Kompas.com - 14/01/2013, 18:45 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Direktur Utama PT Indosat Mega Media (IM2), Indar Atmanto didakwa secara bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi terkait penggunaan jaringan frekuensi radio 2,1 gigahertz atau 3G. Indar didakwa melakukan perbuatan melawan hukum untuk memperkaya dirinya atau pihak lain, namun justru merugikan keuangan negara hingga mencapai Rp 1,3 triliun.

Dakwaan ini dibacakan tim jaksa Kejaksaan Agung dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (14/1/2013).

"Sebagai orang yang melakukan atau turut serta melakukan dengan Kaizad B Heerjee, Johnny Swandy Sjam (mantan Direktur Utama PT Indonsat Tbk), dan Harry Sasongko yang masing-masing dilakukan penuntutannya secara terpisah, secara melawan hukum, melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, atau orang lain, atau korporasi yang dapat merugikan keuangan negara," kata jaksa Fadil Zumhana.

Jaksa menjerat Indar dengan dakwaan yang disusun secara subsideritas. Dakwaan primer memuat Pasal 2 Ayat 1 juncto Pasal 18 Ayat 1 dan 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Kemudian dakwaan subsider dengan Pasal 3 juncto Pasal 18 ayat 1 dan 3 dalam undang-undang yang sama. Ancaman hukumannya, maksimal 20 tahun penjara.

Menurut jaksa, dalam kurun waktu 2007-2011, PT IM2 telah melakukan penyalahgunaan jaringan bergerak seluler frekuensi 3G. Saat itu, Indar adalah pemimpin perusahaan tersebut. Menurut jaksa, PT IM2 menggunakan jaringan 3G meskipun perusahaan tersebut tidak menjadi pemenang tender frekuensi tersebut. Hal itu dilakukan IM2 melalui kerja sama dengan PT Indosat selaku salah satu perusahaan pemenang tender lelang. Dengan kerja sama tersebut, PT IM2 terhindar dari kewajiban membayar Up Front Fee dan Biaya Hak Penggunaan (BHP) pita frekuensi radio kepada negara.

"Terdakwa selaku Dirut PT IM2 telah menggunakan frekuensi 2,1 GHz yang merupakan frekuensi primair dan eksklusif, akan tetapi dalam menggunakan frekuensi 2,1 GHz tanpa melalui proses lelang yang bertentangan dengan pasal 2 ayat (2) Permenkominfo Nomor 7/2006," kata jaksa Fadil.

Penggunaan bersama pita frekuensi 2,1 GHz antara PT IM2 dengan PT Indosat tersebut dianggap jaksa melanggar Pasal 30 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2000 tentang Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio dan Orbit Satelit. Peraturan tersebut mengatur biaya hak penggunaan spectrum frekuensi radio bagi penggunaan bersama pita frekuensi radio dan atau kanal frekuensi radio sedianya dibebankan secara penuh kepada masing-masing pengguna.

Selain itu, penggunaan pita frekuensi 2,1 GHz PT IM2 dengan PT Indosat tersebut, menurut jaksa, dilakukan secara ilegal karena tidak melalui penetapan dari menteri. Hal ini dianggap bertentangan dengan Peraturan Pemerintah 53 Tahun 2000 tentang Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio dan Orbit Satelit. Akibat dari perbuatan Indar yang menjalin kerja sama ilegal dengan PT Indosat ini, kata jaksa, PT IM2 dan PT Indosat mendapatkan keuntungan sekitar Rp 1,48 triliun. Atas dakwaan jaksa tersebut, pihak Indar akan mengajukan nota keberatan atau ekspesi dalam persidangan berikutnya.

Diwarnai Demonstrasi

Pembacaan dakwaan jaksa Kejaksaan Agung atas perkara dugaan korupsi PT IM2 ini diwarnai aksi unjuk rasa sejumlah pegawai PT IM2. Mereka memenuhi halaman Gedung Pengadilan Tipikor Jakarta untuk memberi dukungan terhadap Indar. Sebagian dari pengunjuk rasa tampak membawa spanduk yang bertuliskan "Kriminalisasi pada Dunia Telekomunikasi."

