Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Mata Uang Kuwait dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Kompas.com - 21/04/2024, 12:06 WIB
Muhammad Idris

Penulis

KOMPAS.com - Mata uang Kuwait saat ini adalah dinar dengan kode KWD yang merupakan singkatan dari Kuwaiti Dinar.

Dinar sendiri berasal dari bahasa Rowami, denairius. Di mana 1 KWD dibagi lagi menjadi 1.000 fil yang biasa dipakai untuk nominal koin untuk transaksi-transaksi bernilai kecil.

Kuwait adalah negara kecil yang terletak antara Irak dan Arab Saudi di Teluk Persia. Perekonomiannya sangat bergantung pada minyak, menjadikannya salah satu negara terkaya di dunia berdasarkan PDB per kapita.

Mata uang dinar Kuwait juga merupakan mata uang dengan nilai tertinggi di dunia. 1 KWD setara dengan 3,26 dollar AS, atau 1 dollar AS sama dengan KWD 0,31.

Baca juga: Apa Mata Uang Brunei Darussalam dan Nilai Tukarnya ke Rupiah?

Sementara untuk konversi mata uang Kuwait ke rupiah dengan kurs saat ini, setiap 1 KWD nilainya sama dengan Rp 52.804.

Mengenal mata uang Kuwait

Mengutip Investopedia, mata uang dinar Kuwait pertama kali diperkenalkan pada tahun 1961 merupakan pengganti rupee Teluk di era kolonial Inggris.

Rupee Teluk adalah mata uang yang dipatok setara dengan rupee India. Dikeluarkan pada tahun 1959 oleh pemerintah India, sementara rupee Teluk digunakan di luar India, khususnya di kawasan Teluk Persia yang merupakan jajahan Inggris.

Seperti rupee India, rupee Teluk dipatok ke pound sterling Inggris (GBP).

Pada tahun 1961, Kuwait memperoleh kemerdekaan dari Inggris dengan berakhirnya perjanjian yang diberlakukan setelah kekalahan Kesultanan Ottoman pasca Perang Dunia I.

Baca juga: Mata Uang Italia Sekarang dan Sebelum Gabung Uni Eropa

Undang-undang mata uang Kuwait membentuk Dewan Mata Uang Kuwait, yang kemudian menjadi cikal bakal Bank Sentral Kuwait (Central Bank of Kuwait), dengan tujuan membentuk mata uang dinar Kuwait.

Bank Sentral Kuwait memperkenalkan dinar Kuwait sebagai pengganti rupee Teluk. Hingga tahun 1966, kedua mata uang tersebut beredar, namun penggunaan rupee baru berakhir setelah devaluasi.

Antara tahun 1975 dan 2003, dinar Kuwait dipatok pada keranjang mata uang tertimbang. Artinya,mata uang KWD dipatok beberapa mata uang negara yang dinilai cukup kuat ekonominya.

Pada tahun 2003, mata uang KWD dipatok terhadap dollar AS (USD) pada 0,29963 dinar terhadap dolar. Kebijakan ini berlanjut hingga tahun 2007 ketika secara resmi dipatok kembali ke sejumlah mata (keranjang) uang yang dirahasiakan.

Pada Desember 2023, satu dinar Kuwait bernilai sekitar 3,25 dollar AS, menjadikannya salah satu mata uang paling tinggi di dunia.

Baca juga: Apa Mata Uang yang Digunakan Warga Palestina?

Mata uang Kuwait dinar adalah mata uang dengan nilai tukar tertinggi di dunia.Central Bank of Kuwait. Mata uang Kuwait dinar adalah mata uang dengan nilai tukar tertinggi di dunia.

Kuwait memiliki perekonomian berbasis produk minyak bumi dengan 90 persen pendapatan pemerintah berasal dari industri minyak.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

KKP: 500 Juta Benih Lobster Keluar dari RI secara Ilegal Setiap Tahun, Negara Rugi Triliunan

KKP: 500 Juta Benih Lobster Keluar dari RI secara Ilegal Setiap Tahun, Negara Rugi Triliunan

Whats New
Ini Kata Menko Airlangga soal Usulan Korban Judi Online Dapat Bansos

Ini Kata Menko Airlangga soal Usulan Korban Judi Online Dapat Bansos

Whats New
Lowongan Kerja BUMN Yodya Karya, Ini Posisi dan Persyaratannya

Lowongan Kerja BUMN Yodya Karya, Ini Posisi dan Persyaratannya

Work Smart
OJK Dorong Penerbitan Ketentuan Baku Asuransi Kendaraan Listrik

OJK Dorong Penerbitan Ketentuan Baku Asuransi Kendaraan Listrik

Whats New
Tujuh Tips Bijak Menggunakan Produk Deposito di BPR

Tujuh Tips Bijak Menggunakan Produk Deposito di BPR

Whats New
Perkokoh Ekonomi Nasional, Shopee Dorong UMKM Bertransformasi dan Berdaya Saing

Perkokoh Ekonomi Nasional, Shopee Dorong UMKM Bertransformasi dan Berdaya Saing

Whats New
Relaksasi Aturan Impor Dinilai Picu Pabrik Tekstil Tutup, Pengusaha Minta Jokowi Turun Tangan

Relaksasi Aturan Impor Dinilai Picu Pabrik Tekstil Tutup, Pengusaha Minta Jokowi Turun Tangan

Whats New
Sektor Maritim Asia Perlu Diperkuat, Saatnya 'Raksasa' Bangun

Sektor Maritim Asia Perlu Diperkuat, Saatnya "Raksasa" Bangun

Whats New
Simak, 4 Modus Penipuan Keuangan yang Mengincar Masyarakat

Simak, 4 Modus Penipuan Keuangan yang Mengincar Masyarakat

Whats New
Bandara Douw Aturure Nabire Dikembangkan, Bakal Bisa Didarati Pesawat Boeing

Bandara Douw Aturure Nabire Dikembangkan, Bakal Bisa Didarati Pesawat Boeing

Whats New
KPPU Berkolaborasi dengan Apindo untuk Ciptakan Iklim Usaha Sehat

KPPU Berkolaborasi dengan Apindo untuk Ciptakan Iklim Usaha Sehat

Whats New
Perang Pengendalian Harga dari Bumi Suwarnadwipa

Perang Pengendalian Harga dari Bumi Suwarnadwipa

Whats New
Rupiah Tembus Rp 16.300 Per Dollar AS, Gubernur BI Sebut Depresiasi Sangat Rendah

Rupiah Tembus Rp 16.300 Per Dollar AS, Gubernur BI Sebut Depresiasi Sangat Rendah

Whats New
Utang Luar Negeri Indonesia Kembali Turun, Kini Rp 6.486,71 Triliun

Utang Luar Negeri Indonesia Kembali Turun, Kini Rp 6.486,71 Triliun

Whats New
E-commerce: Membangun Ekonomi Digital, Antara Konsumen Sentris dan Konsumen Pintar

E-commerce: Membangun Ekonomi Digital, Antara Konsumen Sentris dan Konsumen Pintar

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com