Salin Artikel

Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Di dalam persidangan tersebut, pihak tergugat BNI menyatakan tidak bersalah dan kasus perselisihan pemindahbukuan rekening terhadap Global Medcom dianggap telah lama diselesaikan.

Menanggapi hal tersebut, Kuasa Hukum Global Medcom Halomoan Purba "kekeuh" akan tetap melanjutkan upaya hukum meskipun kasus tersebut sudah terjadi pada tahun 2016 silam.

"Upaya hukum masih ditempuh oleh klien kami baik pidana maupun perdata. Dua upaya hukum tersebut masih berjalan. Kami akan terus berjuang untuk keadilan bagi klien kami," kata Halomoan Purba dalam keterangan resmi diterima Kompas.com, Rabu (6/7/2022).

Purba membenarkan kasus yang ditanganganinya memang terjadi tahun 2016. Pihak Penggugat saat itu telah melaporkan persoalan tersebut ke BNI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sayangnya, tak menuai hasil positif. Maka dari itu, Global Medcom kembali memperkasuskan masalah tersebut ke ranah hukum.

"Sejak kejadian pemblokiran, pengubahan tipe rekening dan pemindahbukuan serta membocorkan simpanan dan dana yg dilakukan BNI sebenarnya klien kami sudah melakukan protes ke BNI dan melaporkan ke OJK, klien kami menunggu selama 6 tahun ini itikad baik BNI dan upaya dari OJK menyelesaikan persoalan ini namun tidak ada hasil," tambahnya.

Purba yakin bahwa klie akan memenangkan kasus tersebut. Purbapun mempertanyakan tindakan BNI yang memindahbukukan dana ke rekening tanpa persetujuan dari pihak Global Medcom.

"Apakah dibenarkan mentransfer atau memindahbukukan dana ke rekening nasabah lain tanpa izin atau tanpa konfirmasi dari pemilik rekening?" tanyanya.

Sementara itu, Riki Rikardo selaku anggota tim kuasa hukum Global medcom menambahkan, gugatan tersebut pun akan dilayangkan kepada pembuat akta kerja sama, yakni Ade Yenry Yufika karena diduga memalsukan akta perjanjian kerja sama.

"Kami menggugat BNI atas dasar perbuatan melawan hukum, kami juga telah melakukan upaya hukum pidana atas pemalsuan Akta Perjanjian Kerja sama oleh Notaris Ade Yenry Yufika SH,Mkn. Segala upaya hukum tersebut semata mata hanya untuk keadilan bagi klien kami," pungkasnya.

Tanggapan BNI

Seperti diberitakan Kompas.com sebelumnya, Sekretaris Perusahaan BNI Mucharom mengatakan, pihaknya akan menghormati apapun hasil keputusan oleh PN Jakpus pada akhir sidang nanti.

Hingga kini kata dia, kasus yang dipersidangkan tersebut masih dalam tahap pemeriksaan serta penyampaian pendapat saksi dari penggugat dan tergugat.

"Kami mengimbau kepada seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menunggu putusan final dari pengadilan," kata Mucharom kepada Kompas.com.

https://money.kompas.com/read/2022/07/06/213000626/gugatan-global-medcom-ke-bni-dalam-sidang-lanjutan-kuasa-hukum--upaya-hukum

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

P2P Lending KawanCicil Salurkan Kredit Rp 1 Triliun per November 2022

P2P Lending KawanCicil Salurkan Kredit Rp 1 Triliun per November 2022

Whats New
OJK Cabut Izin Usaha PT Bank Perkreditan Rakyat Pasar Umum

OJK Cabut Izin Usaha PT Bank Perkreditan Rakyat Pasar Umum

Whats New
Kecuali Jokowi, Semua Kepala Negara Pusing

Kecuali Jokowi, Semua Kepala Negara Pusing

Whats New
4 Langkah Awal Berinvestasi

4 Langkah Awal Berinvestasi

Earn Smart
Erick Thohir Instruksikan BUMN Pangan untuk Jaga Stok dan Harga Bahan Pokok Jelang Nataru

Erick Thohir Instruksikan BUMN Pangan untuk Jaga Stok dan Harga Bahan Pokok Jelang Nataru

Whats New
Inflasi November Melambat, Pemerintah Sebut Berkat Pengendalian Harga Pangan

Inflasi November Melambat, Pemerintah Sebut Berkat Pengendalian Harga Pangan

Whats New
Kata Sri Mulyani, Inggris Dilanda Krisis Akibat Kesalahan Sendiri

Kata Sri Mulyani, Inggris Dilanda Krisis Akibat Kesalahan Sendiri

Whats New
IHSG Sesi I Ditutup Melemah, GOTO, ARTO, dan UNTR Jadi 'Top Losers' Indeks LQ45

IHSG Sesi I Ditutup Melemah, GOTO, ARTO, dan UNTR Jadi "Top Losers" Indeks LQ45

Whats New
Kementerian PUPR Distribusikan Prasarana dan Sarana Air Bersih dan Sanitasi untuk Pengungsi Gempa Cianjur

Kementerian PUPR Distribusikan Prasarana dan Sarana Air Bersih dan Sanitasi untuk Pengungsi Gempa Cianjur

Rilis
Pelemahan Rupiah Pengaruhi Kenaikan Harga Tahu dan Tempe

Pelemahan Rupiah Pengaruhi Kenaikan Harga Tahu dan Tempe

Whats New
Kerja Sama PIS dan NYK Jepang Perluas Pengangkutan LNG ke Pasar Internasional

Kerja Sama PIS dan NYK Jepang Perluas Pengangkutan LNG ke Pasar Internasional

Whats New
Cegah 'Fraud' pada 'Equity Crowdfunding', Ini yang Dilakukan LandX

Cegah "Fraud" pada "Equity Crowdfunding", Ini yang Dilakukan LandX

Whats New
Perbankan ASEAN Soroti Pentingnya Integrasi Sistem Pembayaran

Perbankan ASEAN Soroti Pentingnya Integrasi Sistem Pembayaran

Whats New
Cerita Sri Mulyani Kerap Dapat Tagihan Besar dari Bos Pertamina dan PLN

Cerita Sri Mulyani Kerap Dapat Tagihan Besar dari Bos Pertamina dan PLN

Whats New
Jadwal KRL Solo Jogja di Semua Stasiun sampai Palur Per Desember 2022

Jadwal KRL Solo Jogja di Semua Stasiun sampai Palur Per Desember 2022

Whats New
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.