Awasi Pelayaran di Danau Toba, Kemenhub Terjunkan Tim Khusus

Kompas.com - 07/06/2019, 09:13 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memberi penjelasan di Jakarta, Selasa (4/5/2019). KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memberi penjelasan di Jakarta, Selasa (4/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) menurunkan tim khusus untuk mengawasi dengan ketat keselamatan pelayaran di Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut). Ini untuk mengawasi, operasional pelayanan dengan aman dan baik.

“Saya telah menugaskan tim khusus untuk memastikan keselamatan pelayaran di Danau Toba," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (6/6/2019).

Menhub menunjuk Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Kemenhub, Umar Aris sebagai Ketua Tim Pemantauan Transportasi Penyeberangan di Danau Toba.

Baca juga: Soal Budidaya Ikan, Sedikit Cerita dari Danau Toba...

Sejumlah hal terkait aspek keselamatan pelayaran yang menjadi perhatian tim khusus Kemenhub ini. Di antaranya memastikan manifest penumpang sesuai, jumlah manifest tidak melebihi kapasitas yang ditentukan, mengecek kelengkapan surat atau buku pelaut Nakhoda dan awak kapal.

"Memastikan adanya alat-alat keselamatan seperti pelampung, dan juga mengajak Bupati setempat dan Pemerintah Daerah untuk ikut serta memperhatikan dan mengawasi," ujarnya.

Dia menyebutkan, dalam penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun ini, Kemenhub bekerja sama dengan stakeholder terkait dengan melakukan serangkaian kegiatan. Seperti ramp check kelaikan kapal-kapal penyeberangan.

Selain itu, juga dilakukan pengecekan terhadap kelengkapan alat-alat keselamatan seperti pelampung dan juga pengecekan kesehatan dan kelengkapan administrasi para nakhoda dan awak kapal. Kemudian para kepala daerah ikut andil dengan mengerahkan petugas dari Dinas Perhubungan setempat untuk melakukan pengawasan.

"Untuk mendukung pelayanan transportasi penyeberangan yang berkeselamatan di Danau Toba,  Kemenhub sudah menyiapkan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) sebanyak lima unit. Kelima KMP itu, adalah KMP Tao Toba I dengan melayani rute Ajibata-Tomok, KMP Tao Toba II rute Ajibata-Tomok, KMP Ihan Batak rute Ajibata-Ambarita, KMP Sumut I rute Tigaras-Simanindo, dan KMP Sumut II dengan Rute Tigaras-Simando," sebut Budi.

Menurut dia, pasca terjadinya kecelakaan di Danau Toba sekitar setahun yang lalu, Kemenhub telah melakukan upaya-upaya peningkatan aspek keselamatan pada transportasi penyeberangan di Danau Toba. Beberapa strategi telah dilakukan seperti menerapkan bulan tertib keselamatan, mengadakan sosialisasi keselamatan kepada para pemilik kapal, nakhoda, awak kapal, petugas, dan masyarakat.

"Pada musim libur seperti Idu Fitri dan hari-hari besar lainnya, transportasi penyeberangan di Danau Toba selalu dipadati para pemudik maupun wisatawan lokal," ucapnya.

Guna memastikan keselamatan pelayaran di masa libur Lebaran ini, Menhub berencana mengunjungi pelabuhan-pelabuhan penumpang yang ada di sekitar Jakarta pada Jumat (7/6/2019) ini.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X