Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Frekuensi Perjalanan Kereta Cepat Whoosh pada Akhir Pekan Ditambah, Simak Jadwalnya

Kompas.com - 01/03/2024, 13:14 WIB
Isna Rifka Sri Rahayu,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menambah frekuensi perjalanan Kereta Cepat Whoosh sebanyak 4 perjalanan untuk Jumat-Minggu dan hari libur nasional mulai Maret 2024.

Dengan demikian, frekuensi perjalanan Whoosh menjadi 44 perjalanan setiap hari Jumat, Sabtu, Minggu serta hari libur nasional dan cuti bersama. Sementara pada hari biasa tetap sebanyak 40 perjalanan per hari.

Mengutip laman Instagram resmi @keretacepat_id, penambahan 4 perjalanan itu rinciannya untuk rute Halim-Tegalluar pukul 11.30 dan 13.30 WIB sedangkan rute Tegalluar-Halim pukul 11.30 dan 14.30 WIB.

Baca juga: Jokowi Curhat, DKI Sudah Punya KRL hingga Kereta Cepat, Masih Macet

Manager Corporate Communication KCIC Emir Monti mengatakan, penambahan perjalanan ini merupakan hasil evaluasi dengan melihat pola permintaan dan pergerakan penumpang selama Whoosh beroperasi.

Sebab pada Februari 2024, rata-rata harian volume penumpang Whoosh mengalami peningkatan 15 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Adapun jumlah penumpang Whoosh untuk hari biasa atau weekday sekitar 15.000 per hari, sedangkan pada akhir pekan atau weekend dapat mencapai 20.000 per hari.

Sementara secara total, jumlah penumpang Whoos sudah mencapai 1,9 juta orang sejak beroperasi komersial pada 17 Oktober 2023.

"Penambahan 4 perjalanan berlangsung rutin di Jumat, Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional. Sebelumnya penambahan saat momen besar saja seperti Imlek, saat ini mulai rutin," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (1/3/2024).

Baca juga: Pinjaman dari China untuk Kereta Cepat Whoosh Cair, Bunganya 3,2 Persen


Dengan adanya penambahan perjalanan ini, jarak kedatangan antar kereta (headway) Whoosh menjadi rata-rata setiap 40 menit sekali sehingga masyarakat memiliki fleksibilitas dalam memilih jadwal yang diinginkan.

"Diharapkan penambahan perjalanan ini dapat membantu dan memudahkan masyarakat untuk melakukan pembelian tiket dan memilih jadwal perjalanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan," ucapnya.

Tiket Kereta Cepat Whoosh untuk keberangkatan Maret 2024 sudah bisa dipesan melalui saluran resmi yang tersedia yaitu, aplikasi Whoosh, situs ticket.kcic.co.id, Ticket Vending Machine dan Loket resmi di stasiun serta aplikasi mitra seperti Access by KAI, Livin by Mandiri, BRImo, dan BNI Mobile Banking.

Sebagai informasi, KCIC juga masih menerapkan skema Dynamic Pricing yang menawarkan harga lebih hemat pada periode perjalanan tertentu.

Beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan dynamic pricing diantaranya jam sibuk (peak hour) atau jam non sibuk (off peak hour), momen liburan (high season) atau non liburan (low season), atau hari kerja ataupun akhir pekan.

Baca juga: Pinjaman dari China untuk Kereta Cepat Whoosh Cair, Bunganya 3,2 Persen

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Whats New
Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Whats New
Panen Jagung di Gorontalo Meningkat, Jokowi Minta Bulog Lakukan Penyerapan

Panen Jagung di Gorontalo Meningkat, Jokowi Minta Bulog Lakukan Penyerapan

Whats New
Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Bea Cukai Buka Suara

Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Bea Cukai Buka Suara

Whats New
Menko Airlangga: Putusan Sengketa Sudah Berjalan Baik, Kita Tidak Perlu Bicara Pilpres Lagi...

Menko Airlangga: Putusan Sengketa Sudah Berjalan Baik, Kita Tidak Perlu Bicara Pilpres Lagi...

Whats New
Paylater BCA Punya 89.000 Nasabah sampai Kuartal I-2024

Paylater BCA Punya 89.000 Nasabah sampai Kuartal I-2024

Whats New
Hadapi Tantangan Bisnis, Bank DKI Terus Kembangkan Produk Digital

Hadapi Tantangan Bisnis, Bank DKI Terus Kembangkan Produk Digital

Whats New
Kemendag Mulai Lakukan Evaluasi Rencana Kenaikan Harga MinyaKita

Kemendag Mulai Lakukan Evaluasi Rencana Kenaikan Harga MinyaKita

Whats New
Simak Daftar 10 'Smart City' Teratas di Dunia

Simak Daftar 10 "Smart City" Teratas di Dunia

Whats New
Kuartal I-2024, Laba Bersih BCA Naik 11,7 Persen Jadi Rp 12,9 Triliun

Kuartal I-2024, Laba Bersih BCA Naik 11,7 Persen Jadi Rp 12,9 Triliun

Whats New
Bantah Pesawatnya Jatuh di NTT, Wings Air: Kami Sedang Upayakan Langkah Hukum...

Bantah Pesawatnya Jatuh di NTT, Wings Air: Kami Sedang Upayakan Langkah Hukum...

Whats New
MK Tolak Gugatan Sengketa Pilpres, Rupiah Menguat dan IHSG Kikis Pelemahan

MK Tolak Gugatan Sengketa Pilpres, Rupiah Menguat dan IHSG Kikis Pelemahan

Whats New
Laba Bersih Emiten Toto Sugiri Melonjak 40 Persen pada 2023, Jadi Rp 514,2 Miliar

Laba Bersih Emiten Toto Sugiri Melonjak 40 Persen pada 2023, Jadi Rp 514,2 Miliar

Whats New
Ekonom: Pemilu Berdampak pada Stabilitas Ekonomi dan Sektor Keuangan di RI

Ekonom: Pemilu Berdampak pada Stabilitas Ekonomi dan Sektor Keuangan di RI

Whats New
Pertumbuhan Kredit dan Pendanaan Perbankan 2024 Diproyeksi Masih Baik di Tengah Ketidakpastian Global

Pertumbuhan Kredit dan Pendanaan Perbankan 2024 Diproyeksi Masih Baik di Tengah Ketidakpastian Global

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com