Ini Cara untuk Lepas dari Jeratan Utang Kartu Kredit

Kompas.com - 12/03/2019, 13:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tingkat bunga yang tinggi mungkin salah satu faktor Anda sulit lepas dari jeratan tagihan kartu kredit dan utang lainnya. Bahkan, beberapa orang tak hanya memiliki satu kartu, melainkan beberapa kartu dari berbagai bank.

Sebagian beralasan mereka mengambil kartu kredit lainnya untuk menutupi tagihan kartu kredit sebelumnya. Hal ini bisa menjadi mimpi buruk yang tak ada habisnya. Sebab, jika terus hidup dengan utang, maka pengelolaan keuangan jadi tidak efektif. Anda juga sulit untuk menabung.

Sebagaimana dikutip dari Business Insider, sebenarnya ada cara cukup sederhana yang bisa diterapkan untuk menutup tagihan kartu kredit.

Baca juga: Alasan Apa yang Membuat Anda Takut Punya Kartu Kredit?

Salah satunya menerapkan metode "bola salju" terhadap utang-utang tersebut. Dengan cara ini, nasabah membayar utang dari saldo yang terkecil lebih dulu.

Sebaliknya, ada pula metode "longsor", di mana fokusnya adalah utang dengan tingkat bunga yang paling tinggi terlebih dahulu.

Untuk menentukan metode apa yang akan diambil, pertama-tama Anda harus menentukan prioritaskan utang yang wajib dilunasi sesegera mungkin.

Tuliskan persis berapa banyak utang yang Anda miliki, bersama dengan tingkat bunga pada setiap akun. Kemudian, cari tahu berapa banyak penghasilan yang Anda bawa pulang setiap bulan dan ke mana saja uang itu mengalir saat ini.

Setelah itu, tentukan anggaran apa yang bisa digunakan untuk membayar utang.

1. Metode bola salju

Metode ini adalah mendahulukan penyelesaian utang terkecil. Dengan metode ini, Anda akan membuat daftar pos utang Anda, nilai keseluruhan utang, beserta tingkat bunganya. Kemudian mencari tahu berapa banyak uang yang dapat Anda alokasikan untuk pembayaran utang setiap bulan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bos Krakatau Steel Pimpin Asosiasi Industri Besi-Baja se-Asia Tenggara

Bos Krakatau Steel Pimpin Asosiasi Industri Besi-Baja se-Asia Tenggara

Rilis
Luncurkan Livin' Investasi, Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Bisnis Wealth Management

Luncurkan Livin' Investasi, Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Bisnis Wealth Management

Whats New
Jobseeker, Simak 10 Tips Ikut Job Fair Agar Sukses Dapat Pekerjaan

Jobseeker, Simak 10 Tips Ikut Job Fair Agar Sukses Dapat Pekerjaan

Work Smart
Kuasa Hukum Korban Berharap Aset KSP Indosurya Ditelusuri Lagi

Kuasa Hukum Korban Berharap Aset KSP Indosurya Ditelusuri Lagi

Whats New
UMKM Ingin Menjual Produk ke Pemerintah? Ini Daftar E-Katalog LKPP

UMKM Ingin Menjual Produk ke Pemerintah? Ini Daftar E-Katalog LKPP

Smartpreneur
Pembiayaan APBN Melalui Utang Turun 62,4 Persen, Hanya Rp 155,9 Triliun Per April 2022

Pembiayaan APBN Melalui Utang Turun 62,4 Persen, Hanya Rp 155,9 Triliun Per April 2022

Whats New
Bank Mandiri Luncurkan Fitur Investasi di Aplikasi Livin'

Bank Mandiri Luncurkan Fitur Investasi di Aplikasi Livin'

Whats New
Jokowi Minta Luhut Bantu Urus Minyak Goreng, Ini Kata Kemendag

Jokowi Minta Luhut Bantu Urus Minyak Goreng, Ini Kata Kemendag

Whats New
Minat Jadi Agen Mandiri? Simak Persyaratan dan Cara Daftarnya

Minat Jadi Agen Mandiri? Simak Persyaratan dan Cara Daftarnya

Whats New
Kemendag Ungkap Alasan Larangan Eskpor CPO Dicabut

Kemendag Ungkap Alasan Larangan Eskpor CPO Dicabut

Whats New
Jadi Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara Mengudurkan Diri dari Presiden Komisaris OVO

Jadi Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara Mengudurkan Diri dari Presiden Komisaris OVO

Whats New
Harga Minyak Naik, Anggaran Subsidi Terealisasi Rp 56,62 Triliun Hingga April 2022

Harga Minyak Naik, Anggaran Subsidi Terealisasi Rp 56,62 Triliun Hingga April 2022

Whats New
DPR Minta Pejabat Kementan Diberhentikan Jika Tak Sanggup Sediakan Vaksin PMK dalam 3 Bulan

DPR Minta Pejabat Kementan Diberhentikan Jika Tak Sanggup Sediakan Vaksin PMK dalam 3 Bulan

Whats New
Cek Aturan Tarif dan Dasar Pengenaan BPHTB Terbaru

Cek Aturan Tarif dan Dasar Pengenaan BPHTB Terbaru

Spend Smart
Soal Elon Musk Investasi di RI, Luhut: Tidak Semudah Menjentikkan Jari

Soal Elon Musk Investasi di RI, Luhut: Tidak Semudah Menjentikkan Jari

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.