Menurut para pengunjuk rasa, Kejagung salah menafsirkan aturan telekomunikasi. Menurut mereka, IM2 seharusnya membayarkan frekuensi yang dipakainya itu kepada Indosat, bukan kepada negara. Proses unjuk rasa ini pun tampak dijaga puluhan personel Kepolisian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Biaya Kereta Cepat Bengkak Gara-gara China Salah Hitung di Proposal

Biaya Kereta Cepat Bengkak Gara-gara China Salah Hitung di Proposal

Whats New
Benarkah Stasiun Kereta Cepat di China Mirip RI, Lokasinya Jauh di Pinggiran Kota?

Benarkah Stasiun Kereta Cepat di China Mirip RI, Lokasinya Jauh di Pinggiran Kota?

Whats New
Debat Sengit Said Didu Vs Arya Sinulingga soal Kereta Cepat

Debat Sengit Said Didu Vs Arya Sinulingga soal Kereta Cepat

Whats New
Beratnya Bisnis Kereta Cepat, di China Pun Merugi

Beratnya Bisnis Kereta Cepat, di China Pun Merugi

Whats New
Penumpang Kereta Cepat 'Dioper' ke KA Diesel, Waktu Tempuh ke Bandung Jadi Lebih Lama

Penumpang Kereta Cepat "Dioper" ke KA Diesel, Waktu Tempuh ke Bandung Jadi Lebih Lama

Whats New
4 Cara Isi Saldo PayPal Termudah dan Tercepat

4 Cara Isi Saldo PayPal Termudah dan Tercepat

Spend Smart
Bank Mandiri Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 Semua Jurusan, Cek Syaratnya

Bank Mandiri Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 Semua Jurusan, Cek Syaratnya

Work Smart
Menteri PUPR: Pemeliharaan Ciliwung Penting agar Jadi Barometer Sungai Bersih dan Indah di Perkotaan

Menteri PUPR: Pemeliharaan Ciliwung Penting agar Jadi Barometer Sungai Bersih dan Indah di Perkotaan

Whats New
Bendungan Pengendali Banjir Jakarta Siap Dioperasikan Bulan Ini

Bendungan Pengendali Banjir Jakarta Siap Dioperasikan Bulan Ini

Whats New
Sri Mulyani: Sukuk Hijau Wujud Asas Manfaat Keuangan Islam

Sri Mulyani: Sukuk Hijau Wujud Asas Manfaat Keuangan Islam

Whats New
Libur Nataru, PUPR Pastikan Lintas Jawa Pantai Utara ke Selatan Bisa Dilalui

Libur Nataru, PUPR Pastikan Lintas Jawa Pantai Utara ke Selatan Bisa Dilalui

Whats New
Rekrutmen BUMN Gelombang II Masih DiBuka, Simak Syarat, Cara, hingga Tahap Pendaftarannya

Rekrutmen BUMN Gelombang II Masih DiBuka, Simak Syarat, Cara, hingga Tahap Pendaftarannya

Work Smart
Bertemu Pebisnis Qatar, Sandiaga Bahas Harga Tiket Pesawat hingga Investasi

Bertemu Pebisnis Qatar, Sandiaga Bahas Harga Tiket Pesawat hingga Investasi

Whats New
Lowongan Kerja Hyundai Motor Manufacturing, Simak Posisi dan Persyaratannya

Lowongan Kerja Hyundai Motor Manufacturing, Simak Posisi dan Persyaratannya

Work Smart
Ada Pemeliharaan Ruas Tol JORR Seksi E hingga 11 Desember, Simak Lokasi dan Jadwalnya

Ada Pemeliharaan Ruas Tol JORR Seksi E hingga 11 Desember, Simak Lokasi dan Jadwalnya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.