Facebook Berencana Merilis Mata Uang Kripto Tahun Depan

Kompas.com - 25/05/2019, 09:30 WIB
Gambar yang diambil pada 20 November 2017 ini menunjukkan logo Facebook, layanan media sosial yang berbasis di Amerika Serikat. AFP PHOTO/LOIC VENANCEGambar yang diambil pada 20 November 2017 ini menunjukkan logo Facebook, layanan media sosial yang berbasis di Amerika Serikat.

NEW YORK, KOMPAS.com - Facebook saat ini tengah merampungkan rencana untuk merilis mata uang kripto tahun depan.

Dilansir dari BBC, Sabtu (25/5/2019), Facebook berencana memberlakukan sistem pembayaran digital di ratusan negara pada kuartal pertama 2020.

Raksasa media sosial ini ingin mulai menguji mata uang kripto-nya, yang telah disebut secara internal sebagai GlobalCoin, pada akhir tahun ini.

Pihak Facebook pun telah berdiskusi dengan Gubernur bank sentral Inggris Bank of England Mark Carney terkait berbagai risiko serta kesempatan yang muncul seiring keberadaan mata uang kripto tersebut.

Pendiri Facebook Mark Zuckerberg telah bertemu dengan Carney bulan lalu. Selain itu, pihak Facebook juga meminta saran tentang masalah operasional dan peraturan dari pejabat di Departemen Keuangan AS.

Perusahaan juga dalam pembicaraan dengan perusahaan pengiriman uang termasuk Western Union karena mencari cara yang lebih murah dan lebih cepat agar bisa mengirim dan menerima uang tanpa rekening bank.

Rencananya, Facebook ingin membuat mata uang digital yang bisa menyediakan pembayaran yang terjangkau dan aman, terlepas dari apakah penggunanya memiliki rekening bank.

Perusahaan yang juga memiliki WhatsApp dan Instagram berharap dapat mendobrak hambatan keuangan, bersaing dengan bank dan mengurangi biaya konsumen.

Dijuluki Project Libra, rencana Facebook untuk jaringan mata uang digital pertama kali dilaporkan pada Desember lalu.

Proyek mata uang digital ini akan berkolaborasi dengan bank dan broker yang akan memungkinkan orang mengubah mata uang dollar AS dan mata uang internasional lainnya menjadi koin digital.

Facebook juga dilaporkan dalam proses negosiasi dengan sejumlah pedagang online untuk menerima mata uang digital sebagai alat pembayaran dengan imbalan biaya transaksi yang lebih rendah.



Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X