Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Daftar 7 Jalan Tol Fungsional Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2024

Kompas.com - 31/03/2024, 14:14 WIB
Mela Arnani

Penulis

KOMPAS.com - Rencananya, ada sebanyak tujuh ruas jalan tol yang dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang dibuka secara fungsional selama arus mudik dan balik Lebaran 2024.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama seluruh stakeholder terus berupaya mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun 2024, salah satunya dengan mengoperasikan jalan tol fungsional.

Untuk diketahui, jalan tol fungsional adalah jalan bebas hambatan yang berpotensi digunakan secara darurat oleh para pengendara untuk sampai ke wilayah tertentu dengan waktu tempuh yang lumayan memangkas waktu perjalanan.

"Terdapat 7 ruas jalan yol yang berpotensi untuk difungsionalkan yang ada di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera pada saat arus mudik dan balik Lebaran nanti, di antaranya terdapat 3 ruas tol fungsional di Pulau Jawa dan 4 ruas tol fungsional di Pulau Sumatera," ujar Anggota BPJT Unsur Masyakarat Tulus Abadi dalam keterangan resmi yang dikutip Kompas.com, Minggu (31/3/2024).

Baca juga: Cara Cek Tarif Tol secara Online Lewat Waze

Daftar jalan tol fungsional Lebaran 2024

Dilansir dari laman resmi Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), daftar ruas tol atau jalan tol fungsional yang akan dibuka selama arus mudik dan balik Lebaran 2024 sebagai berikut:

Pulau Jawa

  1. Jalan tol Cimanggis-Cibitung Seksi 2B Cikeas-Cibitung sepanjang 19,65 Km
  2. Jalan tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 3 Kutanegara-Sadang sepanjang 8,5 Km
  3. Jalan tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo Seksi Colomadu-Klaten sepanjang 22,3 Km.

Pulau Sumatera

  1. Jalan tol Bangkinang-Koto Kampar sepanjang 24,7 Km
  2. Jalan tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Seksi 2 Kuala Tanjung-Indrapura sepanjang 9 Km, 47 Km dan Seksi 3 - 4 Tebing Tinggi-Sinaksak sepanjang 47,15 Km
  3. Jalan tol Indrapura-Kisaran Seksi 2 Lima Puluh-Kisaran sepanjang 32,15 Km
  4. Jalan tol Kayuagung-Palembang-Betung Seksi 3 sebagian dari IC Musilandas-Desa Sukamulya sepanjang 21,2 Km.

Baca juga: Rincian Tarif Tol Trans Jawa Terbaru 2024

Tulus menambahkan, selama melintasi jalan tol fungsional, pemudik tidak dikenai tarif alias gratis, baik saat memasuki dan keluar dari jalan tol tersebut.

Namun, pengendara dapat melakukan tapping pembayaran di gerbang tol dengan kartu uang elektronik bila disiapkan gerbang tol.

"Pada jalan tol fungsional tetap diupayakan pada kesiapan perambuan, dan kondisi jalan yang diperhatikan kenyamanannya sebaik mungkin untuk pengendara melintas," papar Tulus.

Demi keselamatan, para pengemudi dibatasi kecepatan berkendara saat berada di jalan tol fungsional maksimal 40 km per jam, karena kondisi jalan belum mulus.

Baca juga: Cara Cek Tarif Tol secara Online Lewat Google Maps

Menurut Tulus, saat kendaraan dipacu dengan kecepatan lebih dari 50 km per jam akan membuat jalan berdebu yang bisa mengganggu jarak pandang dan berpotensi membahayakan.

Selain itu, jalan tol fungsional licin saat hujan turun sehingga pengemudi diimbau untuk menjaga kecepatan berkendara dalam batas yang ditentukan.

Terkait dengan manajemen pengaturan lalu lintas di jalan tol, Kementerian PUPR mengikuti instruksi dan arahan (diskresi) dari Kepolisian RI.

