Salin Artikel

[KURASI KOMPASIANA] Siap-siap Fresh Graduate Hadapi Dunia Kerja

KOMPASIANA---Tidak sedikit bagi fresh graduate ini mengalami dilema, dari gelar ijazah pendidikan yang tinggi, tapi sulit mendapat pekerjaan hingga persaingan antar para lulusan lain.

Namun, dari beberapa kasus, justru perusahaan kini sulit mendapat lulusan perguruan tinggi yang siap pakai --walau setiap tahunnya angka pertumbuhan lulusan perguruan tinggi bertambah.

Itu juga belum ditambah tuntutan perusahaan agar tenaga kerja yang baru ini tidak terlalu lama beradaptasi dengan dunia kerja untuk mengikuti ritme kerja yang ada.

Hambatan dan tantangan itulah yang kini mesti dijawab oleh para fresh graduate untuk bisa bersaing.

1. Bayang-bayang "Fresh Graduate Syndrome" di Fase Quarter Life Crisis

Kegalauan dan kecemasan yang hadir itu nyata bagi para fresh graduate maupun calon fresh graduate.

Perasaan semacam itu, tulis Kompasianer Firda Fatimah seperti 'nano-nano'.

"Senang karena sudah berhasil melewati masa-masa penuh tantangan dan ujian serta memperoleh gelar baru, tapi juga sedih karena harus siap menghadapi dunia baru," lanjutnya.

Fresh graduate syndrom memang tidak dirasakan oleh semua sarjana baru, tapi pada umumnya para calon dan/atau sarjana baru merasakan sindrom ini dengan tingkat kegalauan yang berbeda-beda.

Kegalauan-kegalauan yang muncul sebagai tanda dari fresh graduate syndrome ini bisa dikatakan cukup wajar. (Baca selegkapnya)

2. Tips Menambah Pengalaman Kerja Fresh Graduate

Permasalahan yang dihadapi para pencari kerja, terutama fresh graduate, biasanya terletak kepada lapangan kerja yang kompetitif dan susahnya untuk mendapatkan pekerjaan.

Keadaan ini memang berbanding lurus dengan fresh graduate baru saja menyelesaikan studi dan belum ada kesempatan kerja.

Oleh karena itu, Kompasianer Stefani Ditamei mengingatkan fresh graduate mesti memiliki pengalaman magang kerja itu penting.

"Ada berbagai manfaat yang bisa kamu dapatkan saat mengikuti program magang, seperti luasnya koneksi dan relasi kepada orang baru, termasuk kepada rekan kerja di perusahaan tempat kamu magang," lanjutnya. (Baca selengkapnya)

3. "Anak Bawang" dan Mentor yang Toksik

Jika ada pekerja magang maupun karyawan baru yang baru saja lulus kuliah, maka pegawai yang lebih senior ditunjuk menjadi mentor mereka.

Langkah tersebut dilakukan guna mentransfer visi, misi, nilai dan budaya perusahaan dengan cepat dan tepat. Hal itu bisa berjalan baik jika dilakukan dengan sama baiknya.

Namun, menurut Kompasianer Siska Dewi pada kenyataan di lapangan tidak selalu ideal: tidak jarang kita menemukan mentor-mentor yang berperilaku toksik.

Sebagai contoh, Kompasianer Siska Dewi menjelaskan juniornya harus tetap berada di bawah bimbingan mentor kerja.

"Sekilas tampaknya gagasan mentor ini sangat mulia, mungkin juga ia betul-betul berniat ingin memberikan yang terbaik bagi junior yang dibimbingnya," tulisnya.

Akan tetapi, justru membuat mentor ini tidak menyadari toksisitas dalam dirinya karena ingin membentuk juniornya menjadi yang terbaik menurut versinya. (Baca selengkapnya)

https://money.kompas.com/read/2021/06/25/184934326/kurasi-kompasiana-siap-siap-fresh-graduate-hadapi-dunia-kerja

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Whats New
Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Whats New
Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Whats New
Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Whats New
Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Rilis
Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Whats New
Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Whats New
Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Whats New
Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Whats New
InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

Rilis
Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Whats New
Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Whats New
Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Whats New
Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Whats New
GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

Rilis
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.