Ada Sirkuit MotoGP, Mandalika Bakal Lebih Besar dari Nusa Dua

Kompas.com - 01/03/2019, 21:48 WIB
Denah lokasi tribun utama sirkuit Mandalika di kawasan KEK Mandalika, Kuta Lombok, Lombok Tengah, dilihat menggunakan drone, Sabtu (23/2/2019). Dok. ITDCDenah lokasi tribun utama sirkuit Mandalika di kawasan KEK Mandalika, Kuta Lombok, Lombok Tengah, dilihat menggunakan drone, Sabtu (23/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB) diyakini akan lebih besar dari kawasan Nusa Dua di Bali.

Hal ini lantaran hadirnya lintasan balap atau sirkuit yang akan digunakan untuk gelaran balap motor MotoGP pada 2021 mendatang.

"KEK Mandalika juga diusulkan oleh ITDC pengembang kawasan Nusa Dua Bali," ujar Sekretaris Dewan Nasional KEK Enoh Suharto Pranoto, Jakarta, Jumat (1/3/2019).

"Memang cita-citanya mengembangkan sejenis Nusa Dua di Mandalika di NTB dan akan lebih besar karena akan dibangun sirkuit di sana," sambung dia.

Baca juga: Penonton MotoGP di Mandalika Akan Dimanja Pemandangan Laut yang Indah

Enoh mengatakan, nantinya investor MotoGP tak hanya berinvestasi membangun sirkuit. Namun juga investasi untuk membangun beberapa infrastuktur penunjang.

Infrastuktur yang akan dibuat yakni hotel untuk tempat penginapan dan lapangan golf.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini kata dia, investasi KEK Mandalika masih berjalan meski tahun lalu pulau Lombok diguncang gempa bumi besar. Saat ini kata dia, ada 3 hotel yang sedang di bangun di Mandalika.

"Hanya sedikit di-hold ya, jadi ada beberapa investor yang menunggu sebentar (pasca gempa) tetapi dia masih jalan investasinya," kata dia.

Baca juga: Tahun 2030, Mandalika Akan Miliki 10.000 Kamar Hotel dan Sirkuit Balap



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Arti Finansial?

Apa Arti Finansial?

Whats New
Sri Mulyani Beberkan Alasan Harus Tambah Utang Negara saat Pandemi

Sri Mulyani Beberkan Alasan Harus Tambah Utang Negara saat Pandemi

Whats New
Genap 10 Tahun, Ini Bentuk Apresiasi dan Komitmen Blibli Sambut Hari Jadi

Genap 10 Tahun, Ini Bentuk Apresiasi dan Komitmen Blibli Sambut Hari Jadi

BrandzView
Bank Syariah Disebut Kejam, MUI: Coreng Nama Baik dan Bikin Kepercayaan Jatuh

Bank Syariah Disebut Kejam, MUI: Coreng Nama Baik dan Bikin Kepercayaan Jatuh

Whats New
[POPULER MONEY] Guru Honorer Dapat Subsidi Gaji | Ancaman Pemutusan Listrik Rumah Lukman Sardi

[POPULER MONEY] Guru Honorer Dapat Subsidi Gaji | Ancaman Pemutusan Listrik Rumah Lukman Sardi

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Produktif dengan Berkebun Sayur | Pengalaman Menanam Strawberry | Cara Membuat Pupuk Gratis

[KURASI KOMPASIANA] Produktif dengan Berkebun Sayur | Pengalaman Menanam Strawberry | Cara Membuat Pupuk Gratis

Rilis
Kartu Pendaftaran CPNS 2021 Hilang? Ini Cara Cetak Ulangnya

Kartu Pendaftaran CPNS 2021 Hilang? Ini Cara Cetak Ulangnya

Work Smart
Startup Indonesia Panen Suntikan Modal

Startup Indonesia Panen Suntikan Modal

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Resep Pie Susu Teflon | Lupis Ketan Saus Gula Merah | Kue Rempah Ontbijtkoek

[KURASI KOMPASIANA] Resep Pie Susu Teflon | Lupis Ketan Saus Gula Merah | Kue Rempah Ontbijtkoek

Rilis
Targetkan Rp 21,9 Triliun dari IPO, Bukalapak Siap Perang Antar E-Commerce

Targetkan Rp 21,9 Triliun dari IPO, Bukalapak Siap Perang Antar E-Commerce

Whats New
Mengenal Kode OTP dan Bedanya dengan PIN

Mengenal Kode OTP dan Bedanya dengan PIN

Whats New
OJK Akan Panggil Jusuf Hamka soal Dugaan Pemerasan oleh Bank Syariah Swasta

OJK Akan Panggil Jusuf Hamka soal Dugaan Pemerasan oleh Bank Syariah Swasta

Whats New
Pelni Catat Kinerja Angkutan Barang Naik 85 Persen pada Semester I-2021

Pelni Catat Kinerja Angkutan Barang Naik 85 Persen pada Semester I-2021

Whats New
Sebelum Tahap SKD, Pelamar CPNS Bisa Ikuti Simulasi CAT BKN

Sebelum Tahap SKD, Pelamar CPNS Bisa Ikuti Simulasi CAT BKN

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Tradisi Medali Angkat Besi Indonesia | Cara Mudah Mendesain Presentasi | Bedah Serial Marvel 'Loki'

[POPULER DI KOMPASIANA] Tradisi Medali Angkat Besi Indonesia | Cara Mudah Mendesain Presentasi | Bedah Serial Marvel "Loki"

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X