Peruri Ekspor Paspor ke Sri Lanka

Kompas.com - 10/04/2019, 22:23 WIB
Peruri KONTANPeruri

JAKARTA, KOMPAS.com - Peruri telah mengekspor 8 juta buku paspor ke Sri Lanka senilai 15 juta dollar AS. Terbaru sebanyak 500.000 paspor dikirim Selasa,(9/4/2019). Ini merupakan pesanan tahun 2018 dengan total 1 juta buku paspor senilai 2,1 juta dollar AS. Sebelumnya 500.000 buku telah dikirim pada akhir 2018.

Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya menyebut,  pihaknya telah melakukan kerja sama dengan pemerintah Sri Lanka untuk memenuhi kebutuhan dokumen imigrasi berupa pencetakan paspor sejak 2003.

"Saya bersyukur produksi Paspor Sri Lanka tahun pesanan 2018 telah selesai. Dalam proses pembuatannya, Peruri menggunakan material dalam negeri kurang lebih sebesar 50 persen untuk tinta dan kertas sekuriti, selebihnya menggunakan material yang belum tersedia di dalam negeri,” sebut Dwina dalam siaran persnya.

Sejak 2017 Peruri juga telah memulai memproduksi e-Paspor. Peningkatan kapabilitas Peruri tersebut membuka peluang yang lebih besar bagi Peruri untuk meraih pasar internasional dalam memproduksi produk sekuriti lainnya seperti uang kertas, koin, pita
cukai dan prangko.

Baca juga: Peruri Incar Pencetakan Uang Dua Negara Afrika

Sementara Menteri BUMN Rini M. Soemarno mengapresiasi Peruri karena mampu melakukan ekspor Paspor Sri Lanka dengan total nilai sebesar 2,1 juta dollar AS.

"Hal itu menunjukkan bahwa salah satu produk Peruri telah mampu menembus pasar internasional di tengah kompetisi bisnis yang semakin kompetitif. Kementerian BUMN selaku pemegang saham akan terus memberikan dukungan kepada BUMN untuk terlibat aktif dalam pasar global,” kata Rini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X