Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BSI Catat Penyaluran Pembiayaan Rp 251,6 Triliun hingga April 2024

Kompas.com - 22/05/2024, 22:06 WIB
Agustinus Rangga Respati,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat pembiayaan senilai Rp 251,6 triliun sampai April 2024. Angka tersebut tumbuh 18 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Group Head Investor Relations BSI Rizky Budinanda mengungkapkan, sampai dengan April 2024, laba BSI tercatat sebesar menjadi Rp 2,24 triliun (unaudited), atau tumbuh 15,05 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Laba tersebut yang didorong oleh pembiayaan yang tumbuh secara doubel digit sebesar 18 persen secara tahunan dan kualitas yang terjaga dengan rasio kredit bermasalah atau non performing financing (NPF) net di 0,57 persen," kata dia dalam keterangan resmi, Rabu (22/5/2024).

Selain dari sisi pembiayaan, Fee Based Income BSI juga mengalami pertumbuhan hingga 30 persen secara tahunan, terutama didorong oleh transaksi melalui e-channel maupun treasury.

Baca juga: Kredit Perbankan Tumbuh ke Level Tertinggi dalam 5 Tahun

Selain itu, sampai April 2024, BSI mencatat Dana Pihak Ketiga BSI menjadi Rp 293,25 triliun, atau naik sekitar 9,41 persen.

Rizky bilang, DPK BSI turut didorong dengan pertumbuhan current account saving account (CASA) yang meningkat menjadi 61,21 persen. Perolehan CASA ditopang oleh naiknya tabungan wadiah.

"Sehingga turut menjaga Cost of Fund (CoF) relatively flat secara bulanan," imbuh dia.

Sementara itu, aspek beban operasional BSI turun 0,63 persen secara tahunan dan cost to income ratio membaik ke level 47,51 dibanding posisi bulan Maret 2024.

Baca juga: Siap-siap, BSI Bakal Tebar Dividen Rp 855,56 Miliar


Lebih lanjut, kinerja ini diapresiasi oleh investor asing yang terlihat dari kenaikan harga saham dan market cap yang sempat menembus Rp131 triliun dan menempatkan BSI masuk dalam jajaran Top 10 Global Islamic Bank dari sisi kapitalisasi pasar pada bulan April 2024.

‘’Sekarang ini sejalan dengan kinerja perusahaan yang semakin solid dan kegiatan marketing yang kami lakukan kepada investor domestik dan asing terus meningkatkan kepercayaan publik,’ tandas Rizky.

Kegiatan tersebut meningkatkan kepercayaan investor terhadap BSI sehingga jumlah investor institusi asing di komposisi kepemilikan saham BSI naik menjadi 53 persen per posisi April 2024 dibandingkan posisi April 2023 yang sebesar 44,3 persen.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Studi Ungkap 20 Persen Karyawan di Dunia Mengalami Kesepian, Ini Cara Mengatasinya

Studi Ungkap 20 Persen Karyawan di Dunia Mengalami Kesepian, Ini Cara Mengatasinya

Work Smart
PGN Sebut Penjualan Gas Bumi di Jawa Barat Mencapai 45 BBTUD

PGN Sebut Penjualan Gas Bumi di Jawa Barat Mencapai 45 BBTUD

Whats New
Kemenhub dan US Coast Guard Jajaki Peluang Kerja Sama Pengembangan SDM KPLP

Kemenhub dan US Coast Guard Jajaki Peluang Kerja Sama Pengembangan SDM KPLP

Whats New
Indonesia Disebut Berpotensi Jadi Pemimpin Produsen Hidrogen Regional, Ini Alasannya

Indonesia Disebut Berpotensi Jadi Pemimpin Produsen Hidrogen Regional, Ini Alasannya

Whats New
Kuota BBM Subsidi 2025 Diusulkan Naik Jadi 19,99 Juta KL

Kuota BBM Subsidi 2025 Diusulkan Naik Jadi 19,99 Juta KL

Whats New
Bos Superbank Akui Selektif  Jalin Kerja Sama Pembiayaan Lewat 'Fintech Lending'

Bos Superbank Akui Selektif Jalin Kerja Sama Pembiayaan Lewat "Fintech Lending"

Whats New
Sambangi Korsel, Pertamina Gas Jajaki Peluang Bisnis Jangka Panjang LNG Hub

Sambangi Korsel, Pertamina Gas Jajaki Peluang Bisnis Jangka Panjang LNG Hub

Whats New
Kata Sandiaga soal Banyaknya Keluhan Tiket Pesawat yang Mahal

Kata Sandiaga soal Banyaknya Keluhan Tiket Pesawat yang Mahal

Whats New
Elpiji 3 Kg Direncanakan Tak Lagi Bebas Dibeli di 2027

Elpiji 3 Kg Direncanakan Tak Lagi Bebas Dibeli di 2027

Whats New
Blibli Catat Penjualan 1.000 Motor Yamaha NMAX Turbo dalam 40 Menit

Blibli Catat Penjualan 1.000 Motor Yamaha NMAX Turbo dalam 40 Menit

Whats New
Bos Pupuk Indonesia: Produksi Padi akan Turun 5,1 Juta Ton jika Program HGBT Tak Dilanjutkan

Bos Pupuk Indonesia: Produksi Padi akan Turun 5,1 Juta Ton jika Program HGBT Tak Dilanjutkan

Whats New
Masyarakat Kini Bisa Buka Rekening Superbank via Aplikasi Grab

Masyarakat Kini Bisa Buka Rekening Superbank via Aplikasi Grab

Whats New
Kemenkop-UKM Ingatkan Pentingnya Pengawasan Penggunaan QRIS

Kemenkop-UKM Ingatkan Pentingnya Pengawasan Penggunaan QRIS

Whats New
OJK Sebut Porsi Pembiayaan Bank Lewat 'Fintech Lending' Masih Rendah

OJK Sebut Porsi Pembiayaan Bank Lewat "Fintech Lending" Masih Rendah

Whats New
Lowongan Kerja Yamaha Indonesia untuk Lulusan SMA-S1, Simak Persyaratannya

Lowongan Kerja Yamaha Indonesia untuk Lulusan SMA-S1, Simak Persyaratannya

Work Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com