Itulah ulasan mengenai jalan tol fungsional yang direncanakan akan dibuka selama arus mudik dan balik Lebaran 2024.

Baca juga: 2 Cara Cek Tarif Tol Secara Online Tanpa Aplikasi

Baca juga: Cara Cek Tarif Tol dengan Waze

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Semakin Banyak Negara Adopsi ETF, Minat Aset Kripto Bakal Kembali Meningkat

Semakin Banyak Negara Adopsi ETF, Minat Aset Kripto Bakal Kembali Meningkat

Whats New
Penyeludupan Benih Lobster, Menteri KKP: Triliunan Rupiah Harta Bangsa Ini Melayang...

Penyeludupan Benih Lobster, Menteri KKP: Triliunan Rupiah Harta Bangsa Ini Melayang...

Whats New
Izin Usaha Dicabut, TaniFund Belum Punya Tim Likuidasi

Izin Usaha Dicabut, TaniFund Belum Punya Tim Likuidasi

Whats New
Perkuat Ekosistem Perhajian, BPKH Akan Bentuk 'Subholding Company' Anak Usaha

Perkuat Ekosistem Perhajian, BPKH Akan Bentuk "Subholding Company" Anak Usaha

Whats New
Jadi Salah Satu Pengawas BP Tapera, Ini yang Bakal Dilakukan OJK

Jadi Salah Satu Pengawas BP Tapera, Ini yang Bakal Dilakukan OJK

Whats New
Bidik Pendanaan Rp 1 Triliun, CIMB Niaga Finance Tawarkan Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar

Bidik Pendanaan Rp 1 Triliun, CIMB Niaga Finance Tawarkan Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar

Whats New
Integrasi Infrastruktur Pipa Perlancar Penyaluran Gas ke Industri dan Komersial di Jateng

Integrasi Infrastruktur Pipa Perlancar Penyaluran Gas ke Industri dan Komersial di Jateng

Whats New
Soal Komisaris Pertamina, Stafsus Erick: Jangan Curiga-curiga Dulu Lah...

Soal Komisaris Pertamina, Stafsus Erick: Jangan Curiga-curiga Dulu Lah...

Whats New
80 Juta Pekerjaan Akan Hilang Imbas AI, Kemenko Perekonomian: Pekerjaan di Sektor Administrasi Rentan

80 Juta Pekerjaan Akan Hilang Imbas AI, Kemenko Perekonomian: Pekerjaan di Sektor Administrasi Rentan

Whats New
Kecepatan Internet RI Peringkat Bawah di ASEAN, Bisa Hambat Pengembangan Ekonomi Digital

Kecepatan Internet RI Peringkat Bawah di ASEAN, Bisa Hambat Pengembangan Ekonomi Digital

Whats New
Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Stafsus Erick Thohir: Sudah Mundur dari Anggota DPR

Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Stafsus Erick Thohir: Sudah Mundur dari Anggota DPR

Whats New
Lesu, Boeing Cuma Dapat Pesanan 4 Pesawat Baru pada Mei 2024

Lesu, Boeing Cuma Dapat Pesanan 4 Pesawat Baru pada Mei 2024

Whats New
Mulai Juli, Ini Perubahan Tanggal Tagihan dan Jatuh Tempo Paylater BCA

Mulai Juli, Ini Perubahan Tanggal Tagihan dan Jatuh Tempo Paylater BCA

Whats New
Kemenhub dan Kedubes AS Gelar Workshop Keamanan Kapal dan Pelabuhan

Kemenhub dan Kedubes AS Gelar Workshop Keamanan Kapal dan Pelabuhan

Whats New
Bantah Beri Karpet Merah ke Starlink, Kominfo: Mereka Minta Izin, Kami Tahan 3 Tahun

Bantah Beri Karpet Merah ke Starlink, Kominfo: Mereka Minta Izin, Kami Tahan 3 Tahun

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com