sebesar Rp 1.017.000 per gram.

Kemudian naik Rp 3.000 pada Selasa (20/2/2024) menjadi dibanderol sebesar Rp 1.128.000 per gram, dengan buyback yang juga naik Rp 3.000 menjadi sebesar Rp 1.020.000 per gram.

Kenaikan berlanjut di Rabu (21/2/2024) sebesar Rp 3.000 menjadi sebesar Rp 1.131.000 per gram. Buyback-nya pun ikut naik Rp 3.000 menjadi sebesar Rp 1.023.000 per gram.

Pada perdagangan Kamis (22/2/2024), harga emas Antam naik lagi Rp 2.000 menjadi sebesar 1.133.000 per gram. Buyback pun turut naik Rp 2.000 menjadi sebesar Rp 1.025.000 per gram.

Namun pada Jumat (23/2/2024), harga emas Antam terpantau bertahan di level yang sama dengan hari sebelumnya.

Lalu pada Sabtu (24/2/2024), kembali naik Rp 3.000 menjadi sebesar Rp 1.136.000 per gram, dengan harga buyback juga naik Rp 3.000 ke level Rp 1.028.000 per gram. Harga ini pun bertahan pada perdagangan Minggu (25/2/2024).

Meski begitu, perlu diketahui bahwa harga emas Antam tersebut adalah yang berlaku di Butik Emas LM, Graha Dipta, Pulo Gadung, Jakarta Timur, sehingga bisa saja harganya berbeda pada gerai penjualan emas Antam lainnya.

Adapun berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017, diatur bahwa pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9 persen.

Jika ingin dapat potongan pajak lebih rendah yakni sebesar 0,25 persen, menurut PMK Nomor 38 Tahun 2023, maka sertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) setiap kali transaksi. Setiap pembelian emas batangan akan disertai dengan bukti potong PPh 22.

Sedangkan untuk buyback, berdasarkan PMK Nomor 34 Tahun 2017, penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nilai lebih dari Rp 10 juta, akan dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non NPWP.

Sebagai informasi juga, bahwa harga buyback yang ditetapkan Antam tersebut belum termasuk pengenaan pajak bila penjualannya melebihi Rp 10 juta. PPh 22 atas transaksi buyback akan dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut rincian harga emas Antam hari ini, Minggu (25/2/2024):
Emas 0,5 gram: Rp 618.000
Emas 1 gram: Rp 1.136.000
Emas 2 gram: Rp 2.212.000
Emas 3 gram: Rp 3.293.000
Emas 5 gram: Rp 5.455.000
Emas 10 gram: Rp 10.855.000
Emas 25 gram: Rp 27.012.000
Emas 50 gram: Rp 53.945.000
Emas 100 gram: Rp 107.812.000
Emas 250 gram: Rp 269.265.000
Emas 500 gram: Rp 532.320.000
Emas 1.000 gram: Rp 1.076.600.000

Baca juga: Balasan Telak Antam Lawan Budi Said yang Gugat 1,1 Ton Emas

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Whats New
Mengenal Mata Uang Laos dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Mengenal Mata Uang Laos dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Whats New
Sopir Dinyatakan Tersangka, Rosalia Indah Akan Patuhi Proses Hukum

Sopir Dinyatakan Tersangka, Rosalia Indah Akan Patuhi Proses Hukum

Whats New
PLN Pastikan Keandalan Pembangkit EBT Buat Suplai Listrik Saat Libur Lebaran

PLN Pastikan Keandalan Pembangkit EBT Buat Suplai Listrik Saat Libur Lebaran

Whats New
Kementan dan Provinsi Banten Kembangkan Padi Varietas Biosalin untuk Wilayah Pesisir

Kementan dan Provinsi Banten Kembangkan Padi Varietas Biosalin untuk Wilayah Pesisir

Whats New
Pemerintah Siapkan Rencana Cadangan Penyeberangan Sumatera-Jawa

Pemerintah Siapkan Rencana Cadangan Penyeberangan Sumatera-Jawa

Whats New
Urai Arus Balik di Bakauheni-Merak, Kemenhub Siapkan Kapal Tambahan Rute Panjang-Ciwandan

Urai Arus Balik di Bakauheni-Merak, Kemenhub Siapkan Kapal Tambahan Rute Panjang-Ciwandan

Whats New
BPJPH Beri Sertifikat Halal Seumur Hidup ke Dunkin'

BPJPH Beri Sertifikat Halal Seumur Hidup ke Dunkin'

Whats New
Mengenal Mata Uang India dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Mengenal Mata Uang India dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Whats New
Arus Balik Lebaran, Tol Fungsional Cibitung-Cimanggis Akan Dibuka sampai 17.00 WIB

Arus Balik Lebaran, Tol Fungsional Cibitung-Cimanggis Akan Dibuka sampai 17.00 WIB

Whats New
Harga Emas Antam Hari Sabtu Ini, Anjlok Rp 14.000 Per Gram

Harga Emas Antam Hari Sabtu Ini, Anjlok Rp 14.000 Per Gram

Whats New
Inggris Keluar dari Resesi, Ini yang Harus Dihadapi ke Depannya

Inggris Keluar dari Resesi, Ini yang Harus Dihadapi ke Depannya

Whats New
Kementan Bersama Dinas Pertanian Provinsi Banten Kembangkan Padi Biosalin untuk Wilayah Pesisir

Kementan Bersama Dinas Pertanian Provinsi Banten Kembangkan Padi Biosalin untuk Wilayah Pesisir

Whats New
Program Pompanisasi dari Mentan Amran di Subang Tuai Respons Positif

Program Pompanisasi dari Mentan Amran di Subang Tuai Respons Positif

Whats New
Khusus H+2 Lebaran, Kereta Api Jadi Moda Angkutan Umum 'Terlaris'

Khusus H+2 Lebaran, Kereta Api Jadi Moda Angkutan Umum "Terlaris"

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com