Cerita Dirut BTPN yang Tak Sengaja Terjun ke Dunia Perbankan

Kompas.com - 16/03/2019, 07:30 WIB
CEO Bank BTPN Ongki Wanadjati, hadir dalam kegiatan CEO Wisdom di Redaksi Kompas, Menara Kompas, Palmerah, Jakarta, Jumat (15/3/2019). KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZESCEO Bank BTPN Ongki Wanadjati, hadir dalam kegiatan CEO Wisdom di Redaksi Kompas, Menara Kompas, Palmerah, Jakarta, Jumat (15/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ongki Wanadjati Dana telah berkecimpung di dunia perbankan selama 36 tahun. Saat ini dia menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Tabungan Pensional Nasional Tbk ( KOMPAS100: BTPN).

Tak disangka, Ongki mengaku awalnya tak berminat masuk ke dunia perbankan. Sebab, Ongki merupakan lulusan jurusan teknik mesin Institut Teknologi Bandung (ITB).

“Cita-cita saya awalnya tidak ingin (bekerja di) perbankan. Ini kebetulan saja,” ujar Ongki di sela-sela acara KOMPAS100 CEO Talk di Menara Kompas, Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Baca juga: Ongki Wanadjati Bakal Jadi Dirut Bank Hasil Merger BTPN dan Sumitomo

Ongki bercerita, ketika baru lulus dari ITB, dirinya ditawarkan mengikuti program yang diselenggarakan oleh salah satu bank internasional. Saat itu dia ditawari untuk mengikuti pelatihan di luar negeri dari bank multinasional itu.

“Nah saya tadinya iseng saja, tapi saya memang punya cita-cita untuk terus bisa belajar. Belajarnya ke luar negeri juga, karena kedaan keluarga saat itu tidak mungkin, Citibank ini menawarkan program training belajar selama satu tahun dan dikirim ke luar negeri,” kata Ongki.

Baca juga: Pascamerger dengan SMBCI, BTPN Resmi Beroperasi

Setelah mengikuti pelatihan selama satu tahun mengenai dunia perbankan, akhirnya Ongki mulai tertarik menggelutinya. Dia mengaku banyak mendapat pelajaran berharga dari dunia perbankan.

“Karena perbankan ini punya kesempatan bagi kita untuk selalu belajar hal yang baru dan kesempatan bertemu dengan orang yang berbeda-beda. Bosnya beda-beda. Jadi awalnya tidak sengaja,” ucap dia.

Sebelum menduduki posisi Direktur Utama BTPN, Ongki telah merasakan bekerja di beberapa bank. Dia mulai mengawali karirnya di dunia perbankan dengan menjadi manager kredit kendaraan Citibank.

Baca juga: BTPN Optimistis Bisa Jadi Bank BUKU IV di 2021

Selanjutnya, dia juga pernah merasakan posisi Vice President di Citibank. Tak hanya itu, dia juga pernah menjadi petinggi di Bank Subentra, Bank Universal, Bank Permata dan Wakil Direktur Bank BTPN.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangga Buatan Indonesia, Luhut Ajak Masyarakat Beli Sepeda Produk Lokal

Bangga Buatan Indonesia, Luhut Ajak Masyarakat Beli Sepeda Produk Lokal

Whats New
Covid-19 Bikin Bisnis Hotel dan Restoran di Jakarta Kian Merana

Covid-19 Bikin Bisnis Hotel dan Restoran di Jakarta Kian Merana

Whats New
5+ Rahasia dan Cara Mengatur Keuangan Freelancer Zaman Now

5+ Rahasia dan Cara Mengatur Keuangan Freelancer Zaman Now

Earn Smart
Tarif Tol Jakarta-Bandung Terbaru di 2021

Tarif Tol Jakarta-Bandung Terbaru di 2021

Spend Smart
Hati-hati, Ada Hoaks Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12!

Hati-hati, Ada Hoaks Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12!

Whats New
Pastikan Kelayakan Terbang Pesawat, Menhub Tinjau Ramp Check di Bandara Soetta

Pastikan Kelayakan Terbang Pesawat, Menhub Tinjau Ramp Check di Bandara Soetta

Whats New
Tarif Tol Terbaru dari Jakarta Menuju Semarang dan Surabaya di 2021

Tarif Tol Terbaru dari Jakarta Menuju Semarang dan Surabaya di 2021

Spend Smart
Satpam Wajib Miliki KTA dan Ijazah, Berapa Biaya Pembuatannya?

Satpam Wajib Miliki KTA dan Ijazah, Berapa Biaya Pembuatannya?

Work Smart
Cerita Orang Terkaya Paling Muda di India, Pernah Jualan HP Kini Punya Harta Rp 21,7 Triliun

Cerita Orang Terkaya Paling Muda di India, Pernah Jualan HP Kini Punya Harta Rp 21,7 Triliun

Work Smart
MONEY SEPEKAN:  6 Maskapai Indonesia yang Kini Tinggal Nama | Uni Eropa Tolak Sawit Indonesia, Butuh Nikelnya

MONEY SEPEKAN: 6 Maskapai Indonesia yang Kini Tinggal Nama | Uni Eropa Tolak Sawit Indonesia, Butuh Nikelnya

Whats New
Selain Kendaran Listrik, Ini Pendongkrak Melejitnya Harga Nikel

Selain Kendaran Listrik, Ini Pendongkrak Melejitnya Harga Nikel

Whats New
Elon Musk Sumbangkan 5 Juta Dollar AS untuk Akses Pendidikan Gratis

Elon Musk Sumbangkan 5 Juta Dollar AS untuk Akses Pendidikan Gratis

Whats New
Pasca Gempa Majene, Kemenhub Pastikan Pelayanan Penerbangan di Sulawesi Barat Normal

Pasca Gempa Majene, Kemenhub Pastikan Pelayanan Penerbangan di Sulawesi Barat Normal

Whats New
Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun

Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun

Whats New
Erick Thohir Minta 15 Persen Direksi BUMN Dijabat Perempuan

Erick Thohir Minta 15 Persen Direksi BUMN Dijabat Perempuan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X