Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Pemkot Bogor Gelontorkan Dana untuk Tambah Modal Bank BJB

Saat ini, porsi saham Pemkot Bogor di bank bjb hanya 0,48 persen atau menjadi yang terkecil. Dengan porsi saham tersebut, mereka mendapatkan limpahan dividen untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD) Rp 4 miliaran.

"Tahun 2020 kami dapat Rp 4,1 miliar dan tahun 2021 naik menjadi Rp 4,4 (miliar) lebih, naik sekitar 7 persen,” kata Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor, Evandy Dahni dalam rilisnya, Rabu (9/2/2022).

Itulah mengapa, Pemkot Bogor merasa wajib mempertahankan kepemilikan porsi saham.

Caranya dengan mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2021 tentang Perubahan Perda Nomor 9 Tahun 2019 tentang Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) PT Bank Jabar Banten (bjb) pada akhir 2021.

Perda itu mengatur Pemkot Bogor akan menggelontorkan dana sebesar Rp 7 miliar untuk menjaga prosentase saham.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menyebutkan, kebijakan ini seiring dengan perubahan ketentuan investasi pemerintah daerah pada perseroan, ditambah dengan bank bjb saat ini tengah melakukan perluasan usaha agar rasio kecukupan modal (CAR) tetap terjaga.

“Pemkot Bogor perlu mempertahankan prosentase kepemilikan saham sebesar 0,48 persen dari keseluruhan modal, dengan besaran sesuai harga saham yang berlaku yakni paling banyak sejumlah Rp 7 miliar," ucap dia.

Pemenuhan penyertaan modal tersebut dilakukan melalui mekanisme yang berlaku di Bursa Efek Indonesia berdasarkan ketersediaan pasar dan kemampuan keuangan daerah yang dianggarkan dalam APBD sesuai ketentuan perundangan.

Bima pun berharap penetapan Perda ini menjadi momentum percepatan pemulihan ekonomi masyarakat.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim memaparkan, ada dua kepentingan Pemkot Bogor dalam penambahan nilai saham di bank bjb. Yakni menjaga dan meningkatkan pemasukan dari dividen, juga menjaga nilai historis karena bank bjb lahir sebagai bank daerah Jawa Barat dan Banten.


Sebetulnya, Pemkot Bogor ingin menambah saham hingga 1 persen. Dengan begitu, Kota Bogor punya suara sebagai pemilik.

Penambahan penyertaan modal untuk mempertahankan porsi saham dilakukan Pemkot Bogor karena bank bjb bakal melakukan aksi korporasi penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) I atau right isue pada Maret mendatang.

Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi menyatakan, bank bjb akan melepas saham baru maksimal sebanyak 925 juta lembar saham seri B atau setara 9,40 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.

Rencana aksi korporasi itu telah disetujui dalam RUPS Tahunan 6 April 2021 lalu.

“Seluruh dana right issue setelah dikurangi dengan biaya emisi, akan digunakan seluruhnya untuk memperkuat struktur permodalam dalam rangka ekspansi kredit perseroan,” pungkasnya.

https://money.kompas.com/read/2022/02/09/203000226/pemkot-bogor-gelontorkan-dana-untuk-tambah-modal-bank-bjb

Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke