Genjot Pariwisata, Ini Jalur KA yang akan Direaktivasi di Jawa Barat

Kompas.com - 27/04/2019, 22:40 WIB
Karena tak ekonomis, rel kereta api Banjar-Cijulang (Jawa Barat) tidak diaktifkan sejak akhir 1980-an. Tahun 1996, Pemda Jawa Barat dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana mengaktifkan kembali jalur kereta api sepanjang 30 km tersebut dengan tujuan agar arus wisatawan ke Pantai Pangandaran dan obyek wisata di pesisir selatan Ciamis makin deras. Namun, akibat krisis moneter, rencana yang ditaksir menelan dana lebih  Rp 40 milyar itu terbengkalai. Dalam era otonomi daerah, ada tawaran dari PT KAI agar Pemda Kabupaten Ciamis ikut investasi. Tetapi itu mustahil, mengingat pendapatan asli daerah (PAD) Ciamis tak sampai Rp 20 milyar. 
NASRULLAH NARAKarena tak ekonomis, rel kereta api Banjar-Cijulang (Jawa Barat) tidak diaktifkan sejak akhir 1980-an. Tahun 1996, Pemda Jawa Barat dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana mengaktifkan kembali jalur kereta api sepanjang 30 km tersebut dengan tujuan agar arus wisatawan ke Pantai Pangandaran dan obyek wisata di pesisir selatan Ciamis makin deras. Namun, akibat krisis moneter, rencana yang ditaksir menelan dana lebih Rp 40 milyar itu terbengkalai. Dalam era otonomi daerah, ada tawaran dari PT KAI agar Pemda Kabupaten Ciamis ikut investasi. Tetapi itu mustahil, mengingat pendapatan asli daerah (PAD) Ciamis tak sampai Rp 20 milyar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah sedang melakukan reaktivasi Kereta Api jalur Cibatu-Garut. Reaktivasi ini merupakan bagian dari proyek reaktivasi KA di sejumlah daerah Jawa Barat.

Jalur KA yang akan diaktivasi yaitu Cibatu - Garut - Cikajang, Cianjur- Padalarang, Bandung-Ciwidey, Rancaekek - Tanjungsari - Kertajati, dan Banjar-Pangandaran-Cijulang.

Untuk 2019 pembangunan akan difokuskan ke Cibatu - Garut - Cikajang dan Cianjur - Padalarang. 

"Program-programnya akan ada kombinasi dari APBN, PT KAI dan skema KPBU," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam siaran pers, Sabtu (27/4/2019).

Baca juga: 1,6 Juta Tiket Kereta Api untuk Mudik Lebaran Masih Tersedia

"Kami ingin mengaktifkan jalur-jalur lama itu diharapkan jalur-jalur lama itu bisa menghidupkan sektor ekonomi bagi keseharian masyarakat, khususnya bagi dunia pariwisata," sambung Budi.

Tahun ini, reaktivasi KA dilakukan pada dua tempat yakni di Cibatu sepanjang 60-70 km dan Cianjur sepanjang 50 km.

Dana yang digelontorkan untuk reaktivasi tahap pertama ini mencapai Rp 400 miliar untuk jalur Cibatu-Garut dan Rp 300 miliar untuk jalur Cimahi-Padalarang.

Sementara untuk reaktivasi jalur KA Ciwidey, Kertajati, Pangandaran diperkirakan akan mencapai 5 tahun karena dibutuhkan pembahasan lahan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X