Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Hemat Berwisata ke Ragunan Saat Libur Lebaran

Kompas.com - 11/04/2024, 19:00 WIB
Elsa Catriana,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Di momen libur Lebaran tahun ini, berkunjung ke wisata Taman Margasatwa Ragunan bisa menjadi salah satu opsi yang dipilih untuk liburan keluarga.

Selain karena aksesnya yang tidak begitu sulit ditempuh karena berdekatan langsung dengan halte TransJakarta, biaya tiketnya juga terbilang murah jika dibandingkan dengan tempat wisata lain yakni hanya Rp 3.000 anak-anak dan Rp 4.000 dewasa.

Ela salah satu warga Tanggerang mengungkapkan, dirinya bersama dengan 6 anggota keluarganya memilih menggunakan TransJakarta ke Ragunan untuk berhemat. Sebab jika menggunakan transportasi lain seperti ojek online, dia harus merogoh kocek lebih dalam hampir Rp 150.000.

Baca juga: Prosedur Saat Alami Kondisi Darurat di Jalur Contraflow

"Kan jauh yah hampir Rp 150.000 kalau dari rumah, ini naik busway (TransJakarta) hanya Rp 3.500 ya kali 6 orang kan murah. Transitnya juga enggak repot," ungkapnya saat ditemui Kompas.com di kawasan Taman Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2025).

Selain itu, untuk lebih hemat lagi, Ela lebih memilih membawa bekal makan siang sendiri dari rumah daripada membeli di kantin atau di pinggir jalan kawasan Ragunan.

Ela mengaku tak masalah sedikit lebih repot untuk mempersiapkan dan menentang bekal makan siangnya daripada harus mengeluarkan lebih banyak uang hanya untuk makan siang.

Baca juga: Vietnam Siapkan Rencana Jalur Kereta Cepat Menuju China

"Kan kalau bawa sendiri uang keluar cuma tiket sama TransJakarta doang. Jadi hemat kan," kata dia.

Sementara itu Nadia salah satu petugas TransJakarta di Halte Ragunan mengatakan, tak sedikit pengunjung ragunan yang menggunakan transportasi TransJakarta untuk berlibur ke Taman Ragunan.

Sejak dari pukul 08.00-11.00 WIB banyak pengguna TransJakarta yang berhenti langsung di halte Ragunan untuk langsung melipir ke Taman Margasatwa Ragunan.

Jarak dari Halte Ragunan ke Taman Margasatwa Raguanan sendiri tidak begitu jauh, tak sampai 1 kilometer.

Baca juga: Pemerintah Minta Freeport Indonesia Bangun Smelter di Papua

"Banyak yang bawa keluarga. Tadi puncak ramainya yang turun ke sini untuk langsung ke Taman Ragunan itu jam 10.00 pagi tadi," kata dia

Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang membeberkan per pukul 12.00 WIB tadi jumlah pengunjung ke Taman Ragunan mencapai 34.000 lebih pengunjung.

Di mana masing-masing pengunjung yang membeli tiket melalui online sebanyak 4.860 pengunjung dan secara offline sebanyak 30.296 pengunjung.

Baca juga: Impor Barang Elektronik Dibatasi, Pengusaha Kabel Girang

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kemenperin Pertanyakan Isi 26.000 Kontainer yang Tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak

Kemenperin Pertanyakan Isi 26.000 Kontainer yang Tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak

Whats New
Tingkatkan Akses Air Bersih, Holding BUMN Danareksa Bangun SPAM di Bandung

Tingkatkan Akses Air Bersih, Holding BUMN Danareksa Bangun SPAM di Bandung

Whats New
BEI: 38 Perusahaan Antre IPO, 8 di Antaranya Punya Aset di Atas Rp 250 Miliar

BEI: 38 Perusahaan Antre IPO, 8 di Antaranya Punya Aset di Atas Rp 250 Miliar

Whats New
KAI Services Buka Lowongan Kerja hingga 25 Mei 2024, Simak Kualifikasinya

KAI Services Buka Lowongan Kerja hingga 25 Mei 2024, Simak Kualifikasinya

Work Smart
Anggaran Pendidikan di APBN Pertama Prabowo Capai Rp 741,7 Triliun, Ada Program Perbaikan Gizi Anak Sekolah

Anggaran Pendidikan di APBN Pertama Prabowo Capai Rp 741,7 Triliun, Ada Program Perbaikan Gizi Anak Sekolah

Whats New
Bantah Menkeu soal Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Sejak Ada 'Pertek' Tak Ada Keluhan yang Masuk

Bantah Menkeu soal Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Sejak Ada "Pertek" Tak Ada Keluhan yang Masuk

Whats New
Tidak Ada 'Black Box', KNKT Investigasi Badan Pesawat yang Jatuh di BSD

Tidak Ada "Black Box", KNKT Investigasi Badan Pesawat yang Jatuh di BSD

Whats New
Investasi Rp 10 Miliar, Emiten Perhotelan KDTN Siap Ekspansi Bisnis Hotel Rest Area

Investasi Rp 10 Miliar, Emiten Perhotelan KDTN Siap Ekspansi Bisnis Hotel Rest Area

Whats New
Gandeng Binawan, RSUP dr Kariadi Tingkatkan Keterampilan Kerja Tenaga Kesehatan

Gandeng Binawan, RSUP dr Kariadi Tingkatkan Keterampilan Kerja Tenaga Kesehatan

Whats New
Stok Beras Pemerintah Capai 1,85 Juta Ton

Stok Beras Pemerintah Capai 1,85 Juta Ton

Whats New
Luncurkan Starlink di Indonesia, Elon Musk Sebut Ada Kemungkinan Investasi Lainnya

Luncurkan Starlink di Indonesia, Elon Musk Sebut Ada Kemungkinan Investasi Lainnya

Whats New
Lahan Kering di RI Besar, Berpotensi Jadi Hutan Tanaman Energi Penghasil Biomassa

Lahan Kering di RI Besar, Berpotensi Jadi Hutan Tanaman Energi Penghasil Biomassa

Whats New
Riset IOH dan Twimbit Soroti Potensi Pertumbuhan Ekonomi RI Lewat Teknologi AI

Riset IOH dan Twimbit Soroti Potensi Pertumbuhan Ekonomi RI Lewat Teknologi AI

Whats New
Cara Cek Penerima Bansos 2024 di DTKS Kemensos

Cara Cek Penerima Bansos 2024 di DTKS Kemensos

Whats New
IHSG Melemah 50,5 Poin, Rupiah Turun ke Level Rp 15.978

IHSG Melemah 50,5 Poin, Rupiah Turun ke Level Rp 15.978

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com