Salin Artikel

Inti Pelaksanaan Pasar Bebas dalam Perdagangan Internasional

KOMPAS.com - Perdagangan bebas merupakan kondisi ekonomi yang berfokus pada penjualan barang dan jasa tanpa adanya campur tangan dari pihak pemerintah. Inti pelaksanaan pasar bebas adalah hilangnya pengaturan pemerintah.

Sederhananya, inti pelaksanaan pasar bebas adalah hilangnya kebijakan pemerintah yang terkait dengan bea masuk dan keluar suatu barang atau jasa yang dijual lintas batas negara.

Instrumen dalam kebijakan perdagangan internasional pada dasarnya akan menjadi hambatan dalam kegiatan ekspor dan impor.

Adapun hambatan perdagangan secara umum dapat dikategorikan menjadi bentuk tarif dan non-tarif. Sementara, tujuan perdagangan bebas adalah menghilangkan semua hambatan tersebut.

Tujuan perdagangan bebas

Salah satu pendorong dari pembentukan pasar bebas adalah globalisasi. Pasalnya, globalisasi memudahkan tiap negara untuk saling terhubung, termasuk di sektor perdagangan.

Pasar bebas memberikan peluang setiap negara untuk melakukan perdagangan dengan negara lain, seperti ekspor dan impor tanpa banyak hambatan, bahkan tidak ada hambatan sama sekali.

Lantaran perdagangan dilakukan antar-negara maka regulasi perdagangannya diatur oleh negara-negara yang bersangkutan. Sehingga perlu ada perjanjian di antara kedua negara terkait perdangan bebas.

Hakikat dari pasar bebas adalah salah satu bentuk perjanjian perdagangan antar dua negara atau lebih.

Inti pelaksanaan pasar bebas adalah menghilangkan hambatan

Dikutip dari Etika Ekonomi oleh Bonaraja Purba, pasar bebas adalah sistem pertukaran ekonomi di mana pajak, kendali mutu, kuota, tarif, dan bentuk lain dari intervensi ekonomi terpusat oleh pemerintah bersifat minimal bahkan tidak ada.

Dengan demikian, pasar bebas adalah perdagangan yang tidak diatur oleh otoritas yang memaksa seperti pemerintah.

Umumnya, pada pasar bebas, aturan terkait pajak dan bea cukai barang yang masuk atau keluar dari suatu negara akan dihapus.

Untuk itu dalam pelaksanaannya, pemerintah akan melakukan evaluasi kebijakan yang dapat menghambat perkembangan insdustri agar bisa bersaing di pasar bebas. Contoh pasar bebas adalah APEC, NAFTA, MEA, CAFTA, AFTA, dan EU.

Dilansir dari Buku Ajar Ekonomi Pangan dan Gizi oleh Ninik Rustanti, terdapat beberapa ciri-ciri pasar bebas, yaitu:

Itulah inti pelaksanaan pasar bebas adalah menghilangkan hambatan-hambatan ekspor dan impor, seperti pengenaan tarif dan bea masuk. Jadi sudah tahu tujuan perdagangan bebas?

https://money.kompas.com/read/2022/07/27/141030326/inti-pelaksanaan-pasar-bebas-dalam-perdagangan-internasional

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Ada 4 Tuntutan, Petani Tembakau Bakal Duduk Bareng Pemerintah Pekan Depan

Ada 4 Tuntutan, Petani Tembakau Bakal Duduk Bareng Pemerintah Pekan Depan

Whats New
Investasi Hampir Rp 2 Triliun, Kraft Heinz Perluas Pabrik dan Modernisasi Sistem

Investasi Hampir Rp 2 Triliun, Kraft Heinz Perluas Pabrik dan Modernisasi Sistem

Whats New
Bos OJK Ungkap Sederet Tantangan yang Dihadapi Sektor Jasa Keuangan Indonesia

Bos OJK Ungkap Sederet Tantangan yang Dihadapi Sektor Jasa Keuangan Indonesia

Whats New
Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Cek Jadwal 20 Kereta Api Tambahan

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Cek Jadwal 20 Kereta Api Tambahan

Whats New
UMP Jawa Timur 2023 Naik 7,8 Persen Jadi Rp 2,04 Juta

UMP Jawa Timur 2023 Naik 7,8 Persen Jadi Rp 2,04 Juta

Whats New
Saat Brand Lokal Sukses Jadi Official Licensed Product FIFA di Piala Dunia 2022

Saat Brand Lokal Sukses Jadi Official Licensed Product FIFA di Piala Dunia 2022

Whats New
Ada Isu Resesi 2023, Investor Enggan Suntik Dana ke 'Startup'?

Ada Isu Resesi 2023, Investor Enggan Suntik Dana ke "Startup"?

Whats New
Ratusan Petani Demo ke Kantor Sri Mulyani Tolak Kenaikan Cukai Rokok, Ini Hasilnya

Ratusan Petani Demo ke Kantor Sri Mulyani Tolak Kenaikan Cukai Rokok, Ini Hasilnya

Whats New
Bengkak Lagi, Utang Pemerintah Era Jokowi Kini Tembus Rp 7.496 Triliun

Bengkak Lagi, Utang Pemerintah Era Jokowi Kini Tembus Rp 7.496 Triliun

Whats New
Jelang Libur Natal & Tahun Baru, KAI: Sudah 254.336 Tiket KA Terjual

Jelang Libur Natal & Tahun Baru, KAI: Sudah 254.336 Tiket KA Terjual

Spend Smart
Cek Daftar Kenaikan UMP DKI Jakarta dari Tahun ke Tahun

Cek Daftar Kenaikan UMP DKI Jakarta dari Tahun ke Tahun

Work Smart
Saham Sektor Teknologi Anjlok, IHSG Sesi I Ditutup Melemah

Saham Sektor Teknologi Anjlok, IHSG Sesi I Ditutup Melemah

Whats New
BEI Targetkan 57 Perusahaan Melantai Tahun Depan

BEI Targetkan 57 Perusahaan Melantai Tahun Depan

Whats New
Luhut: Tidak Ada Kebijakan Saya yang Menghancurkan Anak-Cucu

Luhut: Tidak Ada Kebijakan Saya yang Menghancurkan Anak-Cucu

Whats New
Mengintip Gaji Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Plus Semua Tunjangannya

Mengintip Gaji Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Plus Semua Tunjangannya

Whats New
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.