Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Paruh Pertama Perdagangan IHSG Menguat 1,11 Persen

Melansir data RTI, IHSG dibuka menguat ke level 7.154,74. Indeks saham terus bergerak di zona positif, di mana hingga pukul 11.30 WIB, IHSG naik 79,21 poin atau setara 1,11 persen ke level 7.211,26.

Tercatat 312 saham parkir di zona hijau, 195 saham merah, dan 180 lainnya stagnan. Jumlah transaksi siang ini terpantau mencapai Rp 8,33 triliun dengan volume transaksi mencapai 20,32 miliar saham.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukan, 10 dari 11 sektor indeks saham menguat. Emiten kesehatan menjadi sektor yang mencatatkan kenaikan paling tinggi, yakni 1,68 persen, sementara emiten energi mencatatkan koreksi paling dalam, yakni sebesar 0,09 persen.

Adapun top gainers siang hari ini ditempati oleh Indo Komoditi Korpora (INCF) melesat 32,76 persen ke Rp 77. Kemudian, Surya Biru Murni Acetylene (SBMA) naik 16.77 persen ke Rp 195. Lalu, Pelangi Indah Carindo (PICO) menguat 11,72 persen ke Rp 286.

Di sisi lain, top losers siang hari ini ditempati Hetzer Medical Indonesia (MEDS) yang terkoreksi 7 persen ke Rp 372. Kemudian, Geoprima Solusi (GPSO) merosot 6,62 persen ke Rp 141. Lalu, Industri dan Perdagangan Bintraco Dharm (CARS) turun 6,33 persen ke Rp 74.

Bursa Asia lain terpantau bergerak variatif atau mixed, di mana Nikkei menguat 1,19 persen 28.211,45 dan Straits Times naik 0,52 persen ke 3.238,90. Sementara itu, Hang Seng Hong Kong terkoreksi 0,87 persen ke 19.848,84 dan Shanghai Komposit turun 0,65 persen ke 3.219,18.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

https://money.kompas.com/read/2022/08/30/122220426/paruh-pertama-perdagangan-ihsg-menguat-111-persen

Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Boikot Produk Israel, Begini Dampaknya ke Indonesia

Boikot Produk Israel, Begini Dampaknya ke Indonesia

Whats New
Tuntaskan Pengalihan Polis Jiwasraya, IFG Life dapat Suntikan Dana Rp 1,45 Triliun

Tuntaskan Pengalihan Polis Jiwasraya, IFG Life dapat Suntikan Dana Rp 1,45 Triliun

Whats New
Luncurkan Buku Putih Strategi Nasional Pengembangan Ekonomi Digital 2030, Mendag Zulhas Yakin Ini yang Terbaik Se-ASEAN

Luncurkan Buku Putih Strategi Nasional Pengembangan Ekonomi Digital 2030, Mendag Zulhas Yakin Ini yang Terbaik Se-ASEAN

Whats New
Di Pelantikan Womenpreneur Hipmi, Mendag Zulhas: Perempuan Kunci Indonesia Maju

Di Pelantikan Womenpreneur Hipmi, Mendag Zulhas: Perempuan Kunci Indonesia Maju

Whats New
DAMRI Buka Rute Singkawang-Kuching Malaysia, Tarifnya Rp 300.000

DAMRI Buka Rute Singkawang-Kuching Malaysia, Tarifnya Rp 300.000

Whats New
Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini 7 Desember di Bank Mandiri hingga BRI

Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini 7 Desember di Bank Mandiri hingga BRI

Whats New
Mengawali Pagi, IHSG dan Rupiah Melemah

Mengawali Pagi, IHSG dan Rupiah Melemah

Whats New
Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen ke Level Terendah sejak Juni 2023

Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen ke Level Terendah sejak Juni 2023

Whats New
Naik Rp 6.000 Per Gram, Cek Rincian Harga Emas Antam 7 Desember 2023

Naik Rp 6.000 Per Gram, Cek Rincian Harga Emas Antam 7 Desember 2023

Whats New
Malam Tahun Baru 2024, Jam Operasional LRT Palembang Diperpanjang hingga Pukul 01.00 WIB

Malam Tahun Baru 2024, Jam Operasional LRT Palembang Diperpanjang hingga Pukul 01.00 WIB

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 7 Desember 2023

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 7 Desember 2023

Spend Smart
Melihat Potensi Cuan di Balik Misi Keberlanjutan 'Green Energy'

Melihat Potensi Cuan di Balik Misi Keberlanjutan "Green Energy"

Whats New
Hadirkan Popok dengan Fitur Pencegah Infeksi Tali Pusar, Makuku Raih Penghargaan

Hadirkan Popok dengan Fitur Pencegah Infeksi Tali Pusar, Makuku Raih Penghargaan

Whats New
Mulai 1 Januari 2024, Penjualan Kartu Multi Trip MRT Jakarta Disetop

Mulai 1 Januari 2024, Penjualan Kartu Multi Trip MRT Jakarta Disetop

Whats New
Bonus Demografi, Potensi yang Diabaikan

Bonus Demografi, Potensi yang Diabaikan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke